Tolong Cintai Aku

Tolong Cintai Aku
74 - Melarikan Diri


__ADS_3

" Bos ,kami berhasil membawa Adik ipar Leo" Kata Penjahat itu.


"Bagus,jaga dia,jangan sampai dia melarikan diri" Kata Jenita


"Baik bos,apa boleh kami melakukan sesuatu pada wanita itu bos?" Tanya penjahat tertawa jahat.


"lakukan saja sesuka kalian,tapi ingat,jangan membunuh nya" jawab Jenita.


Reni yang mendengar kan percakapan pria yang berdiri diluar ruangan pun menjadi ketakutan dan menangis.


Iya berteriak - teriak meski tahu teriakan nya sia - sia,karena rumah ini di tengah hutan.


Romi yang mengikuti jejak kertas kecil itu dengan teliti akhir nya melihat sebuah rumah yang tidak terlalu besar berada di hutan itu.


Romi dengan perlahan mendekati dengan mengendap - ngendap pelan ke arah rumah itu dan terdengar suara teriakan Reni dari dalam rumah itu.


"Tolongggggggg" Teriakan Reni yang terdengar

__ADS_1


sementara Pria - pria itu tertawa dari luar kamar dimana Reni di sekap, karena Reni teriak meminta tolong meski tahu itu teriakan yang sia - sia.


Romi yang sedang ada di samping rumah mengintip di setiap jendela,mencari posisi Reni saat ini.


Saat Romi tahu kalau Reni ada di sebuah ruangan di hadapan nya kini berdiri,Romi mencoba membuka dengan pelan pintu jendela dengan pelan tapi terkunci.


"Hei,aku mau cari makan dulu sama dia,kau jaga wanita ini,nanti kita esekusi sama - sama" kata Penjahat itu ke teman nya yang 1 nya untuk menyuruh nya berjaga selama mereka keluar beli makanan.


"baik"


Saat 2 penjahat itu berjalan meninggal kan hutan untuk kembali ke jalan raya di mana mobil nya terparkir,Romi yang merasa lawan nya kini imbang 1 lawan 1 pun,lansung menuju ke depan rumah dengan sebuah balok kayu ditangannya,ia menendang pintu utama dan terbuka lebar,penjahat 1 itu yang sedang duduk pun terkejut lalu berdiri dan hendak mengambil senjata tajam yang di simpan di pinggang nya,sebelum berhasil mengambil Romi sudah lebih dulu melayang kan sebuah hantaman balok kayu ke kepala penjahat itu dengan keras,hingga pingsan tak sadar kan diri.


Romi pun segera membuka pintu dimana Reni di kurung dan melepas kan ikatan nya,Sontak Reni sangat bahagia saat Melihat Romi dan lansung memeluk Romi erat dengan tubuh yang masih gemetaran.


"Mas makasih sudah datang" Ucapan yang di keluar kan Reni pertama kali.


"Sudah ayo pergi" Ajak Romi dengan memegang tangan Reni dengan erat.

__ADS_1


"Mas jalan keluar nya disana"tunjuk Reni yang menghapal letak jalan raya.


"Teman - teman nya pasti sudah melihat mobil ku di sana,lebih baik kita lari ke dalam hutan dulu,polisi juga sudah menuju ke sini mencari kita" Ucap Romi yang sudah meletak kan ponsel nya di dalam mobil agar posisi terakhir nya terlacak,karena tahu di dalam hutan pasti tidak akan ada sinyal.


2 Para penjahat yang melihat Mobil yang tadi mengikuti mereka terparkir di depan,lansung berlari kembali ke rumah itu,saat masuk mereka sudah menemukan teman nya pingsan dan kepala nya mengeluarkan darah karena di hantam kayu,tapi masih bisa sadar dan mencerita kan pada kedua kawanan penjahat nya.


Para penjahat itu pun segera mencari Reni yang melarikan diri di sekitaran halaman rumah dan mereka melihat sebuah gelang perempuan Terjatuh di tanah menuju ke dalam hutan.


Para penjahat itu pun segera ke arah hutan untuk mengejar mereka,karena takut jika lolos mereka akan melapor kan kepolisi.


tapi saat akan masuk ke dalam hutan,mereka mendengar suara orang yang ramai sedang menuju ke arah mereka,Mereka pun bersembunyi karena ingin memastikan siapa yang datang.


para penjahat terkejut saat melihat betapa banyak polisi mendekati rumah kosong tempat Reni di sekap tadi.


mereka bersembunyi berharap tidak akan ke tahuan,tapi sia - sia,mereka pun mencoba keberuntungan dengan berusaha melarikan diri dan timah panas pun dilepas kan polisi untuk menghenti kan langkah kaki mereka,hingga mereka tersungkur 1 demi 1.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2