
Setelah tertangkap nya para penjahat itu,mereka pun mengakui perbuatan mereka karena di suruh Jenita,Polisi pun begerak cepat untuk meringkus Jenita untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya.
Reza tak menyangka Jenita yang dikenal sebagai wanita yang cantik dan lucu,bisa berbuat hal seperti ini begitu juga dengan Leo,karena perasaan cemburu mampu membuat Jenita yang dikenal baik melakukan kejahatan seperti ini.
Meski pun Sudah tahu siapa yang meneror keluarga nya dan meski pun sudah di tangkap,Leo tetap menyuruh Para pengawal nya untuk menemani istri nya keluar di saat dia sedang tidak dapat mengantar Lisa,dan juga menyuruh para pengawal untuk mengantar dan menjemput Kenzo pulang sekolah.
Kecuali Reni,Reni meminta Leo untuk tidak menyuruh nya keluar dengan para pengawal karena Reni merasa tidak nyaman akan hal itu.
--------------
3Hari Kemudian
.
.
Siang Hari
Reni sedang bersantai diruang tamu sembari membaca buku yang di belinya beberapa hari lalu,dihari dia diculik,Tiba - tiba terdengar suara motor di halaman rumah dan membuat Reni segera beranjak berdiri lalu berjalan keluar.
Reni sudah tahu siapa yang datang yang tidak lain adalah Anza.
__ADS_1
karena besok kuliahnya yang 1 Kampus dengan Anza akan dimulai.
Reni menyambut kedatangan Anza dengan tersenyum lebar berdiri di ujung tangga.
"Hai Ren"
"Hai juga Anza" Balas Reni tersenyum dan lansung memeluk tubuh Anza.
"Senang sekali kayak nya"
"Tentu saja senang,setelah beberapa minggu tidak bertemu,apa kau tidak senang bertemu dengan ku?" tanya Reni memasang wajah cemberut.
"Tentu saja senang,bertemu dengan sahabat ku yang cantik ini" Balas Anza mencubit pipi Reni
"Hei ada apa dengan mu?kenapa jadi melamun" Tanya Anza menyadarkan Reni dari lamunan.
"Eh..Ayo masuk,kau pasti sangat lelah membawa tas sebesar itu" Kata Reni setelah tersadar dari lamunan nya.
Anza dan Reni pun duduk di ruang tamu sejenak untuk mengobrol.
"Sepi..Kak Lisa mana Ren?" Tanya Anza
__ADS_1
"Jalan - jalan sama Mas Leo dan Kenzo"jawan Reni
"Kamu gak ikut?"
"Engak,aku nungguin kamu datang"balas Reni tersenyum dan di balas Anza dengan tersenyum.
"Gak sabar ya Anza,besok kita sudah kuliah?" Kata Reni
"Iya,besok hari pertama Ospek" Balas Anza.
"Oh iya,kamu jadi kerja di bar?" Tanya Reni ketika mengingat kerjaan Anza yang akan di rutinin setiap hari.
"Belum tahu,mau tanya kak Lisa,biar kak Lisa tanya Kak Feni" jawab Anza.
"Ya udah,kamu istirahat gih,masuk kamar,tunggu kak Lisa pulang baru ajak ngobrol soao ini,kamu pasti capek karena perjalanan hari ini" Kata Reni
"Iya,aku kekamar dulu ya Ren" Balas Anza yang memijat tangan nya karena memang sudah sangat lelah,laku beranjak berlalu ke kamar nya dan meninggal kan Reni yang masih duduk di ruang tamu.
Reni tersenyum senang menatap punggung laki - laki yang berlalu menjauh dari pandangan nya.
"Aku senang banget ada kamu di sini Anza,kamu menerima aku menjadi teman, dari aku pindah ke desa,kamu selalu baik sama aku,jaga aku,temani aku kemana pun aku mau pergi,aku merasa nyaman dan aman saat kamu ada di dekat ku,perhatian mu untuk ku,telah berhasil membuat aku jatuh cinta,kamu cinta pertama ku,semoga saja cinta ku ini berbalas" Gumam Reni.
__ADS_1
Bersambung