
Saat Leo kembali keapartemen nya.
Leo melihat Lisa sudah tertidur lelap, Leo pun merasa kasihan karena Lisa sudah menunggu tadi di ajak jalan - jalan, tapi tidak jadi karena bertemu dengan rekan bisnis nya.
Leo lalu mencium kening istri nya sebelum ikut membaring kan diri di samping Lisa.
Keesokan Harinya
.
.
.
Lisa dan Leo yang sudah bangun dan bersiap untuk jalan - jalan,duduk di sofa menunggu sarapan datang.
Tiba - tiba terdengan suara ketukan pintu dan segera Lisa beranjak berdiri untuk membuka pintu yang di kira adalah anak buah Leo yang datang membawa kan sarapan.
Tapi saat pintu terbuka, tamoak Berlin yang berdiri di luar pintu membawa banyak makanan dan minuman di tangan nya.
"Hai kakak Lisa! " Sapa Berlin dengan tersenyum lebar.
"Ada apa Berlin? " Tanya Lisa yang juga membalas senyuman Berlin.
"Aku boleh gak, sarapan di sini? Aku juga bawa untuk kalian, aku bosan saraoan sendiri di apartemen ku " Tutur Berlin memasang wajah memelas.
"Tentu saja, ayo masuk lah! " Ajak Lisa membuka lebih lebar pintu agar Berlin bisa masuk.
Berlin pun begitu senang, karena bisa melihat Leo meski pun dengan cara mendekati istrinya.
"Selamat pagi kak Leo"Sapa Berlin saat masuk
"Hem" balas Leo cuek sembari memainkan ponsel nya.
"Ayo sarapan kak, aku membawa kan sarapan untuk kakak" Ucap Berlin tersenyum lebar.
"Tidak,aku tidak lapar, kau saja yang makan"jawab Leo tidak mempedulikan berlin, penolakan Leo tentu saja lansung membuat Berlin menjadi tersenyum kecut.
"Kenapa kak Leo cuek sekali sih, kemarin sama papa tidak cuek begini"Gumam Berlin yang berdiri terdiam sejenak.
Lisa lansung menarik tangan Berlin ke arah meja makan "Ayo kita saja yang sarapan! " ajak Lisa
"Eh iya kak" Jawab Berlin tersenyum terpaksa karena sudah tidak bersemangat.
Leo pun hanya mengeleng - geleng kan kepala saat melirik ke arah meja makan, melihat yang pagi - pagi sudah datang berkunjung ke apartemen nya.
__ADS_1
"Kak Lisa mau kemana nanti? " Tanya Berlin mengorek informasi.
"Mau jalan - jalan, apa kau mau ikut? " Tanya Lisa yang mulai menikmati sarapan yang di bawa Berlin.
"Apakah Boleh?" Jawab Berlin pelan sembari melirik ke arah Leo yang masih duduk memain kan ponsel nya di sofa.,Lisa pun mengerti yang dimaksud kan Berlin adalah Leo.
"Soal Mas Leo, aku akan berbicara dengan nya kalau kau mau ikut" Ucap Lisa dan seketika Berlin membulat kan mata nya.
"Tentu saja aku mau, terimakasih kak, kamu sangat baik" Ucap Berlin dengan semangat sambil menikmati sarapan.
Tidak berapa lama terdengar suara ketukan pintu, Lisa pun akan membuka kan pintu nya, tapi Leo sudah lebih dulu beranjak dari duduk nya dan membuka pintu terlihat lah anak buah Leo datang membawa kan sarapan untuk Leo dan Lisa.
Karena Lisa sudah makan bersama Berlin dimeja makan, Leo pun duduk di sofa menikmati sarapan nya sendiri, karena malas bergabung dengan Berlin.
"Sial, ternyata dia menolak karena dia gak mau makanan yang aku bawa, Aku pasti akan buat kak Leo menyukai ku bagaimana pun cara nya.
Setelah selesai Sarapan,Lisa memberi tahu Leo kalau berlin ikut jalan - jalaj bersama Mereka, Leo sebenar nya tidak mau,tapi Lisa membujuk nya,hingga akhir nya, lisa lun mengiyakan keinginan istri nya itu dengan berat hati.
Saat Leo dan Lisa berserta berlin akan keluar dari apartemen, Mereka berpapasan dengan kekasih Berlin yaitu James yang datang untuk mengunjungi Berlin.
"Berlin! Kau mau kemana? " Tanya James terkejut dan melihat Pria semalam yang iya lihat dengan seorang perempuan cantik di samping nya pria itu.
"James! Sedang apa kau disini? " Ucap Berlin kesal,lagi - lagi James muncul disaat yang tidak tepat.
"Tidak jadi, aku akan keluar dengan kak Leo, pulang saja" Jawab Berlin seenak nya.
"Aku ikut"Kata James cepat
Leo yang mendengar James akan ikut pun langsung merangkul James dan mengajak nya keluar "Oke, kau ikut saja,Ayo!" Ajak Leo
"Hei apa yang kau lakukan? "Tanya James membuat James sedikit terkejut karena Leo sok akrab dengan nya tapi tidak di jawab Leo,James pun memilih diam saja dan mengikuti Leo demi bersama Berlin.
Sementara Berlin tampak kesal dengan James yang datang menganggu nya sembari melangkah mengikuti langkah James dan Leo yang berjalan di depan nya.
Leo sengaja mengajak James ikut, agar Berlin tidak menganggu nya, karena Leo tahu kalau Berlin menyukai nya sejak pertama kali bertemu, sementara Leo hanya menganggap Berlin sebagai seorang adik dan tidak ada perasaan lain, selain perasaan kakak untuk adik.
Didalam Mobil
.
.
.
Tidak ada pembicaraan yang berarti,Berlin beberapa kali mengajak Leo berbicara ,tapi Leo tampak cuek dan malas meladenin pembicaraan Berlin, hingga membuat Berlin jadi diam seribu bahasa.
__ADS_1
Sementara James tampak kesal, karena melihat Berlin seperti mencari perhatian dari Leo.
Sesampai di sebuah pantai, Leo menyuruh Berlin untuk membelikan Es cream untuk mereka berempat,Tentu saja James tidak tinggal diam dan menemani Berlin.
"Mas Leo kenapa bersikap seperti itu pada Berlin? " Tanya Lisa yang sudah penasaran sejak dari apartemen.
"Dia hanya anak Kecil bagi ku, aku tidak nyaman dia terus cari perhatian dengan ku" Ucap pria yang umur nya sudah menginjak kepala 3.
"Dia menyukai mas Leo kan? " Ucap Lisa tertawa dan membuat Leo heran melihat Lisa yang malah tertawa.
"Kenapa tertawa? "
"Mas Leo sangat tampan, sampai di sukai anak remaja seperti dia" Ucap Lisa membuang nafas dalam - dalam untuk menghentikan tawa nya.
"Apa kau tidak cemburu? "
"Untuk apa cemburu, kita hanya perlu memberi pengertian pada nya, bukan nya malah mas Leo menghindari nya seperti ini,dia juga sudah memiliki kekasih" Ucap Lisa menatap Suami yang duduk di samping nya.
"Jadi menurut mu, aku harus berbicara 4 mata dengan nya?"
"Iya, tunggu saat yang tepat, Akan ada kesempatan untuk mas Leo mulai membicarakan ini" Ucap Lisa lagi dan membuat Leo jadi binggung karena tidak dapat mencerna apa yang di bicara kan istri nya.
Tiba - tiba Berlin kembali dengan Es cream di tangan nya.
Berlin ingin memberi kan es cream yang di pegang nta pada Leo, tapi dengan cepat James menikung lebih dulu dan memberi kan es cream yang di pegangnya pada Leo, membuat Berlin semakin kesal pada ulah kekasih nya sembari memberi kab es cream yang di pegang pada Lisa.
Lisa pun menahan tawa melihat sepasang kekasih yang baru saja tumbuh dewasa berdebat,Lisa lalu mengajak Berlin untuk duduk di samping nya.
Sementara Leo mengajak James berjalan menyusuri pantai, meski pun berat hati, paling tidak dia tidak melihat Berlin dekat dengan Leo.
Bersambung
Bantu Like dan Votenya ya teman - teman.
Baca juga Karya lain nya.
Yang terbaru -
"My Love Jemmy"
"Tolong Cintai Aku"
"Ibu Pengganti"
Terimakasih ^_^
__ADS_1