Tolong Cintai Aku

Tolong Cintai Aku
61 - Kesal


__ADS_3

"Sialan, dia pasti sengaja tadi tumpahin minuman ke tubuh aku, awas aja kamu Lisa, aku akan buat perhitungan sama kamu setelah ini" Ucap Jenita berbicara sendiri dengan kesal.


Dirumah Leo


.


.


"Kenapa kamu melakukan itu? " tanya Leo


"Aku kan sudah bilang Mas, aku tersandung aku gak sengaja" Jawab Lisa


"Kamu masih saja mau berbohong, aku akan menghukum mu untuk ini" Tutur Leo dan mengendong Lisa masuk ke dalam kamar.


"Mas, mas mau apa, aku sudah bilang aku tidak sengaja mas"Kata Lisa membela diri.


Leo pun tidak memperdulikan perkataan istri nya dan terus mengendong Lisa masuk kedalam kamar dan meletakkan Lisa ke atas tempat Tidur.


Leo pun lansung mencium Lisa.


dan berhenti sebentar menatap Lisa dengan lembut.


"Apa kamu cemburu sampai melakukan itu? " tanya Leo


Lisa pun hanya diam saja dan memikir kan kembali kenapa bisa dia melakukan itu pada Jenita, mungkin saja aku cemburu" batin Lisa

__ADS_1


"Maaf kan aku Mas, aku hanya..."


"Sudah lah, jangan lakukan itu lagi, jika kamu tidak suka aku dekat dengan nya kata kan saja, aku akan menjaga jarak dengan nya" Ucap Leo.


Lisa pun tersenyum dan bersyukur punya suami yang mengerti hati nya, Leo dan Lisa pun bermesraan di dalam kamar.


Sementara ditempat lain


Disebuah Restoran


.


.


Reni dan kedua pria sedang makan.


"Ini Ren" Kata Reza dan membuat Reni menatap Romi dan dengan terpaksa menerima suapan dari Reza.


Reni pun lalu memotong steak tapi bukan disuap kan untuk Reza melain kan untuk Romi. Romi pun sempat terkejut dengan apa yang di lakukan Reni.


Reza yang melihat adegan tidak menyenangkan yang seperti nya sengaja di perlihat kan Reni untuk Reza membuat Reza kesal dan meninggal kan Reni dan Romi di meja makan.


"Mas Reza mau kemana? " tanya Reni tapi tidak di balas Oleh Reza dan langsung berlalu pergi.


Reni dan Romi pun menatap Reza yang tiba - tiba meninggal kan meja makan dan restoran itu.

__ADS_1


Reni dan Romi pun berjalan santai sebelum pulang di taman kota.


"Mas Romi? Apa tadi aku keterlaluan? " Tanya Reni dengan suara tidak bertenaga.


"Iya, itu pasti menyakitkan bagi nya, lebih baik lansung kata kan saja apa yang menjadi maksud mu dari pada membuat nya marah, bukan kah lebih baik, jika kalian berteman saja tanpa harus menjadi musuh" Jawab Romi memberi saran.


"Iya mas, tapi entah dia masih mau bertemu dengan ku lagi atau tidak,aku akan minta maaf pada nya untuk malam ini" Ucap Reni


"Apa kamu punya pria lain yang kamu sukai? " Tanya Romi.


"Iya begitu lah Mas, aku tak mampu membohongi hati ku? " Jawab Reni


"Siapa? " tanya Romi tapi Reni malu mau menjawab nya.


"Apa kah Anza? " Tebak Romi dan membuat Langkah kaki Reni terhenti dan menatap Romi.


"Apa?" Tanya Romi karena melihat Reni menatap nya.


"Bagaimana Mas Romi bisa tahu? " Tanya Reni


"Aku hanya menebak"Balas Romi tersenyum.


Romi bermaksud mengajak Reni pulang tanpa sengaja mengandeng tangan Reni "Ayo pulang" Ucap Romi mengaget kan Reni karena Romi mengandeng tangan nya.


Romi yang sadar tangan nya Refleks mengandeng tangan Reni pun lansung melepas kan nya, "Maaf aku tidak sengaja"

__ADS_1


Reni pun hanya tersenyum dan kembali berjalan keluar dari taman untuk mencari taxi.


Bersambung


__ADS_2