
Setelah selesai sarapan, Leo lalu berangkat ke kantor dengan mengajak istrinya dan juga putra nya untuk pertama kali nya.
Saat sampai di kantor semua staf berdiri memberi hormat pada bos mereka yang baru saja masuk menuju ke ruangan nya.
Semua mata yang melihat seorang wanita dan putra nya sedang berjalan dengan Bos mereka seperti sepasang keluarga.
Lisa tampak tidak nyaman dengan semua mata yang memandang nya dengan tatapan penuh sidik dan tanya, karena memang tidak ada yang tahu kalau Lisa adalah istri Leo selain keluarga.
"Mas!... " Panggil Lisa sembari berjalan mengikuti langkah kaki Leo yang mengandeng tangan putra nya.
"Hem" Jawab Pria yang berpostur tegap dan tinggi itu.
"Apa ada yang salah dengan ku? " Tanya Lisa dan membuat Leo berhenti dan mengalih kan pandangan nya menatap istri nya.
"Tidak, Kenapa?... " Ucap Leo merasa heran dengan maksud istri nya.
"Lalu kenapa mereka menatap ku seperti itu, aku merasa seperti ada yang salah" Tutur Lisa lagi.
Leo pun tersenyum mendengar apa yang di kata kan Istri nya, sembari kembali berjalan menuju ke sebuah lift dan berkata " karena kamu cantik" Ucap Leo dan membuat Lisa mengigit bibir nya sendiri dengan pipi yang memerah karena malu di gombali suami nya itu.
Sementara Romi yang berjalan di belakang mereka, mendengar kan apa yang di ucap kan Leo hanya tersenyum dan mengeleng - geleng kan kepala nya, karena Bos nya sudah semakin pandai merayu istri nya.
__ADS_1
--------------------
Sementara di tempat lain.
Disebuah coffeshop
.
.
.
Reni sedang menunggu Reza datang sambil memain kan ponsel nya.
"Reni... " Panggil Reza dan membuat Reni mengangkat kepala dan sudah berdiri Reza di hadapan nya.
"Mas Reza, ayo duduk mas" Ajak Reni segera.
Reza dan Reni pun terdiam sejenak sebelum memulai pembicaraan,suasana seakan terasa sunyi meski pun begitu banyak orang di sekitaran mereka.
"Maaf kan aku Ren soal semalam, aku tidak punya maksud meninggal kan kamu di sana begitu saja" Ucap Reza memulai pembicaraan.
__ADS_1
"Aku yang minta maaf mas sudah mengacau kan makan malam kita dengan mengajak mas Romi" Jawab Reni dengan wajah penuh rasa tidak nyaman.
"em.. Mas Reza,selain aku mengajak kesini untuk minta maaf,aku juga ingin mengatakan sesuatu, tapi aku harap mas Reza tidak marah" Lanjut Reni dengan suara agak memelan.
"Kata kan saja, aku tidak akan marah" Jawab Reza yang akan menerima apa pun hal yang ingin di sampai kan Reni.
"Mas, aku sebenar tidak enak mau bicara kan ini, aku tahu sebenar nya tidak ada salah nya, tapi aku harus bicara karena aku merasa tidak nyaman, Aku..... " Ucap Reni tertahan sejenak "Aku sebenar nya tidak nyaman dengan mas Reza setiap hari selalu datang mencari ku, aku merasa tidak ada waktu untuk diriku sendiri, aku harap mas Reza mengerti" Ucap Reni menunduk kan kepala menerima apa pun balasan Reza.
"Aku mengerti Ren, maaf ya selama ini membuat mu tidak nyaman,seandai nya kamu bicara lebih awal aku tidak akan sering mencari mu, aku hanya nyaman saat bicara dengan mu, sampai aku tidak peka, kalau kamu juga ingin punya waktu sendiri " Balas Reza tersenyum sedih.
"Tapi mas Reza bisa mencari ku untuk mengobrol,hanya saja, hubungin aku dulu sebelum datang, apa lagi aku akan segera kuliah, aku pasti akan sibuk daj kita bisa janjian sebelum bertemu" Ucap Reni lagi agar Reza tidak terlalu kecewa.
"Baik lah, apa kamu sudah memaaf kan ku? " Tanya Reza
"Iya Mas" Balas Reni tersenyum dengan penuh kelegaan setelah mengungkap kan apa yang menyesak kan hati nya dan Reni bersyukur bisa di terima dengan baik oleh Reza.
Reni dan Reza pun duduk di Coffeshop menghabis kan hari nya.
Bersambung
mampir ke karya baru aku ya.
__ADS_1
Judul nya "My Love Jemmy" 😁
Terimakasih ^_^