Transmigrasi Menjadi Dewi

Transmigrasi Menjadi Dewi
Menggapai bintang


__ADS_3

"baik lah mari kita lanjutkan, kali ini yang akan bertarung adalah putri Amberia dan putra tertua kerajaan williams, pangeran jhonatan!." pembawa acara itu terlihat begitu semangat.


"ho seperti nya kamu selalu bertanding di akhir charlene." Amber terkekeh, sedangkan Charlene tersenyum simpul.


"yah sepertinya begitu. Baiklahsekarang giliran mu, hati hati amber." Charlene mengepul punggung amber.


Amber tersenyum. "yah tentu saja aku akan berhati hati.


Mereka segera menuju arena, ada perasaan tak tega dalam benak jhonatan, dia adlah pria tapi melawan seorang wanita. Tapi apa daya nya, ia hanya bisa mengikuti saja.


"mohon bantuan nya putri amber."


"haha tentu saja pangeran Jhon."


Mula mula jhonatan hanya memasang jurus kecil saja, karena ia masih merasa tak enak.


"kumpulan air surga!" Jhonatan mengarahkan nya dengan ragu.


Amber dengan mudah nya menghindar dari serangan tersebut menggunakan elemen angin nya.


"hantaman tanah!" sekarang giliran amber yang beraksi.


Seketika tanah mulai tumbuh di arena, penonton pun semakin riuh saja. Siapa sangka hantamah tanah itu sedikit mengenai tubuh pangeran jhonatan.


Jhonatan cukup kaget dengan performa Amber. "baiklah gadis kecil! Kita tak akan main main! Samudra 1001 pasang! Hancurkan!."

__ADS_1


Seketika amber terperangah oleh kekuatan air yang begitu dahsyat ,bahkan elemen tanah dan angin nya cukup sulit bila ingin melawan balik, tapi bukan amberia bergeron namanya jika tak langsung melawan.


"aku tak pernah mengajak mj bermain, pangeran. hujaman tanah! 9 Telapak tangan budha." Amber berteriak dengan lantang, seolah menantang kekuatan Jhon.


2 kekuatan tersebut mengenai seluruh arena, bahkan pelindung arena di pertebal. Kini saat nya mereka menggunakan hewan suci


"ace dragon! Hancurkan dia!." Ambet memberikan perintah pada hewan suci miliknya.


Naga 3 alam itu langsung menyerang jhonatan serta laba laba raja hitam nya, dengan cekatan laba laba raja hitam langsung membuat jaring yang sungguh tebal nya, dia langsung menyerang balik si empunya.


"air suci! Hancurkan semua yang menghalangiku!." Jhonatan tentu tidak mau kalah.


Tubuh gadis itu seketika di penuhi air yang sangat panas, amber merasa dirinya sudah sangat tidak kuat, dirinya begitu lemah sekarang, apakah mimpinya menjadi yang terkuat akan sirna? Tidak!mimpi dari amberia tak pernah sirna! Ia mengumpulkan segala kekuatan yang ia miliki.


"angin pisau penghancur! Tanah 100 bayang! Hancur!" Amber mengumpulkan kekuatan terakhirnya, ia bergantung pada ini sekarang.


"aku-aku menyerah!."


Amber tersenyum miring, akhirnya...


"ambeeer!." Charlene panik ketika Amber pingsan karena kelelahan mengatasi jhon, kekuatan mereka hampir sama, untunglah amber berhasil.


"putriku! Kau tak perlu sekeras itu oke? Cukup dengan bertahan saja kami sudah bangga." mungkin ayah charele lupa jika Charlene adalah keturunan dewi yama.


"ya, kau harus selamat nak." diana tersenyum dan mengusap kepala putrinya itu.

__ADS_1


"hei hei, tentu saja aku akan selamat ayah, ibu. Baiklah doakan aku, aku akan bersiap siap." Charlene tersenyum pada ibunya itu.


"baiklah kita akan mengadakan istirahat sebentar. Tapi kali ini di umumkan! Yang mengikuti pertandingan Selanjutnya adalah putri charlene dan sang raja lotus es! Pangeran Divine."


"hah?! Mengapa musuh ku kuat sekali? Apa aku bisa bertahan?." Tentu ini hanya bathin seorang Charlene.


Tiba tiba saja sosok cahaya putih menghampiri charlene.


"eh, dewi Lilith?."


"yah halo Charlene, aku kesini untuk melihat pertandingan mu, emm kurasa dia cukup kuat, kau harus berhati hati. elemen nya adalah es, tapi kau juga mempunya semua elemen, jadi cukup mudah saja. namun kau bisa juga kalah semua tergantung padamu." Lilith menatap sosok yang akan bertanding dengan Charlene nanti, ia melihat semangat yang ada di mata pemuda itu.


"hah? Maksud nya?." Charlene memicingkan matanya dengan bingung.


"taktik licik mereka Charlene." 4 kata saja sudah membuat Charlene paham


" ah aku mengerti, Aku akan berusaha menggapai bintang! Aku akan berusaha sekuat tenaga ku!."


"em baiklah, kau sudah harus ke depan." Charlene mengangguk.


_________


Sorry typo


Salam rindu author

__ADS_1


RSY


____


__ADS_2