
Setelah beberapa waktu, akhirnya pertandingan dari Divine dan Charlene di mulai, pangeran Divine yang sudan mencapai umur 18 tahun akan melawan sang putri cantik Charlene yang masih berusia 15 tahun, pertandingan nya cukup sulit mungkin, namun Charlene tetap menguatkan diri nya sendiri untuk tetap melawan sang raja lotus es.
"mohon bimbingan nya Pangeran!."
"tentu saja putri Charlene!."
Ketika pembawa acara memulai pertandingan sengit ini, Divine langsung menyerang Charlene tanpa aba aba, tak tik dari divine adalah lebih baik selesai kan dengan cepat.
"bola es!."
Seketika bola bola es itu langsung menyerang Charlene yang sama sekali belum siap, alhasil tubuh nya terlempar beberapa meter, Charlene juga sedikit memuntahkan sedikit darah, itu semua membuat semua orang kaget, terutama pangeran louis, ratu diana dan raja edward.
ratu diana menangis histeris ketika tau putri tercintanya jatuh, begitu juga para rakyat kerajaan Hillbright, mereka tegang ketika sang putri dengan kecerdasan lebih ini, jatuh begitu saja.
"kekuatan ini? Ini jauh dari kekuatan ku, bagaimana ini, apa dia memakai sesuatu yang membuatnya lebih kuat? Atau kah memang aku yang lemah?" Charlene terkaget ia tersentak dan membatin dalam hati.
Charlene pun siap untuk menyerang ketika divine lengah, ia menyerang divine dengan kekuatan api. Logika nya ketika es bertemu api makan akan mencair bukan?
"bunga api seribu!." Charlene mengerahkan kekuatan nya itu pada Divine.
__ADS_1
Setelah mantra itu di ucap Charlene, api dengan bentuk bunga berjejer melingkari divine, bunga bunga kecil itu tiba tiba menjadi besar dan menyerang tubuh divine, semua tubuh divine terkena api dari Charlene, karena elemen divine es, maka ia membuat perisai es, walau begitu tetap saja divine terjena 40% kekuatan Charlene.
"sekarang aku tak main main Charlene!, Telapak tangan es!." Divine berdecih, ia membuah telapak tangan raksasa dari sihir es nya, itu membuah orang orang yang ada disana menggigil.
"Telapak dewa penghantam bumi!." Charlene tak mau kalah, ia membuat nya dengan versi sihir nya sendiri.
2 elemen es yang saling beradu tanding membuat arena bergetar, untung perisai 10x lebih kuat di banding biasanya.
saking kuat nya kekuatan mereka, 2 es itu hancur berkeping keping, membuat kedua nya terlempar jauh. Mereka sama sama bangkit, namun tubuh kedua nya sudah sangat terluka, dan lagi, mereka hanya bisa mengeluarkan 50% kekuatan mereka.
"tidak buruk, kekuatan nya cukup besar." Charlene bergumam
Tiba tiba Di bawah kaki Charlene ada Sebuah es berbentuk bunga lotus yang indah berwarna ungu yang menutup dari ujung kaki sampai pinggang.
"sial! Penggabungan semua elemen! Budha neraka!." Charlene berteriak, bunga hunga es itu adalah kekuatan dari Divine si raja Lotus.
Seketika itu, sebuah patung budha yang di dasari semua elemen, es, api, air, tanah, petir, cahaya, angin. Berkumpul menjadi satu.
Charlene dan divine sama sama mengucapkan kata...
__ADS_1
"MATI!."
bunga lotus itu tiba tiba menguncup dan mengurung Charlene, tubuh Charlene sama sekali tak bisa bergerak, bahkan ia hampir sekarat, begitu juga Divine, Tubuh nya di hantam patung budha milik Charlene, semua orang kaget melihat kekuatan keduanya.
"Charlene!." keluarganya berteriak khawatir
Diana menangis sejadi jadi nya melihat Charlene terkulai lemas, para rakyat juga menangisi Charlene, tapi mereka bangga melihat Charlene sudah berjuang mati matian untuk melawan Divine yang angkuh itu.
Divine menderita patah tulang, semua kekuatan nya habis, tubuh nya bahkan kini telah menjadi manusia biasa tanpa kekuatan.
Tubuh Charlene sama sekali tak merespon, semua hening, pangeran Louis, ratu diana, Raja edward, putri anne dan putri amber langsung turun arena untuk melihat Charlene, bahkan putri amber dan anne baru saja di tangani, mendengar Charlene yang sekarat, mereka langsung masuk arena.
________
Maaf typoo...
Salam rindu author
RSY
__ADS_1
____