
setelah itu Charlene dan Shiro memasuki kamar yang sudah di persiapkan oleh para dayang, hawa canggung yang menyelimuti mereka sangat tampak terlihat..
akhirnya Shiro membuka suara untuk mengakhiri perang dingin ini.
"ekhem, ah jika kau belum siap,kita tak akan melakukan hal itu, jangan di paksakan." Shiro tersenyum canggung, Charleen juga mengusap tengkuk nya yang tak gatal itu.
"emm, bagaimana pun umurku sudah 16 tahun, jadi tak apa apa. Dan lagi, kau suamiku jadi kau berhak memiliki apa yang seharusnya kau ambil dari ku, lagi pula ibunda dewi berkata kita harus segera memiliki anak kan?." Charlene menggosok tangan nya sendiri, ia cukup gugup.
ps: untuk di zaman ini memiliki anak di usia 15 tahun ke atas adalah hal yang wajar. tapi kalian di larang keras mengikuti hal ini karena ini hanya lah Karangan Belaka!!.
"em tapi apa kau benar benar siap melakukan nya putri?" Tanya Shiro yang masih terlihat ragu.
"ya selagi kau mau, aku bisa menuruti mu pangeran." Charlene tersenyum.
Shiro mengangkat dagu Charlene, ia menatap manik indah bak batu permata yang membuat nya jatuh cinta pada pandangan pertama. Shiro mencium bibir Charlene dengan lembut membuat Charlene terlena di buat nya, tak sadar bahkan mereka sudah berada di posisi intim, Shiro berada di atas Charlene yang sedang berbaring di bawah Kungkungan suaminya..
"apa kau benar benar siap?." Shiro menatap Charlene sambil menahan emosi nya yang tak stabil akibat nafsunya sendiri.
"ya, lakukan lah." setelah mengatakan nya, Charlene memilih untuk memejamkan mata.
Dan pada akhirnya mereka melakukan hal yang sudah menjadi kewajiban suami dan istri. Charlene sendiri tampak nya menerima kehadiran Shiro yang ada di sisi nya, begitu pun Shiro. Shiro terlihat sangat menyayangi istri kecil nya tersebut.
saat pagi hari terlihat mereka saling berpelukan di balik selimut yang nyaman, para dayang juga tak ada yang berani mengetuk pintu kamar pengantin baru tersebut..
"emm, kau sangat cantik.." Shiro tersenyum dan mengecupi pipi istrinya itu.
__ADS_1
Charlene yang di cium seperti itu langsung membuka mata dengan perlahan, ia sudah tahu jika itu suami nya maka ia terlihat tenang tenang saja..
"hem, kau sudah bangun pangeran?."
"em, baiklah ayo mandi, kita harus menyapa ibunda dewi dan ayahanda dewa."
"hemm tapi.."
Charlene sudah sangat berusaha berdiri namun nihil, usahanya sia sia saja. daerah intim nya yang masih terasa sakit membuatnya terduduk kembali..
Shiro yang mengetahui keadaan istrinya pun menggendong nya ke kamar mandi dengan bridal style.
Shiro yang melihat Charlene meringis sedikit membuatnya merasa bersalah.
"ah, apa kah begitu sakit?." Shiro mengusap punggung istrinya dengan sayang.
shiro sudah belajar dari ayahanda nya, dewa langit. katanya bila sudah kejadian seperti itu makan mereka harus "melakukan" nya sekali lagi. Shiro pun langsung kembali mencium bibir Charlene tangan nya Yang masih di dalam air merambat ke badan Charlene..
(skip adegan yang pasti kalian tahu.)
"jadi bagaimana? apa masih terasa begitu sakit??" Shiro tersenyum, ia benar benar terpuaskan dan disisi lain ia juga khawatir dengan keadaan Charlene.
"tidak namun aku agak lelah sedikit." Charlene tersenyum lelah, ia benar benar merasa kalau energinya tercabut semua.
" uhh~ baiklah mari ku gendong putri kecil." Shiro benar benar menampilkan wajah yang ugh, menjahili istri mungil nya !!
__ADS_1
"berhenti menggodaku! aku bisa saja tak bersikap lugu dan lembut!." Charlene kesal, ia memalingkan wajah dan mempoutkan bibir ranum nya.
"baiklah maaf kan suami mu ini." Shiro tersenyum dan mengusap lengan istrinya dengan lembut.
" huh!."
Shiro mengecup bibir Charlene kembali,dan membuat Charlene bersemu..
" ah sudah lah. mari kita ke taman.'
" hemm ayo."
setelah menyapa orang tua masing masing, Charlene dan Shiro memutuskan untuk pergi ke taman.
secara tiba tiba Charlene angkat suara. "hem pangeran,apa kau percaya reinkarnasi?."
_/_/_/_/_/_/
nah lohhh bukan nya athena hilang ingatan?! apa yang sebenarnya akan terjadi yah?!
maaf typo ...
salam rindu author
RSY
__ADS_1
____