Transmigrasi Menjadi Dewi

Transmigrasi Menjadi Dewi
Pertandingan


__ADS_3

"ayah! Ibuu." aku berlari menghampiri bunda dan ayah..


"hei hei ada apa?." tanya ayahku, hei sabar dulu!!.


Bunda melihat ku dan bertanya dengan nada lembut nya. "Ada apa putri ku?."


"aku akan pergi ke desa bersama teman teman ku, Boleh kah?."


"boleh saja asal kamu tidak berbuat onar."


"dan lebih baik kau membawa pengawal sayang, tidak baik berkeliaran sendiri tanpa dijaga oleh pengawal." ini kata ibu, ya aku sudah menebak.


"baik lah ayah, ibu.Charlene berangkat."


"ya baik lah dan hati hati."


______


Di perjalanan,amber terus saja mengeluh, membuat aku jengah."apakah desa masih jauh?." tanya nya.


"tidak sepertinya." jawab ku malas.


"haruskah kita memakai pakaian yang buruk ini?!." tanya Amber dengan nada kesal, wajar sih menurut ku..


Dia mana pernah bersosialisasi di desa?.


"amber, berhenti lah mengeluh, sepanjang jalan kau terus saja mengoceh." ini anne yang bilang, rupanya anne lebih kesal dibanding aku.


"huh baik lah!."


"hentikaaan, Ini sudah di desa, baiklah kita akan pergi berbelanja." ujar ku


"apakan di sini apa gelang mutiara?." tanya Amber pada kami,dia pikir tempat ini adalah pelelangan? Yang benar saja..


"hei kau pikir ini tempat pelelangan?." kataku


"ayo kita mencari makanan." ujar anne yang memang maniak makanan.


"ayo, mau makan apa?."


"oh tidak tempat ini benar benar jorok charlene, anne. Aku fobia tempat yang jorok." Amber merengek malas pada kami,sungguh aku bosan mendengarnya.


"hei lihat, ada permen serabut(arum manis)." ujar ku pada anne dan Amber.


Kami pun bergandengan dan berjalan ke toko permen tersebut, wah rupanya ada berbagai jenis permen disini.


"apa itu?  Apakah terbuat dari kapas? Aku tak mau memakan nyaa." lagi lagi amber menanyakan hal absurd.


"cobalah sedikit, pasti kau suka." Anne yang keras kepala dan amber yang keras kepala,aku sungguh pusing dengan kelakuan mereka.


"aku tak mau memakan ini." uja ramber melotot pada Anne.


Karena kesal, aku pun langsung memasuk kan permen kedalam mulut amber.


"bagaimana?."


"ini.... permen ini ENAKK!  Aku ingin lagii." tuhkan, memang amber keras kepala.


"lihat lah tampang baby face nyaa." ujar anne mencibir.


"baiklah sekarang kita akan mencari penginapan paling bagus di sekitar sini, hemm, mungkin ini?."


Aku melihat penginapan yang cukup bagus,lalu kami berjalan menuju sebrang,tentu diikuti para mengawal yang menyamar dari kejauhan.


"hem tuan, bisakan kami memesan 1 ruang?." aku bertanya pada kasir nya.

__ADS_1


"bisa, kalian mau yang bagai mana?." normal dia berbicara seperti ini, kami sedang menyamar dan bukan menjadi putri.


"yang paling bagus." kalian pasti tau siapa yang berbicara seperti ini kan?.


"baik, harganya 1 koin emas." ujar paman itu,cukup murah.


"baik paman kami hanya memerlukan 2 kamar jadi 2 koin emas bukan?


(Kamar untuk putri dan pengawal)."


"iya."


----kamar----


"waaa! Tempat ini begitu kotoor, tempat bagus  apa yang mereka maksud tadi?


Hanya ada kamar mandi, dan 1buah kasur." Amber menatap jijik ke sekeliling.


"huh kau ini! Cepat lah tidur, besok kita harus berkeliling lagi." anne mendengus pada amber.


"hei, apa kalian tau, alasan ku mengajak kalian ke sini untuk apa?." tanyaku memecah suasana.


"berbelanja?." tanya amber padaku


"tentu bukan.. Aku mengajak kalian  kesini untuk mengikuti kompetisi." ujar ku bangga


"kompetisi apa?."


"siapa yang menjadi juara 1 2 dan 3 akan mendapat hadiah yang menurutku cukup menarik."


"apa hadiah nya?." amber sangat penasaran sepertinya.


"hewan suci, beberapa alat sihir dan senjata perlindungan. tetapi, orang yang mengikuti kompetisi itu sungguh orang yang kuat, bahkan utusan raja sendiri!." aku menjelaskan segara garis besar,malas untuk menceritakan nya secara detail.


"aku setuju!."


"baik lah ayo kita istirahat, besok kita harus mendaftar pagi pagi, dan jangan lupa memakai jubah!  aku juga sudh membuat nama samaran!


Untuk amber cruel


untuk anne sword angel


Untuk ku malefic." ujar ku menjelaskan, tidak mungkin kita memakai nama asli!


"aku suka nama ku, kejam haha." dasar amber..


___________


"hei, kami akan mendaftar." Amber menghampiri ketua kompetisi.


"hei! Kalian masih kecil!." ujar orang ini,sepertinya nama dia glutony,dilihat dari plakatnya.


"lalu kenapa?" aku melirik tajam ke arahnya.


"baik lah bocah! Tapi jangan menyesal, siapa nama mu?!." glutony menanyakan nya dengan ketus.


"cruel !." ujar amber membentak


"sword." ujar anne tenang.


"dan Kamu?!." glutony menunjukku.


"dia ketua kami, Mallefic angel!."


mereka memberiku julukan Mallefic  angel?

__ADS_1


"nama yg aneh baik lah ini nomer kalian pergi ke  sana."


"trima kasih paman." ujar ku.


_____


"baik lah cruel, Sword, kita akan menonton dulu."


"baik lah Mallefic" ujar anne


Setelah beberapa pertandingan, akhirnya nama kita di panggil.


"baiklah sekarang pertandingan dari dewa pisau! Cayrol! Dan anak kecil yang tak tau dari mana asalnya bernama cruel." sialan,dia memaki amber? Hahaha.


"wah dia dewa pisau itu ya? Kasian sekali anak ini, padahal badan nya saja kecil sekali!."


"hump!  Lihat saja nanti." amber terlihat kesal sekali


"haha mudah sekali melawan mu nak!." ujar cayrol di tengah arena


"iya kah? rantai pengikat angin!." amber langsung menyerbu cayrol dengan jurus nya, amber hebat sekali.


"haha mudah sekali di lepas hahaha." uh tapi cayrol juga lumayan!.


"baiklah! Tapak tangan semu lotus!?"


"apa ini aku tak bisa menghindar! Serangan ku benar benar tak mempan! Padahal anak ini baru elite akhir! Oh tidak! Elite akhir di umur segini?."


"huh!  Pelindung pisau!." ujar cayrol mengeluarkan jurus.


"guncangan tanah!?" balas amber.


Tanah pun langsung melindungi tubuh amber, dan berbalik ke cayrol


"eh!  Yang menang adalah  cruel?!." mc sangat tidak percaya akan yang dilihatnya,banyak penonton yang kagum pada amber.


"horeee!  Kau hebaat cruel menghadapi elite akhir sendirian." ujar ku tersenyum


"aku benci mengakuinya tapi kaulah yang lebih hebat! Kau adalah dewi kami Mallefic!." ujar amber padaku.


"yang di katakan nya benar. Kaulah satu satunya orang  yang mencapai master senior akhir di usia 10 tahun." ujar anne menimpali,ah aku jadi malu.


"berikutnya!  Shyio dan sword."


"haha lebih baik kau mundur saja anak kec.."


Belum saja ia menyelesaikan omongan nya, anne sudah mengeluarkan jurus pasif milik dirinya.


"pedang air!."


Byuur! ...


"ap-apa?!  Mati?  Shyio yang di Legend awal mati dengan anak kecil ini?! Oh tidak!  Sword yang menang!." ujar mc,aku pun sangat kaget..


"wah hebaaat!?"


Setelah beberapa kali pertandingan akhir nya mencapai final! Aku yang tak mendapat kan 1 pun lawan merasa aneh


"hm, dasar MC licik!."


"sekarang pertandingan antara master phoenik api es! Dan gadis beruntung Yang tak mendapat kan musuh sama sekali! Mallefic angel!." mc menyeringai padaku,Siall???.


_______________


Ps :yg boleh mengikuti ini adalah elite sampai mythic saja!

__ADS_1


__ADS_2