Transmigrasi Menjadi Dewi

Transmigrasi Menjadi Dewi
back to the hillbright kingdom #3


__ADS_3

"yah sepertinya begitu.'


"Charlene putri ku kau kemana saja nak." Diana tersedu, rindu di hatinya kian membuncah kala menatap sang putri dengan lekat.


"kau kemana nak sehingga meninggalkan kami begitu lama." King Edward mengusap kepala putri nya dengan haru.


"baiklah, aku akan memperjelas situasi disini. Aku memang belum meninggal saat di bawa dewi Lilith, dan aku tinggal dengan Dewi yama dan Dewa Rigel yang mana adalah ayah dan ibu ku. Alasan kami kemari adalah meminta restu mu, bagaimana pun juga kau yang membesarkan ku. Dan aku tak mengingat semua tentang kalian, Aku harap kalian mengerti." Charlene tersenyum singkat, lalu ia menatap balik orang orang yang menatap nya.


semua orang kaget atas penuturan Charlene yang notabe nya tuan puteri mereka ..


"Tapi restu apa yang kau maksud anak ku?." King Edward mengerenyitkan dahinya.


"ah, biar dia yang menjelaskan nya." ujar Charlene sembari menunjuk ke arah Shiro.


"saya shiro, tunangan dari putri Charlene.


kami akan menikah setelah pulang dari sini, kami di beri batasbwaktu selama 1 minggu di sini, lalu kami akan pulang lagi. jadi kami mohon doa restu nya raja,ratu." Shiro tersenyum lugas, ia tak canggung sama sekali.


mereka kaget terutama Louis, ketampanan Shiro bahkan bisa dikatakan salah satu terbaik dari yang terbaik.


"ah, engkau mendapatkan yang lebih baik dari pada bajingan itu anak ku. Tentu saja aku akan memberi mu restu." Ratu diana tersenyum, ia melirik kearah Louis dan Anne.


"jaga anak ku baik baik pangeran,kami memberi mu restu."


"terima kasih ibu, ayah."


"tentu saja anak ku."

__ADS_1


"maaf, tapi siapa mereka bibi?." tanya Shiro pada Ratu Diana.


"panggil aku ibu nak,dan dia adalah mantan tunangan dari Charlene. Tapi ia malah berkhianat dengan sahabat Charlene sendiri." Ratu diana memang tampak membenci Louis dan Anne itu sangat amat ketara.


"ya ,dia memang seperti penggoda ulung yang merebut bajingan ini, bersyukur kau tak bersamanya lagi Charlene." Amber benar benar muak dan ingin rasanya menggaruk wajah sok polos anne.


"iya kah? lagi pula jika itu benar aku tak akan pernah memungut sampah, jadi biarkan mereka bersenang senang, aku bahkan mempunyai tunangan seribu kali lebih baik dari nya." Charlene mengangkat dagu nya, ia berhak sombong sekarang, toh siapa yang bisa menandingi kuasanya sekarang?.


"sahabat ku, tolong maaf kan aku." ujar Marianne sambil menangis tersedu, ah tentu hanya akan bulus nya saja.


anne berusaha menggapai Charlene, namun refleks tubuh Shiro lebih cepat, ia melempar kekuatan nya untuk membuat anne menjauh, alhasil kekuatan nya bahkan membuat anne terlempar beberapa meter ke belakang serta muntah darah.


"jangan dekati dia!." Shiro benar benar menggretak mereka.


tubuh anne bergetar hebat ,ia takut akan menyinggung perasaan Charlene dan malah nyawanya yang akan terancam.


"siapa kau hingga berani menyuruh ku?." Shiro tampak tenang, namun amarah nya benar benar sudah memuncak sekarang.


" bagaimana pun dia tunangan ku sekarang!walau aku mencintai Charlene,tapi aku tetap harus menghormati dan menyayangi sekaligus melindungi tunangan ku yang sekarang!." Shiro melempar tatapan sengit pada Shiro.


"tetapi aku tak suka jika wanita bodoh ini mendekati tunangan ku! kalian sungguh hina!." Shiro berdecih, ia melempar tatapan maut nya.


"tenang lah shiro, tenang. mereka hanya sampah didunia ini ,kau mengerti?jadi jangan buang waktumu untuk mereka." Charlene tersenyum pada Shiro.


ucapan Charlene yang singkat padat dan jelas membuat Louis dan Anne tercengang.


"ya sayang,terimakasih. aku mengerti sekarang." Charlene hanya tersenyum lembut sambil memegangi lengan Shiro.

__ADS_1


"silahkan kalian pergi! dan jangan buat masalah. untuk amber dan yang lain mau pulang atau kalian akan melepas rindu dengan Charlene?." tanya king Edward.


"kami pulang saja raja,besok kami akan kembali."


"baik lah kalian akan di antar pengawal,hati hati di jalan ya." Ratu diana tersenyum ramah.


" ya ratu.terimakasih."


"kalian berdua masuk lah."


"terimakasih ayah mertua."


#dalam ruang keluarga


"anak ku,ibunda sangat merindukan mu nak. kapan kau akan mengunjungi kami lagi?."


"entah lah,mungkin secepatnya atau tidak akan pernah..aku benci mengatakan itu tapi itu lah kenyataan nya."


_/_/_/_/_/_/_/_/_/_/_/_/_/_/_/_/_/


maaf typo


salam rindu author


RSY


____

__ADS_1


__ADS_2