Transmigrasi Menjadi Dewi

Transmigrasi Menjadi Dewi
Seri nya anne & Arindell


__ADS_3

Setelah beberapa tahun kemudian, Charlene semakin giat belajar ilmu sihir dan beladiri, ia menjadi gadis yang sangat amat ramah, cantik, bijaksana. Ia mencapai epic tingkat awal ke menengah, prestasi luar biasa bukan?!


Anne, amber, Charlene, tumbuh menjadi gadis cantik yang di kagumi semua pangeran,terutama Charlene, yang mempunya senyum memikat, mereka bertiga seperti anak kembar yang tak bisa di pisahkan! Mereka memiliki paras cantik yang mengagumkan, berita tentang Charlene adalah seorang dewi sekarang sudah tak ada, tentu atas permintaan Charlene sendiri.


Ia memilih menjadi gadis biasa di masyarakat. Tutur kata yang sopan menjadi daya tarik Charlene sendiri, berbeda dari 2 teman nya, Charlene lebih sedikit kalem. Hubungan Charlene dan Louis pun kian membaik bahkan meningkat.


Pangeran Steven, Jhonatan, dan Louis juga tumbuh menjadi pangeran yang gagah dan tampan.


beberapa bulan setelah pengangkatan pewaris tahta kerajaan, di adakan lah kompetisi antar keturunan kerajaan, pemenang nya akan mendapat gelar


Queen/King. Serta akan ada hadiah dari Sang Dewa Aries dan Dewi Virgo.


Charlene sungguh bersemangat akan mengikuti lomba tersebut, ia akan melatih kekuatan nya.


"hei Acton, Aric, Cleo, apa kah aku sudah sempurna untuk kompetisi ini?." Charlene menopang dagu nya dengan kedua telapak tangan.


"yaaa kau sangat hebat ibu, jangan khawatir." Cleo menenangkan perasaan gugup dari Charlene.


" tapi ibu, kau tetap harus berhati hati! Jangan biarkan diri mu lengah." Aric mengingtkan, di pertandingan nanti pasti akan banyak yang terjadi, salah satunya kecurangan.


"hm, aku merasakan ada hal yang aneh dalam kompetisi ini." Acton mengangguk setuju, ia juga merasakan ada yang janggal.


"haha tenang lah, aku bisa menjaga diriku, aku sudah 15 tahun kau mengerti?." Charlene tersenyum dengan kalem, ah senyum menenangkan ini adalah favorit e hewan suci itu.


"yah! Kau yang terhebat bu!."


"haha baik lah baik lah, dalam kompetisi ini kita harus melawan hewan suci, kira kira di antara kalian siapa yg akan menemani aku?." Charlene bertanya pada mereka.


"eemm, kalau di tanya begitu lebih cocok acton bu! Dia yang paling tinggi rank nya di antara kami." Aric menunjuk Acton.


"hm aku juga mengira seperti itu." Cleo mengangguk setuju pada Aric


"aku akan berusaha bu!." Acton bersemangat sekali, lagipula siapa yang bisa mengalahkan nya? hewan hewan yang akan di hadirkan nanti pastilah lebih rendah kekuatan nya.

__ADS_1


"baik lah baik lah."


____________


Disini, tepatnya di suasana riuh masyarakat, yah! Lomba antar anak bangsawan! Charlene pun sedikit tegang memikirkan pertandingan ini...


"hei tenang lah.. Kami ada di sini." Anne menepuk bahu Charlene.


"yah! Lagi pula kita memiliki hewan suci tingkat tinggi." ujar Amber dengan mulut pedas nya.


"bagaimana kalau kita saling melawan nanti nya?." ini yang di pikirkan Charlene, tak mungkin ia melawan orang yang sudah ia anggap saudara.


"tak usah di fikirkan, lihat nati saja." Anne mengusap punggung Charlene, memang di antara mereka Charlene lah yang paling perasa.


"hm yah baik lah."


setelah pembukaan dan pidato dari para panitia, ini adalah saat yang di tunggu tunggu.


"baiklah di awal pertandingan ini mari kita lihaat pertandingan antara Putri Anne dan putri Arindell!."


"haha tentu saja!."


Arindell yang telah siap melawan anne pun membuat segelintir cahaya dari api!


"bola api neraka!." Arindell mengerahkan kekuatan nya pada Anne.


Anne yang sudah siap menerima nya pun langsung membuat sebuah perisai


"Perisai air!." Teriakan itu begitu memekakkan telinga.


Sebuah hantaman besar pun terjadi membuat guncangan di seluruh arena, membuat para penonton makin riuh sekaligus penasaran!, berbeda dari penonton, Charlene dan amber justru terlihat khawatir


"Anne!." Amber takut, jujur saja ia mengkhawatirkan Anne karena sihir api dan air berlawanan.

__ADS_1


"Marrianne!." Charlene berteriak, ia mengulurkan tangan nya hendak memberi bantuan, namun tangan nya di halangi Amber.


"jangan lakukan itu, itu bisa menimbulkan kontra." Charlene hanya bisa mengangguk dan melihat kearah arena.


Siapa sangka guncangan yang melibatkan 2 orang yang sama sama berada di tingkat master awal membuat mereka sama sama terpental.


"agh!." teriakan Anne membuat Amber dan Charlene makin khawatir.


"huh! sang budha! Hancurkan!." Arindell membuat sebuah jurus dan mengarahkan nya pada Anne.


Anne yang tadinya tengah lengah menjadi sasaran mudah bagi Arindell, lalu kini ia mengerahkan seluruh kekuatan nya.


"Tsunami Tirani! Lenyapkan!." Anne mengepalkan tangan nya dan mengarahkan kekuatan sihir tadi kearah Arindell.


Kekuatan yang sangat amat kuat itu saling menghantam, kedua nya sama sama terluka parah dan membuat para penonton kaget


"potensi yang bagus. Baiklah karena mereka berdua tak sanggup lagi, maka di umumkan seri!." Tetua memutuskan, ini sudah sangat cukup bagi Amber dan Charlene, jika dipaksakan takutnya Anne akan kehilangan kewarasannya.


sedangkan para menonton agak sedikit kecewa namun mengerti bahwa mereka memang tak bisa kembali bertarung lagi.


"huh syukurlah anne masih selamat." Charlene mengusap dadanya dengan lega.


"yah! Untung saja."


______________


Nah sorry guys jarang up soal nya mood nya ga bgs, sorry bnyk typo,, oh yah! Di ingatkan sekali lagi


Dilarang promosi!


Salam rindu author


RSY

__ADS_1


____


__ADS_2