
setelah perbincangan yang panjang dengan dewa alugus,arsta dan para beast pun keluar dari gereja
"sekarang kita akan kemana tuan" tanya poppet
"cari penginapan,terus jual mayat mayat monster,nyari makanan enak,nyari sake yang enak,nyari--"
"tuan anda terlalu banyak bicara" zinus menyela
saat mereka beralan sambil berbicang,arsta tak sengaja menyenggol seorang lelaki besar
"maaf" ucap arsta sambil terus berjalan
"mata lu di taro dimana bocah!" ucap pria itu sambil menarik arsta mundur
"kan tadi dah bilang maaf om" balas arsta menepis tangan pria itu
"bocah br*ngs*k,gak diajarin sopan santun ya sama ibu l*cur mu!" teriak pria itu
orang orang disekitar berkumpul mengerumuni keributan yang arsta dan pria besar itu perbuat
"kenapa lu diem aja anak l*cur!" teriak pria besar itu
arsta yang reflek mendengar ucapan yang terus menghina ibu nya,hampir menebas leher si pria besar itu,untungnya arsta masih memiliki akal sehat untuk tak membuat keadaan tambah gaduh lagi
leher pria besar itu yang tengah berada di hadapan dagger arsta pun mengeluarkan sedikit darah
"heh anj*ng! sekali lagi lu ngebacot kaya gitu,jangan harap kepala lu masih utuh" ucap arsta mengeluarkan nafsu membunuh
pria besar itu terdiam ketakutan melihat dagger yang sudah berada tepat di leher nya
"hei hei ada apa ini!" seorang kesatria wanita muncul di kerumunan orang yang melihat aksi arsta
"hei kamu!,turun kan senjatamu" ucap ksatria wanita itu
kemudian arsta menurunkan dagger nya dan pergi berjalan pergi menjauhi kerumunan itu
"hei kamu mau kemana jangan pergi,jelaskan dulu masalahnya" ucap ksatria wanita
"berisik!"
"tunggu!,jelaskan dulu!" teriak ksatria wanita
"gua bilang berisik!ngerti?!"ucap arsta dengan tatapan hawa membunuh
para ksatria yang melihat wajah arsta di saat itu terdiam tak bisa mengeluarkan suara ataupun bergerak,arsta dan poppet pun lanjut berjalan.
poppet yang baru pertama kali melihat tuan nya benar benar marah,hanya mengikuti arsta dari belakang tanpa bertanya sedikit pun
seusai keributan yang arsta buat,arsta bersantai di penginapan nya
"tuan jual material nya gak jadi" tanya poppet
"lagi gak mood jalan nya" jawab arsta sambil membersihkan dagger nya
__ADS_1
"di balik perilaku nya yang kaya preman ternyata tuan kita memiliki hati seperti gadis manusia" ucap zinus meledek
"zinus,lu ngomong lagi gua jual ke pedagang budak serius" ucap arsta
"kalau saya di jual ke pedagang budak gak bakal ada yang sanggup beli,walaupun jual 5 kerajaan selatan tetep kurang" ucap zinus
"helleh,kadal item di jual paling laku buat beli sate orc doang satu tusuk" ucap arsta memukul kepala zinus
"gini gini saya tetep naga legendaris loh tuan,legendaris!" ucap zinus membusungkan dada
"iya iya legendaris sombongnya" balas arsta
poppet yang melihat arsta bertengkar dengan zinus tersenyum melihat sikap tuan nya kembali seperti semula
"dah ah,ngomong sama kadal item bikin laper,poppet kita makan ke bawah" ajak arsta
"baik tuan" balas poppet
mereka bertiga pun turun ke bawah untuk makan
"ahh ini yang nama nya makanan,terasa idup lagi anjir" arsta melahap semua makanan yang ia pesan
"tuan kau seperti pengemis yang belum makan satu bulan" zinus menghela napas
"berisik!"
saat arsta melihat ke arah poppet,poppet seperti sedang siaga akan sesuatu
"ada apa poppet?" tanya arsta
"cihh!,ada apa?kalau mau ceramah atau marah marah mending jangan disini" ucap arsta marah
"maksud kedatangan saya kesini bukan itu"
si ksatria wanita tiba tiba menundukkan kepala
"maaf atas perlakuan saya tadi,sebagai seorang ksatria saya seharusnya bersikap adil kepada semua orang" ucap ksatria wanita
"hahh...yang udah,udah aja gak usah di bahas" balas arsta menghela napas
"terima kasih banyak" ucap ksatria wanita tersenyum
"aura yang tadi kau keluarkan sungguh luar bisa!,bagaimana bisa seperti itu?semua orang yang melihat matamu terdiam ketakutan!seperti sedang berhadapan dengan monster kelas dunia" ocehan ksatria itu
"bukan kah terlalu kasar mbak ksatria menyebut monster kelas dunia" ucap arsta
"anda bukan monster kelas dunia tuan,tapi kelas bencana" ejek zinus
"berisik!"
"ah! pet yang bisa bicara!lucunya!beli dimana?!" ksatria wanita kegirangan melihat zinus
"bentar lagi juga mau di jual ko ke pedagang budak"
__ADS_1
"tuan,anda jangan becanda" ucap poppet
"makannya jangan ngebantah mulu" balas arsta
"ah maaf,perkenalkan nama saya Kirana danist" ksatria wanita memperkenalkan diri layak nya seorang bangsawan
"arsta,arsta grid.kalau kadal item ini alugus,dan cewe yang disana poppet"
"poppet?"ksatria wanita bingung
"ahh,emm" ketika arsta memikirkan saat memberi nama poppet,dia seperti menanggung sebuah dosa yang amat besar
"ohiya apa yang harus saya lakukan untuk menebus kesalahan saya" tanya ksatria wanita
"kan udah dibilangin lupain aja"
"gak bisa begitu,seorang ksatria harus membalas semua perbuatannya mau kesalahan ataupun kebenaran" ucap ksatria wanita
"hahh ngerepotin!,yaudah selesai makan antar aku menjual matrial monster" ucap arsta
"ahh ke guild petualang?,memang kamu belum tau tempat guild petualang dimana?" tanya karina
"enggak,aku juga belum terdaftar di guild,nanti mau sekalian daftar" ucap arsta sambil terus makan
"oh baiklah akan saya antar" ucap karina tersenyum
seusai arsta makan,mereka pun berangkat ke guild petualang.di sepanjang jalan arsta membeli berbagai makanan dari dari uang yang di hasilkan dari para bandit
"tuan perut tuan gak kenapa napa" tanya zinus
"mau?" arsta menunjukan sebuah roti hangat ke depan zinus
"kalau tuan maksa sii aku ambil" zinus yang malu malu mengambil roti dari tangan arsta
"kita udah sampe" ucap karina
sebuah bangunan besar namun sederhana yang membuat arsta berfikir hampir sama seperti anime anime fantasy yang sering arsta tonton
saat arsta masuk kedalam semua mata tertuju pada nya,orang yang membuat gara gara dengan arsta pun ada di dalam guild itu
"itu bocah yang kata lu nakutin?" tanya salah satu petualang kepada si badan besar
"iya,saat dia mengeluarkan aura nya,dia seperti akan membunuhku berkali kali.gerakan nya pun sangat cepat" ucap si badan besar
"hahh kau punya badan besar doang tapi sangat penakut" ucap salah satu petualang itu sambil memukul si badan besar
"selamat datang,ada yang bisa saya bantu?" tanya resepsionis guild
"saya mau daftar guild petualang sama mau jual material" jawab arsta
"baik"
"hehh bocah s*al*n!!" party petualang si badan besar pun menghampiri arsta.
__ADS_1
BERSAMBUNG....