
sesampainya di desa manusia arsta melihat kehidupan warga yang bisa di bilang kurang mencukupi,banyak orang yang memasang wajah lesu dan seperti kekurangan makanan
arsta pun mendekat ke salah seorang penduduk desa
"pak penginapan di sebelah mana ya?"tanya arsta
"kamu bukan berasal dari desa ini nak?"
"iya pak" jawab arsta
"ke sebelah sana,itu satu satu nya penginapan di desa ini" ucap penduduk desa menunjuk ke sebuah bangunan kecil
"makasih pak"
arsta pun menuju ke arah bangunan itu bersama poppet dan zinus
saat arsta masuk ke penginapan itu,penginapan yang jauh dari kata layak
"wahh serius nii penginapan?lebih jelek dari pada garasi rumah gua anjir"dalam hari arsta
"permisi tuan muda,mau menginap berapa hari?"tanya perempuan yang menghampirinya
"ah,sehari nya berapa ya?" tanya arsta terkejut
"untuk satu hari 100algad tuan tuan muda"
"baiklah 3 hari aja untuk satu kamar" ucap arsta sambil mengeluarkan uang dalam kantong kain nya
"terima kasih tuan,mari saya antar ke kamar anda" ajak wanita itu
"oh iya boleh aku bertanya?" tanya arsta
"silahkan tuan muda"jawab wanita itu sambil tersenyum
"kenapa yak para penduduk desa pada murung gitu?"
"tuan muda bukan berasal dari sini yah?"
"yah,,"jawab arsta
"desa ini sudah tidak terurus tuan muda"
"panggil aja arsta gak enak ngedenger panggilan tuan muda"senyum arsta
"baik tuan arsta" balas si wanita
"desa disini di kenai pajak yang sangat besar oleh bangsawan di desa ini"
"walaupun ini desa kecil"tanya arsta
"iya"
"belum lagi bila kita ingin keluar desa untuk membeli persediaan makanan selalu dihampiri para bandit,dan terpaksa harus membayar ksatria yang harganya sangat mahal"
"ditambah monster yang selalu merusak panen para warga setiap tahunnya"
"para kesatria penjaga nya kemana?gak pada bantuin?"tanya arsta geram
"tidak tuan arsta,mereka di perintahkan oleh bangsawan nya untuk tidak membantu para warga desa nya,jadi setiap tahun pasti ada petani yang mati karena menjaga panennya"
"saya pun kasian sama para petani,entah bagaimana mereka akan melewati tahun ini" ucap wanita itu berekspresi sedih
"gila si ni bangsawan"gumam arsta
"emang panen nya kapan"tanya arsta
"besok"
"makasih informasi nya mbak" ucap arsta
__ADS_1
"sama sama tuan arsta,kalau begitu saya permisi dulu"
si wanita itu pun pergi
"heh!,itu lah sikap manusia,selalu serakah!"ucap zinus
"mau aku bantu membakar seluruh harta nya tuan?"tanya zinus
"jangan sekarang,hehehe"ucap arsta tertawa licik
poppet yang melihat tuannya tersenyum seperti itu,dia tau bahwa tuannya sedang merencanakan sesuatu
"tuan boleh saya berubah ke wujud asli saya saat saya tidur tuan?"tanya poppet
"jangan poppet,kalau nanti ada yang liat bakal banyak yang ketakutan,bahaya kankan?"
"bukan berarti pengen tidur seranjang sambil meluk kamu yak"ucap arsta tersenyum mesum
"tuan,anda menakutkan"ucap zinus mengeluarkan ekspresi jijik pada tuannya
"yahh pokonya besok bakal jadi hari yang panjang" ucap arsta
keesokan hari nya
saat arsta dan poppet sedang makan di penginapan,banyak warga desa membawa senjata tajam ke arah luar desa
"mbak warga pada mau ngapain"tanya arsta sambil makan
"kata seorang pedagang dia liat sekumpulan goblin menuju ke arah desa,makannya banyak warga yang menuju kesana"
"oh ok,makasih mbak"
arsta dan poppet pun bergegas menuju keluar desa
saat arsta sampai di luar desa,para warga sudah bersiap siap dengan peralatan yang seadanya menunggu kedatangan para goblin,arsta melihat ekspresi para warga yang ketakutan walaupun mereka sedang memegang senjata.
"poppet berapa lama lagi goblin nya sampe?"tanya arsta
"jumlah nya?"
"sekitar 30 tuan"
"30 yah?" arsta mengerutkan dahi nya
"kalau para manusia manusia lemah itu melawan goblin mungkin mereka semua mati"ucap zinus
arsta dan poppet pun maju ke depan
"hey bocah kau mau kemana?di depan akan ada banyak goblin menuju kesini,mundur cepat!"ucap seorang warga
"ngurusin tuh goblin nya lah" jawab arsta
"kau?yang berbadan kecil begitu?bila kau bosan hidup jangan bunuh diri disini" ejek warga itu
"nii panci kotor omongannya ya kagak bisa dijaga" gumam arsta
para goblin pun mulai terlihat dari kejauhan
"hey bocah cepat mundur!"teriak warga itu
"berisik bat" gumam arsta
arsta menghiraukan perkataan warga itu dan terus maju menghampiri goblin dengan skill sprint nya
"cepatnya!"
para warga pun di buat kaget oleh kecepatan arsta yang sudah berada di depan gerombolan goblin
"poppet kamu diem aja ya nanti baju nya kena darah"ucap arsta
__ADS_1
"tapi tuan semua kotoran yang terkena baju ini bisa dihilangkan langsung karena baju ini bagian dari perubahan wujud saya"jawab poppet
"udah diem aja"ucap arsta tersenyum ke arah poppet
"tuan,anda menjijikan" ucap zinus dengan wajah jijik
arsta pun langsung menerjang kearah para goblin
arsta mengeluarkan skill maximum slash,10 goblin pun seketika terpenggal kepala nya
warga yang melihat kekuatan arsta pun dibuat tercengang
"ayo warga kita bantu bocah itu bertarung!"teriak warga yang tadinya mengejek arsta
"udah diem aja napa sii,ntar malah jadi beban"teriak arsta
para warga pun terdiam mendengarkan ucapan arsta
kemudian arsta mengeluarkan topan api,seluruh goblin yang tersisa pun dibakar hangus hingga tak tersisa apapun
"WAAAAH!!!"
warga pun teriak kegirangan melihat para goblin yang setiap tahun membuat para warga kesusahan
seluruh warga pun menghampiri arsta berterima kasih karena telah membasmi goblin
"maaf tadi telah mengejekmu bocah"ucap salah satu warga
"udah lupain ajah" ucap arsta tersenyum
"goblin nya udah segitu" tanya arsta
"ntahlah,tapi biasanya selalu datang tiga kali dalam setahun"
"hmmm,dimana markas markas para goblin nya itu"tanya arsta
"kamu yakin bocah mau kesana?"tanya warga
"sumpah gak enak pak di panggil bocah mulu,panggil arsta aja" ucap arsta
"ahh maaf"ucap warga itu tersenyum
"Iya,niat nya si gitu biar sekalian selesai"jawab arsta
"saya tahu nak arsta memang kuat,tapi goblin disana lebih dari 100" ucap warga khawatir
"goblin tetep goblin,tenang aja pak,tahu tahu ntar panen tahunannya lancar aja"ucap arsta tersenyum
salah satu warga itu terus menatap arsta seperti sedang melihat apakah arsta mampu pulang selamat atau tidak
"baiklah,tapi nak arsta harus kembali dengan selamat" ucap warga itu
"tenang aja pak"balas arsta tersenyum
salah satu warga itu pun menjelaskan arah ke markas para goblin dengan sangat rinci
"makasih banyak pak,saya akan pergi sekarang" ucap arsta
arsta pun mulai berangkat ke perkemahan para goblin itu
"ingat kau harus kembali hidup hidup nak arsta"teriak warga itu
arsta melambaikan tangan
"ternyata dia gak seburuk itu"ucap arsta tersenyum"
"manusia semua sama saja tuan" balas zinus
"yoshh,,kita basmi kolor ijo kecil br*ngs*k itu" ucap arsta
__ADS_1
BERSAMBUNG....