Trash That Becomes Useful

Trash That Becomes Useful
BANGSAWAN#16


__ADS_3

Arsta yang sudah berada di luar kastil kerajaan di sambut oleh banyak ksatria dan seorang bangsawan yang Astra kenali di dalam ruang tahta.


"wah...wah...wah...lihat,kita di sudah di sambut dengan meriah Guild Master" ucap Arsta tepuk tangan


"Viscount ada apa ini?" tanya Guild Master


"Guild Master Roldson,aku harap kau tak ikut campur,aku hanya ingin mengetes apa benar dia yang membunuh para wyfern itu,atau dia hanya menipu sang raja" ucap bangsawan itu


"kau tau akibatnya kan bila yang mulia tau apa yang sekarang kau perbuat" ucap Guild Master


"tenang saja,ini hanya untuk mengetes kekuatan nya.yang mulia pun pasti akan mengerti" ucap bangsawan itu tersenyum


"kau...." Guild Master geram


"Guild Master jangan terlalu ikut campur kau mengerti?" arsta tersenyum ke arah Guild Master dengan tatapan intimidasi


Guild Master yang melihatnya di buat menggigil oleh tatapan Arsta


"baiklah...." Guild Master menghela nafas


"hey pantat Upin Ipin,kau yakin gak akan menyesali apa yang kau perbuat kan?" ucap Arsta tersenyum ke arah bangsawan itu


"aku tak mengerti apa yang kau katakan,tapi aku yakin kau pasti menghinaku rakyat jelata!" teriak bangsawan itu geram


"ntahlah...." arsta mengorek upil nya


"para ksatria!tunggu apa lagi cepat serang dia!" teriak bangsawan itu


"Guild Master,kalau aku bunuh para ksatria olite ini bagaimana dengan keamanan ibukota?"tanya Arsta


"yang pasti akan menjadi bencana kalau para ksatria elite ini terbunuh" ucap Guild Master


"baiklah,sebagai ucapan terimakasih ku pada raja,aku takkan membunuh mereka" ucap Arsta mengepal tangannya


"maju semuanya sayangku!" Arsta berlari ke arah ksatria itu


para ksatria menyerang Arsta dengan bersamaan namun dengan mudah di tangkis oleh Arsta.


"cuman segini?kemampuan ksatria elite hah?!" teriak Arsta sambil memukuli para ksatria itu


"dengan segenap hati kepada dewa alugus ku memohon berkah dari roh api FIRE BALL! " teriak penyihir dari jauh menyerang arsta menggunakan sihir FIRE BALL


sihir itu mengenai Arsta,namun tak berefek apapun karna Arsta memiliki barrier khusus sihir api


"anjir...kok bisa dia gak malu ngucapin mantra kek gitu" gumam Arsta


"nii,gua bales asu sihirnya!,FIRE BALL!"


Arsta melemparkan sihir fire ball dengan niat membuat kerusakan kecil,namun seluruh ksatria disana malah terkena ledakan dari FIRE BALL milik Arsta dan tak sadarkan diri.


"kau mengeluarkan sihir tanpa menggunakan mantra?!" Guild Master kaget


"tenang aja mereka gak akan mati...mungkin?" Arsta tersenyum kearah Guild Master sambil menggaruk kepala


"nah...sekarang kau bangsawan br*ngs*k" Arsta berjalan ke arah bangsawan itu


"hii!!" bangsawan itu berjalan mundur ketakutan


"hey pantat Upin Ipin,gua itung sampe tiga kalau lu belum pergi,jangan harap tuh badan semok masih utuh" ucap Arsta

__ADS_1


"1"


"baik aku pergi!aku pergi!" teriak bangsawan itu berlari


"dan kau Guild Master,laporkan kepada raja seperlunya saja,dan bilang kepada raja 'jangan ikut campur' mengerti?" ucap Arsta mengeluarkan niat membunuh


"baiklah akan saya sampaikan" ucap Guild Master


kemudian Arsta pun melanjutkan perjalanannya menuju ke penginapannya.


"aku pulang" Arsta masuk ke kamarnya dan di sambut oleh Poppet dan Zinus


"selamat datang tuan" ucap poppet menundukkan kepala


"tuan,oleh olehnya mana" tanya zinus


"nihh kadal item ya..." arsta pun menjatuhkan badan nya ke kasur dan mengeluarkan roti hangat yang sangat di sukai Zinus


"hmmm...tuan memang yang terbaik" ucap Zinus sambil mengunyah rotinya


"ohiya,nanti kita akan pindah ke rumah kita sendiri" ucap Arsta


"tuan membeli rumah?" tanya Poppet


"enggak,raja yang memberikannya" balas Arsta


"kau merampok raja tuan?" tanya zinus sambil terus mengunyah rotinya


"zinus,mulut lu ya kek si alugus,bawaannya pen di sumpel pake tusuk sate" ucap Arsta menjitak kepala Zinus


"ya enggak lah,yakali ngerampok raja.kau kira tuan mu ini bandit apa?" jawab Arsta


"yah...banyak yang terjadi diantara kita kita,dan aku tak ingin mengingatnya sedikitpun" Arsta menggigil


"maaf kan aku tuan karena telah menanyakannya" ucap Zinus kasihan


poppet yang melihat tuannya masih memikirkan apa saja yang terjadi diantara dia dan dewa alugus pun mencoba untuk mengalihkan pembicaraan


"ohiyah tuan,kapan kita pindah ke rumah barunya?" tanya Poppet


"entahlah,bila rumah nya sudah siap mungkin Guild Master akan memberi tahu" jawab Arsta


hari hari yang dilalui oleh kelompok Arsta dengan berfoya foya pun terlalui.


dan tiga hari telah berlalu....


"tok..tok..tok.."


"Tuan Arsta,apakah kau belum bangun...permisi...." Guild Master mengetuk ngetuk pintu kamar Arsta


"astaga....ini masih pagi tuhan...." ucap Arsta menutup kepala nya dengan bantalnya


"Tuan Arsta...." teriak Guild Master


"*njing nii ya orang!" Arsta pun bangkit dari tidur nya dan pergi menuju pintu dan membuka pintunya


"kakek s*al*n tau gak ini jam berapa hah?!" teriak Arsta


"jam 12 siang" balas Guild Master

__ADS_1


"hah?" Arsta kaget


Guild Master tersenyum ke arah Arsta


"ahh maaf,aku terbawa emosi" Arsta menggaruk kepalanya malu


"tidak apa apa jangan dipikirkan,yang lebih penting aku ingin menyampaikan pesan dari yang mulia" jawab Guild Master


"pesan?apa katanya?" tanya Arsta


"rumah Tuan Arsta sudah siap untuk di pakai" ucap Guild Master


"serius?tunggu sebentar aku bersiap siap dulu" ucap Arsta masuk ke kamarnya


"lah poppet mana?" Arsta baru menyadari bahwa Poppet tidak ada di kamarnya


"oi zinus bangun!,poppet kemana?" ucap Arsta membangunkan Zinus


"ahh tuan berisik!" ucap Zinus menggeliat


"kadal item!ini tuanmu lho tuanmu!" teriak Arsta


"Poppet kemana?!"


"tuan mencari saya" ucap Poppet yang baru saja masuk ke kamar


"darimana aja kamu?!" tanya Arsta


"maaf tuan,tadi saya keluar untuk membelikan tuan makanan.saya ingin memberi tahu tuan,tapi saya tidak tega membangunkan tuan" ucap poppet


"huhhh...syukurlah aku takut kamu kenapa napa,tapi bagus lah gak ada yang terjadi" ucap Arsta mengelus kepala Poppet


"tapi yang lebih penting sekarang kita akan pindah ke rumah baru" ucap Arsta kegirangan


"benarkah tuan?" tanya Poppet


"hmmm"


"kita berangkat sekarang!" ucap Arsta


"tuan gak makan dulu makanan yang Poppet beli?" ucap Poppet sedih


"uhh...imutnya...." dalam pikiran Arsta


"makan dulu kok tenang aja hehehe" ucap Arsta dengan wajah mesum


"hei kadal item s*al*n makan dulu makanan yang di beli Poppet,gak di makan gua bakar tuh sayap sampe sisa tulang doang!" ucap Arsta sambil menarik Zinus dari kasur


"baiklah baiklah~" zinus males


"anu...permisi...." Guild Master yang diluar kamar tidak tahu harus bagaimana


"ahh aku lupa Guild Master disana juga.masuklah,kita makan dulu" ajak Arsta


"baiklah,aku terima tawaran baikmu" Guild Master tersenyum


mereka pun makan bersama.


akan seperti apakah rumah baru kelompok Arsta?next chap:)

__ADS_1


BERSAMBUNG.....


__ADS_2