Trash That Becomes Useful

Trash That Becomes Useful
NAGA LEGENDARIS YANG GAGAH#09


__ADS_3

setelah pembasmian di markas goblin dan membunuh king goblin arsta kembali ke desa dan di sambut sebagai pahlawan oleh warga desanya


saat malam hari para warga menyiapkan perayaan karena telah membasmi para goblin untuk arsta


"nak apa kau yakin akan membagikan senjata itu kepada kami" tanya seorang pria


"iya,lagipula kalian kekurangan senjata kan,jadi kalau terjadi apa apa saat aku gak ada di desa ini kalian bisa menjaga diri kalian sendiri"


"kau akan pergi?" tanya pria itu


"yahh wajar sii,kau seorang pasti kau tidak akan menetap di satu tempat" ucap pria itu lagi


"hmm,masih banyak yang ingin aku ketahui di seluruh dunia ini" jawab arsta


"tapi kau harus berhati hati,tuan tanah ini pasti telah mendengar tentang mu nak,dan dia pasti tak terima akan pencapaian mu" ucap pria itu


"bapa tenang aja" ucap arsta tersenyum


"setelah dari desa ini,kau akan melanjutkan kemana?"tanya pria itu


"mungkin kota terdekat" ucap arsta


"aku sarankan ke ibu kota kerajaan,kota krai,kau akan menyukainya disana"


"hmmmm,mungkin aku akan kesana"


para warga bersenang senang di pesta itu hingga tengah malam,seusai pesta arsta langsung kembali ke penginapan nya


"zinus" ucap arsta


"hmm?"


"ada tugas untukmu"


"tugas apa tuan?"


rumah tuan tanah


"siapa anak kecil itu yang berani berani nya membantu orang orang miskin itu" ucap tuan tanah


"namanya arsta grid tuan,dia sepertinya seorang pengelana,dan sepertinya dia juga yang menyerang para bandit milik kita" ucap ajudan tuan tanah


"dia?bocah sialan!"


"kirim semua bandit yang ada di perbatasan untuk membunuhnya!"


"baik tuan!"


"hehh arsta grid,tunggu kematian tragis mu" ucap tuan tanah


"brak!!" tembok mansion yang berada tepat di pinggir tuan tanah hancur berkeping keping keping


"aaaaa!!"teriak tuan tanah


"tuan anda tidak apa apa" ucap ajudan tuan tanah berlari masuk ke ruangan si tuan tanah


muncul seekor naga hitam yang di terangi terang bulan di balik tembok yang rusak itu


"naga legendaris!,tuan mundur" teriak si ajudan itu


"ohh sang naga legendaris sungguh terhormat saya bisa melihat anda" si ajudan pun sujud di depan zinus


tuan tanah yang melihat ajudan nya sujud dia pun ikut bersujud ke hadapan poppet


"bisa kah yang mulia menyebutkan keperluan anda kemari" tanya si ajudan


"lancang sekali manusia rendahan bertanya padaku!"ucap zinus


"hiii!" tuan tanah tak berhenti ketakutan melihat sosok agung zinus


"maafkan hamba yang mulia" ucap ajudan


"karna kau menyadari kesalahanmu ku beri kau pengampunan,pergilah dari desa ini,dan jangan pernah menginjakkan kaki di desa ini lagi.desa ini sekarang di bawah perlindungan ku"

__ADS_1


"terima kasih yang mulia saya akan pergi sekarang" ucap ajudan


dia tau bahwa bertanya kenapa dia melindungi desa akan membuatnya terbunuh


"ajudan tunggu aku!" teriak tuan tanah


"kau mau kemana manusia rendahan!" teriak zinus


"tolong ampuni saya yang mulia,ampuni saya" tuan tanah menangis


tanpa banyak bicara zinus pun membakar habis si tuan tanah itu


zinus tak menyadari banyak warga dan ksatria yang melihat nya dan sedang bersujud di bawah nya


"dengarkan aku manusia rendahan!" teriak zinus


"desa ini sekarang di bawah perlindunganku,bila ada yang berani menindas kalian,akan ku beri hukuman yang tak akan pernah bisa kalian bayangkan!"


zinus pun pergi ke arah hutan alfaria


seluruh warga kegirangan karena telah dilindungi oleh naga legendaris


penginapan


"kau sudah kembali?" ucap arsta tersenyum


"hahh tuan ini terakhir kalinya kau meminta aku seperti itu lagi" jawab zinus males


"iya-iya kerja bagus" ucap arsta mengelus kepala kecil zinus


keesokan harinya


"poppet kita berangkat"


"baik tuan"


mereka pun berangkat menuju keluar desa


"hey kalian berdua tunggu!" terdengar suara teriakan dari belakang


"nak arsta dan adik manis bila kalian ada waktu datang lah sesekali kemari,kami akan selalu menyambut kalian" ucap pria itu sambil menepuk pundak arsta


"tentu,saat waktunya tiba kami pasti akan kesini lagi"


semua warga pun menundukkan kepala arsta menunjukan bahwa sangat berterima kasih nya mereka pada arsta


"terima kasih dan hati hati di jalan" ucap pria itu meneteskan air mata


arsta melambaikan tangan dan lanjut berjalan


"ahh,,,sial"arsta pun menetes kan air mata


"tuan anda menangis?"tanya poppet


"serius?liat liat?"zinus melihat kearah arsta


"berisik!" arsta marah


mereka pun melanjutkan perjalanan menuju ke arah ibukota kerajaan,kota krain


di tengah perjalanan


"tuan,jarak satu kilo meter ada sekelompok orang" ucap poppet


"bandit lagi kah?berapa jumlahnya?"tanya arsta


"sekitar tiga puluh orang tuan" jawab poppet


"kayanya ini bandit bekas anak buah nya si tuan tanah" ucap zinus


"yaudah yok lawan aja dah" ajak arsta


mereka pun lanjut berjalan..

__ADS_1


"tuan mereka muncul dari dua sisi"ucap poppet


"baiklah"


"oyy jangan ngumpet ngumpet,kita lagi gak maen petak umpet" teriak arsta


arsta dan poppet malah dihujani panah


"zinus!"


"iya-iya"


zinus menangkis semua anak panahnya dengan barrier miliknya


"bunuh bocah nya tapi jangan sentuh wanitanya!" teriak pimpinan bandit


sepuluh bandit langsung menyerang kearah arsta bersamaan


"hahh nyusahin!sprint!" arsta menghindari semua serangan


"shoot lava!" arsta menembakan lava ke arah salah satu bandit,dia terbakar tak tersisa


"s*al*n dia ternyata bisa sihir"


"jangan takut! terus serang!" ucap pemimpin bandit


"maximum slash!" lima orang bandit terpenggal kepala nya di tangan arsta


"ahhh! dia monster!"teriak salah satu bandit sambil berlari menjauhi arsta


"jangan takut tetap serang!" teriak pemimpin bandit kebingungan


"bapak kau serang! dia monster!" ucap bandit yang lari


para bandit yang tadi nya antusias menyerang,sekarang mereka lari terbirit-birit ketakutan melihat keganasan arsta


"mau pada lari kemana hah?setelah manggil gua monster" senyum bengis arsta


arsta memenggal semua bandit yang melarikan diri darinya,pemimpin bandit yang melihat para anak buah nya mati satu per satu terdiam membisu melihat kekuatan mutlak arsta


"kau memang monster tuan" zinus menghela napas


"diem!"


"sprint!" arsta menghampiri si pemimpin bandit


"hii!!" pemimpin bandit jatuh ketakutan


"hei kotoran goblin,sekarang mau gimana hah?" ucap arsta jongkok di depan pemimpin bandit


"ampuni saya tuan muda,ampun!" ucap pemimpin bandit


"segala sesuatu juga harus sama sama untungkan?jadi atas mengampuni nyamu apa yang bisa aku dapet?"


"segalanya tuan muda,harta saya yang sudah saya kumpulkan selama saya menjadi bandit" ucap pemimpin bandit


"bagus,bawa aku kesana sekarang"


mereka pun pergi ke tempat penyimpanan harta si bandit itu dan mengambil semua yang ada disana dari emas hingga senjata


"ingat yak,sampe aku ngeliat kau jadi bandit lagi,walaupun uang negara jadi tebusan nya akan tetap kubunuh kau" ucap arsta tatapan intimidasi


"baik tuan muda saya tidak akan pernah jadi bandit lagi,tidak akan pernah" pemimpin bandit ketakutan


"bagus,pergilah!"


pemimpin bandit pun pergi


"yaudah kita pun segera berangkat sebelum malam"


"baik tuan" jawab poppet dan zinus


mereka pun melanjutkan perjalanannya.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2