
peperangan terus berlanjut hingga hampir seribu prajurit terbunuh sia sia,banyak prajurit yang tertelan kegelapan ketakutan akan kematian.
dan akhirnya seseorang yang membawa sedikit secercah harapan datang di dalam medan perang.
"kenapa kau lama sekali!" ucap Karina dambil memukul tubuh Arsta.
"yah...banyak yang harus diurus" ucap Arsta tersenyum.
Karina terus saja memukul punggung Arsta karena dia kesal,kenapa Arsta baru saja datang.
"mukulnya mau sampe kapan??diliatin para monster gak malu kah" ucap Arsta memegang tangan Karina yang sedang memukul punggung Arsta
Karina yang kesadarannya mulai kembali pun langsung menjauhkan tangannya dari Arsta sambil termalu malu.
"ahem!,pokonya kau harus membantu membasmi mereka" ucap Karina malu
"iyaiya,liat aja ntar!" ucap Arsta dengan percaya diri
Arsta dan party nya pun mulai menjauhi Karina menghampiri para kumpulan monster yang sedang menyerang para prajurit.
"hei,kadal item" ucap Arsta sambil mengeluarkan daggernya
"tuan,bisakah kau sedikit menghormati ku?aku ini naga legendaris loh?" ucap Zinus geram
"jangan bahas masalah sepele...yang lebih penting saat aku ngasih aba aba,,berubah lah ke wujud asli mu" jelas Arsta
"hee....ngerepotin sumpah tuan..." ucap Zinus males
"kau yakin gak mau roti baru di toko pinggir guild?"
"yah....walaupun keliatannya ngerepotin,tapi kayanya seru juga" zinus pun dengan cepat terbang ke atas
"bagus!maaf membuat kalian menunggu makhluk makhluk s*al*n!" Arsta tertawa kegirangan menghampiri monster monster itu
dengan cepat para monster pun berlarian ke arah Arsta.
"topan api!"
seketika pusaran api besar menghampiri para monster monster itu dengan cepat,membuat para monster hangus tak tersisa.
para ksatria dibuat kaget melihat pusaran api yang sangat besar berada di hadapan mereka.
Wyfern yang hampir membunuh Guild Master tiba tiba berhenti menyerang guild master.
"itu Arsta Grid kah...s*al*n" ucap Guild Master memukul tanah setelah melihat banyak mayat berserakan.
"apa itu?pusaran api yang sangat besar,apakah itu Arsta?" Raja juga ikut kebingungan melihat pusaran api itu.
"syukurlah...dia datang untuk membantu" ucap Raja menghela nafas
"tapi tetap saja bila dia datang dengan cepat,tidak akan terjadi pembunuhan massal ini" ucap putri Isabella marah.
"apa yang kau ucapkan,harusnya kau bersyukur dia ikut membantu" ucap sang raja ikut marah
putri Isabella masih saja kesal karena bila Arsta datang dengan cepat mungkin tidak akan ada terlalu banyak korban.
di lain sisi Arsta bersenang senang dengan memenggal banyak monster
__ADS_1
"hahahaha.....mau lari kemana kalian brengsek!" Arsta berlarian mengejar para monster dengan skill sprint nya.
"tuan,biar aku bantu" ucap poppet menghampiri Arsta
"tidak tidak tidak,baju baru yang baru saja di beli itu,aku aku tak ingin melihat nya terkena kotoran" ucap Arsta menggelengkan kepala
"tapi...."
"tidak ada tapi tapian..dian saja disana bersama Karina disana" ucap Arsta menunjuk ke arah Karina
"baiklah...." dengan wajah lesu poppet pergi menjauhi Arsta
"kadal item!sekarang!" teriak Arsta ke arah Zinus yang sedang terbang
"sungguh aku sudah muak dengan panggilan itu,bila dia lebih lemah dariku,sudah kubakar dia dari dulu" Zinus menghela nafas
"Zinus s*al*an!aku mendengarmu!" teriak Arsta
"aku becanda tuan!" Zinus pun dengan cepat berubah ke bentuk naga aslinya
seluruh monster maupun ksatria yang berada disana,matanya tertuju kepada Zinus
"a-ayah bukannya itu BlackDragon,naga tertinggi diantara ras naga?!" putri dan raja pun terheran heran melihat naga legendaris berada di depan medan perang.
"naga legendaris...berada di pihak manakah dia" gumam sang Raja ketakutan
para monster berlarian mundur karena melihat sosok paling tinggi dihadapan mereka,sedangkan para wyfern bersujud di depan Zinus.
para monster yang sudah hampir berhasil mundur,tapi digagal kan oleh Arsta dengan skill wall fire nya.
tembok api besar menutupi semua jalan kabur para monster
Zinus dengan cepat mengeluarkan nafas apinya dengan skala besar.
dengan nafas apinya,zinus hampir membakar setengah dari semua prajurit monster itu.
"hahaha,sekarang giliran kalian melihat iblis sesunggunya bertarung" Arsta tertawa dengan keras sambil berlari menggunakan skill Sprint nya.
dengan cepat Arsta memenggal semua minotaur yang tersisa dan para monster lainnya.
para ksatria kerajaan yang melihat Arsta bertarung sendirian,membuat mereka malu karena hanya bisa diam.mereka pun mulai menyerang bersamaan ke arah monster.
dan dua jam telah berlalu.....
para monster yang tadinya mendominasi peperangan,sekarang berbalik dan menyisakan hanya debu debu dari mereka.
dari semua monster hanya tersisa lima wyfern yang sujud di hadapan Zinus.Zinus dan Arsta membiarkan mereka kembali ke hutan Alfraid untuk menjaga desa yang dulu Arsta bantu.
setelah peperangan berhasil dimenangkan,para ksatria banyak yang menangis dan berteriak karena telah berhasil melewati neraka itu.
"Roldson kau tak apa apa?" ucap sang Raja menghampiri Guild master yang sedang menuju ke arah sang Raja
"seperti yang ada lihat yang mulia,saya sehat sehat saja" ucap Guild Master tersenyum.
"terimakasih atas kerja keras nya" ucap sang Raja tersenyum
"hahaha terima kasih yang mulia" ucap Guild Master tertawa
__ADS_1
"jadi...berapa banyak kerugian kita Roldson?"
"dari pihak kita seribu seratus orang meninggal dan seratus orang dengan luka parah" ucap Guild master menundukkan kepala
"baguslah....tidak mati semua para prajurit nya"
Arsta memasuki ruangan sang raja dan putri Isabella
Guild Master dengan cepat menghampiri Arsta dan menarik kerah baju nya.
"kenapa kau tak datang lebih awal brengsek!" ucap Guild Master marah dengan aura membunuh
"hei pak tua dengar,gua ke kerajaan ini bukan buat main pahlawan pahlawanan.dan dari awal gua udah bilang,gua gk bkal ikut campur sama nii kerajaan" ucap Arsta melepaskan tangan Guild Master dari kerah baju nya.
"tapi bila kau berniat datang kemari,seharusnya kau datang lebih awal,karena kau memiliki kekuatan untuk membunuh mereka semua!" ucap Guild Master geram
"hahh.....pak tua s*al*n,jadi maksud mu orang orang itu mati gara gara gua?pikir pake otak lu!,yang salah disini bukan karena cuman gua doang yang kuat,tapi kalian yang terlalu lemah untuk memimpin orang orang itu" ucap Arsta dengan tatapan serius nya
Guild Master,Raja,dan putri Isabella terdiam mendengarkan kata kata Arsta
Guild Master mulai berfikir,bila dia lebih kuat dan lebih bisa diandal kan mungkin tak akan ada lebih banyak korban.
"kalian pikirkanlah apa yang akan kalian lakukan dan untuk raja,mungkin dalam lima hari aku akan pergi dari kerajaan ini" ucap Arsta meninggalkan ruangan Raja
akan pergi kemana lagi kah s mc ini?next chap:)
BERSAMBUNG......
takut ada yang lupa ama stattus s Arsta:v
______________________________
NAMA : ARSTA GRID
UMUR : 16
LEVEL : 181
RAS : MANUSIA
GELAR: MANUSIA YANG DIBENCI DEWA ALUGUS
AGI : 1000
VIT : 900
STR : 1150
MANA : 880
LUK : (MAX)
____________________________
SKILL : MAXIMUM SLASH(LVL02),PUNCH(LVL MAX),KICK(LVL MAX),MASTER KEBERUNTUNGAN(LVL MAX),FIRE ARROW(LVL08),TEMBOK API(LVL05),TOPAN API(LVL05),FIRE BALL(LVL MAX),SHOOT LAVA(LVL02),SPRINT(LVL MAX),SUMMON(LVL02),(PELINDUNG SIHIR API),RUANG PENYIMPANAN
PENCAPAIAN : PEMBUNUH RAJA,PENGUASA GUA,PEMBURU MINOTAUR,PEMBUNUH WYFERN,TUAN DARI NAGA LEGENDARIS
__ADS_1
_______________________________