
Sudah sehari Adham tinggal dirumah Yohanna semua pelayan bersikap baik padanya tidak terkecuali diyana.
"Dham,apa kamu yakin ingin menikahi Adikqu,penuh ragu menanyaknya."
"Awalny saya Ragu kak,tapi dia Gadis yg unik Terlihat Galak tapi saya yakin dia orang yg baik,Karna diya hidup dilingkungan yg baik juga,berusaha memuji."
"Apa alasannya kamu menerima Tawaran Ayah?masih sangat penasaran diyana.
"Tidak ada Alasannya Kak,Tidak ada orang Tua yg akan menikahkan anaknya pada orang asing jika diya Tidak mempercayai orang tersebut melebihi dirinya.jawab adham Yakin."
"berarti ayah percaya padamu ya?"
"Saya juga Tidak tau kak,apa yg dilihat Tuan bram dari saya,saya hanya Seorang Pria Desa dan pekerjaan saya hanyalah Memeras susu dikandang milik saya Di desa,Menjelaskan siapa dirinya."
"Ayah pasti punya alasan sendiri karna memilihmu.
Dlm kamarnya yohana masih Sangat kesal akan hal yg menimpanya.
"Pakailah mana yg kamu pilih Diy,meletakkan 2 gaun Pengantin di ranjang diyana."
"Terserah kakak saja q juga gak peduli,jawabnya ketus."
__ADS_1
waktu terus berjalan sampailah pada upacara pernikahan Adham & Yohanna.
Pernikahan yg hanya dihadiri para Pelayan dan Kerabat-kerabat yojanna serta satu teman setia Adham namanya Abas.
setelah melakukan ijab qobul akhirnya pernikahan pun sudah Sempurna.
"Cium Tangan suamimu Han,celetuk Diyana Membuat Hanna semakin kesal."
Terpakasa Hanna menurutti permintaan Diyana meraih tangan Adham dan Menciumnya.
"Ayo tuan Ciumlah Nona Yohanna,teriak salah satu pelayan."
Adham Melangkah menuju yohanna Diletakkanya Tangan Adham dipipi yohanna Menariknya dengan lembut.
Apa yg akan dilakukan?Habislah Kau nanti jika sampai menciumku.
Tiba-tiba Pandangan Adham beralih,Dikecuplah Kening yohanna dengan Lembut. Suara Riuh Para pelayan Kecewa berharap Adham mencium Bibir Nona Mudanya.
Acara Inti sudah Dilewati.Hanya Tinggal Teman-teman Diyana & yohanna yg masih melanjutkan pesta.
"Minumlah Han Ini akan membuatmu Rileks nanti,salah satu Teman yohanna Menyodorkan segelas Minuman yg Mengandung alkohol."
__ADS_1
"Dia Sudah berhenti Minum Sin,melarang sinta memberikan minumanya pada Hanna."
"Segelas atau dua gelas tidak akan membuatku mabuk Diy,sambil menenggak langsung Minuman yg diberiksn sinta."
"Lihatlah Suamimu sangat Tampan ya,Dari tadi dia Terus Menatapmu,sambil terus menuangkan minuman pada gelas yohanna."
"Ambillah kalau kamu suka,Sudah kehilangan keasadarn dirinya."
"Shin Hentikan! Bentak Diyana yg masih dengan kesadaran penuh,lihatlah Yohanna Sudah Hilang akal."
"Sori sori Diy,ternyata dia benar-benar sudah berhenti minum ya,baru 2 gelas sudah seperti ini.Tersenyum melihat Yohanna yg sudah bersandar Di sofa."
"Hey lihat Suaminya datang kesini,Bisik Rani pada shinta."
"Saya kira pestanya sudah selesai Nona-Nona.Kalian benar-benar mengacaukan mlm Pertama kami ya."Menghampiri yohanna Dan menggendongnya menuju kamar."
Adham meletakkan Tubuh Hanna dengan hati-hati dikasur,Melepas sepasang Sepatunya.Menyelimuti Tubuhnya,Sebentar Diya menatap wajah Istrinya ada perasaaan Aneh dlm diri Adham.
Kau sangat cantik,beruntung sekali q bisa Menikahimu Han.cobalah Mencintaiku sedikit saja Q akan Membuat hidupmu Bahagia Sampai akhir.Kembali mengecup Kening yohanna.
Setelah Selesai membersihkan Diri Adham Tidur Di sofa yg berada disamping Tempat tidur yohanna.
__ADS_1