
Beberapa kali Adham mencari Nada yg pas untuk memulai Lagunya.
Suara Nada-nadanya Mulai Beriramma.Bibir Adham yg dri tadi Diyam kini mulai bernyanyi.
"Dengarkan baik-baik.Dengan nada memerintah."
Betapa Bahagianya *Hatiku saat
Kuduk berdua denganmu
Berjalan bersamamu
Menarilah denganku
Namun bila hari ini adalah yang terakhir
Namunku tetap bahagia
Selalu kusyukri
Begitulah adanya*
Namun bila kau ingin sendiri
Cepat-cepatlah sampaikan kepadaku
Agar kutak berharap
Dan buat kau bersedih
Namun tiba-tiba Tatapan Mata Adham beralih menatap Mata yohanna Dengan tatapan Tulus dengan terus Jari-jarinya memainkan piyano dan bibirnya tidak berhenti Melantunkan sair lagunya.
*Bila Nanti saatnya tlah tiba
Ku ingin kau menjadi Istriku
__ADS_1
Berjalan Bersamamu dlm Teriknya Hujan
Berlarian kesana kemari dan tertawa
Namun bila saat berpisah tlah tiba
Izinkanku menjaga dirimu
Berdua menikmati pelukan diujung waktu
sudilah kau temani diriku
Sudilah kau menjadi temanku
Sudilah kau menjadi Istriku*.
Terdengar sangat sepi ruangan ini setelah Adham berhenti Memainkan Piyanonya.
"Apa Tadi penampilanku bagus?Kau menyukainya?Kembali menatap Yohanna.
"Ya Q menyukainya,Dengan raut muka yg sulit ditebak oleh Adham."
"Ada apa denganmu?apa kau sakit?Merasa Bingung dengan sikap yohanna yg tiba-tiba Mendadak Pendiam."
"Tidak,Bergegas Berdiri menuju lantai atas."
"Tunggu Han. Meraih Tangan hanna,Membuat Hanna berbalik dan menghentikan langkahnya.
"Apa yg kulakukan tadi Menyakitimu?.
"Tidak! kembali jaeaban singkat dari hanna.
"Lalu apa?kau sangat bahagia saat baru datang setelah q bernyanyi kau berubah sikap padaku Han?.
Yohanna Hanya Diam mematung tanpa Memberikan Jawaban apapun Pada Adham.
__ADS_1
Adham berdiri Menarik Tubuh yohanna kedalam dekapannya Dlm sepersekian Detik Adham mencium Bibir yohannna.Bibir yohana sedikit terbuka Dengan lembut Adham Memasukkan lidahnya merasakan yohana membalas ciumannya.
Ciuman panjang itu terhenti,yohanna Melepaskan Dirinya dari Dekapan Adham,mengatur nafasnya yg tersengal-sengal.Wajahnya merah merona Merasakan perasan Aneh yg bergejolak didanya.
"Maafkan Q Han,Tanpa berani menatap wajah yohanna."
"Iya,Dengan Rasa Bingung yang melanda,tanpa di sadari Dia juga Membalas Ciuman Adham."
"Jika kau menyukainya Biar nanti pak maman pindahkan diruang Tamu,Terangnya."
Terdengar sayu-sayu Dari Atas sura Denting piyano berirama merdu yg dimainkan Adham.
"Nona Yohanna pasti menyukainya Bu.sambil terus menatap kelantai bawah."
"Bagaimana tidak senang pak,Tuan Adham sangat baik,orangnya lembut dengan siapa saja sering berbagi.Mata bu idha tiba-tiba kaget melihat kedatangan Yohanna & Tuannya dari ruang bawah."
"Eh Tuan."
"ya ada apa bu idha?"
"Tidak apa-apa tuan Permisi.Bu idha & pak maman pergi meninggalkan mereka berdoa."
Waktu sudah mulai menunjukkan pukul setengah 3 sore.
Yohanna sudah Menghambur Pergi ketaman Bunga.Kembali memainkan kelopak kelopak bunga mawar disana.
"Q akan pergi Kekandang menemui Abas,Apa kaui mau ikut Berkeliling Kandangku?"
"Tidak!q tidak suka yg berbau Hewan."
"Kau pasti menyukainya Nanti,Pakai ini Memakaikan Topi dikepala Yohanna."
"Kenapa Akhir-akhir ini kau sering memaksaku.berjalan mengikuti langkah Adham menuju Mobil Jeepnya."
"Kau Akan Menyukainya Jika q Terus memaksamu.membukakan pintu mobil untuk yohana."
__ADS_1
"Dasar Pria Halu Kau tinggal didesa Tapi Kehaluanmu itu melebihi Orang kota."
"Terserah apa yg Tuan putri katakan saja,menyalakan Mobil menuju peternakan."