Tulang Rusuk ADHAM

Tulang Rusuk ADHAM
Surpraise Untuk yohanna Part 1


__ADS_3

Pagi ini Yohanna bangun lebih pagi,Setelah pertengkaran itu,Dia mulai membuka diri untuk orang-orang agar Mengenal dirinya lebih jauh lagi.


"Selamat pagi pak maman Bu idha?sapa Yohanna,Seakan-akan bukan Nona yohana yg dia kenal dulu."


"Selamat pagi Nona,jawabnya berbarengan."


"Apa yg Bisa Saya bantu Pak disini?"


"Apa saja Non,Nona bisa menyirami bunga ataupun membantu Bu ida memasak didapur."


"Q akan menyiram bunga saja pak,jika ikut bu ida memasak bisa-bisa jariku ini ikut terkupas lagi,Menunjukkan jarinya yg masih tetbalut plaster.


Didalam Kamar Adham Sudah selesai Mandi & berganti pakaian.Mengintip Dari jendela Kamarnya Tampak Yohanna Yg sedang Asik Menyirami Bunga-bunga Halaman.


"Pak Maman?panggil Adham."


"Iya tuan?semuanya sudah beres tuan bisa melihatnya."


"Buat Hanna tetap sibuk,Q akan turun kebawah & melihatnya.


"Baik Tuan."


Dilihatlah sebuah piyano besar di tengah-tengah ruangan.


"Ting ting teng,Ternyata pak maman benar-benar bisa memperbaikinya."


Beberapa Nada coba Dimainkan dan Adham masih Mengingat semuanya dengan jelas.Setelah Selesai Mencobanya Adham kembali keruang atas untuk menemui Yohanna.


"Apa kau suka?Adham berdiri Mengamati Yohanna yg sedang memainkan Kelopak bunga Mawarnya."


"Tidak.jawabnya dengan Jutek."

__ADS_1


"Pak Maman?Panggil Adham dengan sedikit berteriak."


"Iya Tuan."


"Pindahkan semua bunga yg ada disini,Tuan putri tidak menyukainya."


"Lalu bunga apa yg harus saya tanam tuan?"


"Tanyakan pada Tuan putri Ini,Bunga apa yg dia sukai.Terus menatap yohanna tanpa berpaling."


Belum sampai pak maman Bertanya Yohanna sudah buka suara terlebih dulu.


"Jangan pak Biarkan saja Bunga ini,Q sangat menyukainya.Terlihat Senyum kemenangan tersungging dibibir Adham.


"Tadi kau bilang tidak menyukainya?yg benar yg mana Kau menyukai Bunganya atau tidak kembali mengulangi pertanyaanya?.


"Iya Q menyukainya.Puaaaaas!.


Matahari mulai meninggi Adham & Yohanna Duduk bersama dimeja makan Menikmati Berbagai masakan yg dihidangkan Bu idha.


"Setelah Makan Ikutlah denganku sebentar.Menatap yohanna yg tiba-tiba berhenti mengunyah makanannya.Jangan berpikir macam-macam q hanya mengajakmu Berkeliling nanti."


"Terserahlah,Apa yg membuatmu senang!


Kira-kira Pria Halu ini akan mengajakku kemana?


"Cepatlah Turun!.


"Kau mau mengajakku kemana?.


"Apa kau takut?.

__ADS_1


"Tidak!


Yohanna terus berjalan Menuruni Anak tangga.sampainya dianak tangga tetakhir Adham berjalan Lebih cepat Menyalakan semua Lampu yg ada diruangan ini.


Terlihat sebuah piyano Besar membuat Yohanna mempercepat Laju kakinya Menghampiri Benda ditengah Ruangan yg Bisa membuat Senyumnya kembali mengembang.


"Apa kali ini kau menyukainya?


"Ya Q sangat menyukainya,terus berjalan memutarinya melihat Benda kesenangannya itu."


"Cobalah Memainkannya,Adham mengambilkan Kursi Untuk yohanna duduk."


"Q Sangat menyukai Piyano dari segi bentuk maupun Setiap Denting Nadanya,Tapi untuk memainkan q tidak bisa."


Entah kapan Adham bergerak tiba-tiba tubuhnya sudah ada Tepat dibelakang Hanna Hanya Tinggal beberapa senti jarak diantara mereka.


"Seperti ini cara memainkannya,Tubuh Adham sedikit membungkuk Kedua Tangannya Menuntun Jari Jemari Yohanna Menekan Pada Nada-nada yg ingin dimainkannya.


Beberapa saat yohanna merasakan Hangatnya Hembusan Nafas Adham menyapu Kulit bagian pipinya.Wajahnya Sangat dekat dengan wajah yohanna.


Tenanglah Hanna,jangan sedikitpun menoleh atau secara tidak sengaja kau akan mencium bibirnya.


"seperti Itu caranya,Adham melepas tangan yohanna dan kembali berdiri disampingnya."


"Dasar halu,Kau pikir bisa menipuku Nada apa yg tadi kau mainkan."


"Tuan putri ini benar-benar Menganggapku remeh rupanaya."


Adham Berdiri Tiba-tiba menggeser Kursi yg tadi Didukuinya tepat di depan piyano.


"Dengarkan & Resapi Apa yg bisa kau lihat & kau dengar Tuan putri.

__ADS_1


__ADS_2