
"Q Datang teriak yohanna dengan membuka Tangannya.Seisi Rumah dengan Serempaknya melihat ke arah Pintu Utama.Berdirilah Yohanna dengan Pria tampan disampingnya. Beberapa Tamu undangan dan kerabat-kerabatnya saling Berbisik Mencari tahu siapa Pria tampan yg datang bersamanya.
"Hanna,Teriak si mempelai Wanita."
"Kak Diyana,Keduanya saling berpelukan melepas Rindu."
"Kau Masih sangat cantik,seperti biasanya".Karna mlm ini yohanna sangat terlihat cantik.
"Dia Dari lahir memang sudah cantik kak,jawab Adham memberikan pujian pada istrinya.
"Ciee Hanna Secepat itukah Kau Mencintainya?Mengedipkan matanya pada Adham."
"Q yg sangat Menggilainya kak.Kembali memberikan jawaban yg memancing Diyanna."
"Astaga Mantra apa yg kau baca?Adikqu Berubah Menjadi gadis Penurut seperti ini,Lihatlah Wajahnya semakin Memerah.Mentoel dagu yohanna.
Diyana Pergi Menemui Tamu-tamunya.Yohanna & Adham Naik kekamar Yohanna untuk Berganti baju sesuai Tema Pestanya.
"Pantas saja Kau ingin Pergi dariku,Seperti ini Kamar Orang kaya rupanaya.Matanya memutari setiap Sudut kamar yohanna.
"Heeem.jawabna Acuh".
"Q minta maaf,Tidak bisa memberikan ini semua padamu.Melirik yohanna yg tidak begitu mendengarkan karna sibuk Melihat Ponselnya."
__ADS_1
"Hanna,Adham menaikkan Suaranya."
"Jangan Berteriak Kau lupa ini Dirumahku.Q lah Putrinya sekarang,Melihatkan senyum 1 juta watt."
"Jangan Memancingku dengan Senyum itu lagi,Menciummi Pundak Diyana yg Tidak Tebalut Gaun Pesta."Membuat Tubuh Yohanna semakin Merinding cepat-cepat dia membalikkan badannya agar Adegan Tidak Berlanjut."
"Senyum Kemenangan terlihat dri Bibir Adham."
Dawia datang Mencari nonanya dikamar.Terus melihat Nonaya yg kini sudah tampak berbeda sejak Dia menikahi Pria itu.Karna dalam hatinya Dawia tidak begitu menyukai Adham.
"Masuklah Apa kau masih ingin terus melihatku Tanpa ingin menyapa?ini Suara yg dirindukan Dawia selama ini."
"Maaf Nona tadi ada Tuan Adham.Melihat pria iti sudah masuk kedlm kamar mani."
"Selama ini Cukup Bisa Nona,alangkah baiknya jika nona sendiri yg Memimpinnya lagi.berharap Nonanya akan kembali lagi."
"Sebenarnya q sangat ingin Wi,tapi saat ini q tidak bisa kembali.Bukankah seharusnya kau senang tidak ada q,kau bebas menonton Drama korea kesukaanmu itu.Mengingatkan Dawia saat masih dengan yohanna dia sering mencuri waktu menonton DRAKOR yg sedang hits."
"Nona Masih mengingatnya ya?"
"Tentu saja,Berapa Orang korea yg sudah Kamu Folow di Medsos ?Menatap wajah Dawia sembari tersenyum.
"Tidak ada nona.menundukkan wajahnya Malu."
__ADS_1
"Apa q boleh keluar?Teriak Adham dri dlm kamar mandi meminta ijin.Takut menggangu antara Bos & Anak buah sedang bernostalgia melepas rindu."
"Keluarlah Jika sudah selesai,jangan lupa kenakan pakaianmu Ada Dawia disini."
Astaga apa yg q dengar ini bukannya mereka tidak saling menyuksi.Bisik hati Dawia dlm hati.
"Ada Nona Dawia rupanya?Terus mengusap Rambutnya yg basah dengan Handuk."
"Pakailah Baju yg disana,yohanna menunjuk Baju yg tergantung di pintu.Itu senada dengan Bajuku saat ini."
"Apa yg membuatmu senang Tuan putri.membawanya keruang ganti."
"Apa nona Senang Menjadi Istri Tuan Adham?Merasa penasaran."
"Seperti yg kamu lihat saat ini? "
Saat Adham keluar Dawia Memberanikan dri bertanya pada Adham.
"Maafkan saya Tuan jika saya lancang,Apa Tuan memperlakukan Nona dengan baik.Kembali melihat Nonanya yg tampak kaget mendengar pertanyaan yg keluar dari mulutnya."
"Tentu q memperlakukannya dengan Baik,Dia Isrtiku kan?Kau saja Yg Pegawainya sangat perhatian Dengannya,Apa lagi q yg Suaminya.Berjalan menuju yohanna Memberikan Ciuman mesra dibibirnya.Apa kau puas?Melihat Wajah Dawia yg sangat kaget bercampur malu.
"Sekali lagi maafkan saya Tuan,Pergi meninggalkan Yohanna & Adham."
__ADS_1
"Maaf Diterima,kembali Menciumi bibir Yohanna.