
Selepas pulang Kantor Diyana Merebahkan dirinya Di sofa,sejak Perginya Yohanna ke Desa.semua Pekerjaan dibebankan pada Diyanna & Dawia.
"Astaga Wie pantas saja Hanna tidak punya waktu berkencan ternyata seperti ini yg dia lakukan Di kantornya,Melepaskan sepatunya."
"Karna mungkin anda blm terbiasa Nona,jawab Dawia menghibur."
"drtt drtttt Ponsel Diyana bergetar ada 1 pesan dari Dr Bagas: Kamu sibuk gak Mlm ini Diy? isi pesan Bagas.
"Tidak,tapi q baru pulang dari kantor.Ada urusan apa Diyana membalas."
"Q tunggu kamu direstoran xxx,datang ya ada sesuatu untukmu."
"ya q akan datang."
Bergegas Diyana pergi kekamarnya mandi dan berganti pakaian.
"Wi jaga rumah baik-baik q akan pergi sebeentar,berpamitan pada Dawia."
Diyana merasa kaget saat memasuki Restoran yg dipilih Bagas.Tampak sepi tiba-tiba Lampu Utama Mati berganti Lampu kelap-kelip Membentik Hati memutari Tubuh Diyana.
"Diyana, Bagas berjalan menghampiri Diyana Memberikan Buket Bunga Mawar yg indah untuknya."
"Apa ini gas,Diyana malu-malu."
__ADS_1
"will you marry me,accompany my life and be the only for me?Menatap Diyana dengan keyakinan penuh.
"Yes I want to Marry you and be the one for you,diyana menangis tidak menyangka Bagas akan melamarnya mlm ini.
Lampu utama menyala dan semua Pegawai restoran Bertepuk tangan Riuh mendengar jawaban Diyana.
"Stttt Tenanglah Diy,Jangan menangis Q akan selalu membuatmu bahagia Mencium kening Diyana."
Mereka berdua menikmati makan mlm yg Indah direstoran itu.
"Sudah mlm Diy Q akan mengantarmu pulang.menggandeng tangan Diyana menuju mobil."
"Sejak kapan kau menyukaiku?Diyana memberanikan diri bertanya."
Dlm mobil tak henti-hentinya Bagas menciummi Tangan Diyana sambil terus melempar senyum padanya Membuat jantung Diyana semakin bergemuruh.
"Makasih ya gas untuk mlm ini.Q wanita yg sangat beruntung mlm ini,sedikit malu-malu mengungkapkan perasaannya."
"Diy,tiba-tiba Tangan Bagas memiringkan wajahnya Terasa hembusan Nafas Bagas menyapu wajah yohanna,Begitu dekat wajahnya semakin dekat Mengecup bibir Diyana Terus Meresapi Ciuman demi ciuman membuat Jantung Diyana ingin lari Keluar."
"Masuklah kedalam,Bagas Menarik dirinya menjauhi Diyana.Q bisa Khilaf jika kamu terus Pasrah begitu menikmati Ciumanku."
"iya,Malu-malu diyana Melihat Bagas."
__ADS_1
"Q Mencintaimu Diy,membuka Kaca mobilnya."
"Q juga,istirahatlah."
Diyana melemparkan Tubuhnya Diatas kasur melihat langit-langit Dikamarnya Berubah Walpaper bunga-bunga sesui hatinya saat ini.
"Kenapa Nona senyum-senyum apa habis menang Undian,cerocos diyana Menyeruput kopinya."
"Kau Blm tidur wi?mencari tau kenapa sekertarisnya jam segini masih berkeliaran."
"Bagaimana q bisa Tidur,Jika Semua berkas-berkas kantor blm beres,terlihat lebih santai Dawia semenjak bekerja dengan Diyana."
"Wi Tinggalkanlah sejenak semua urusan Kantor mlm ini,Q masih ingin Menikmati sisa-kebahagianku tadi meremas remas Tangannya sambil tetus Tersenyum."
"Memang apa yg membuatmu Nona senang sekali?."
"Kau tau Wi Dr Bagas melamarku mlm ini,Hatiqu saat ini masih melayang-layang disurga kau tau?."
"Tidak nona,jawabnya asal."
"Ah kau ini Pecinta Drakor menghayal hal Romantis sedikit saja susah,Belajarlah dri apa yg kau lihat."
karna sudah sama-sama lelah Diyana tertidur dengan Mimpi-mimpinya yg Indah.Sedangkan Dawia Tentu saja dengan Artis Koreanya.
__ADS_1