Tulang Rusuk ADHAM

Tulang Rusuk ADHAM
Usulan pak Jo


__ADS_3

Pagi ini terlihat cerah namun tak secerah Hati yohana.Wajahnya terlihat masih kesal dengan kejadian semalam.


"Selamat pagi Nona"sapa para pelayannya


"Dimana Ayah?apa Ayah sudah sarapan pagi ini?"


"Tuan sudah berangkat sejak tadi Nona"


Keadaan kantor hari ini sangat stabil semua proyek sudah tertangani dengan baik.


"Pak jo?panggil Tuan bram


"saya Tuan,ada yg bisa saya bantu Tuan?"


"Apa Menurutmu salah jika q Mencarikan Calon suami untuk Anakqu Hanna?"


"Tidak tuan,pasti tuan memiliki alasan sendiri untuk itu ."


"Q sudah Menyuruhnya berkencan dengan Roby,kelihatnnya dia tidak menyukai Roby."


"Apa Tuan sudah menanyakan kepada Nona Hanna kriteria Pria pilihannya,s Mohon maaf jika saya lancang Tuan."


"sudah ,jawab Tuan bram singkat.Hanna tidak menyebut bagaimana kriteria Pria yg di inginkannya."


"Tunggu Jo,tiba -tiba Tuan bram memanggil Pak jo yg inging meninggalkan ruang kerjanya."


"Iya Tuan,l"

__ADS_1


"Q ingat Hanna pernah bilang dia mau menikah jika calon suaminya sepertiku"


"Saya yakin tidak ada orang baik seperti Tuan".namun terbesit Nama Adham.


Apa dia Mampu disisi nona Hanna dengan sikap-sikapnya selama ini.


perjalanan menuju Tempat Adham sangatlah memakan waktu.


"Apa ingin beristirahat sebentar tuan?.sambil memandang tuannya yg tampak kelelahan bersandar di kursi belakang.


"Lanjutkan saja jo,q sudah tidak sabar menemui anak itu.jawab Bram dengan penuh semangat.


Sampailah di tanah lapang yg sangat luas dipenuhi rerumputan dengan anak-anak sapi berlarian kesana kemari mencari induknya.


"Disini Tuan tempat Tinggal Adham."


"Selamat siang pak,sapa pak jo mengagetkan penjaga rumah."


"iya Tuan.Ada yg bisa saya bantu?terlihat kaget seakan-akan baru pertama kali kedatangan pria berdasi.


"Dimana Tuan Adham?


"Tuan ada dibelakang rumah tuan."dengan rasa bingung bercampur rasa penasaran."


Ada apa mereka mencari Tuan adham,baru kali ini ada orang berdasi mencarinya kemari.


"Antarkan q menemuinya."

__ADS_1


"Baik tuan,bergegas menunjukan jalan dimana Tuannya.


Didlm Ayunan Terlihat seorang Pria sedang asik membaca buku dengan kacamata melekat diwajahnya.


"Selamat Siang Nak,mengagetkan Adham yg sedari tdi sibuk membaca buku,tanpa tau kedatang orang disekitarnya."


"Oh iya Paman,Ada yg bisa saya bantu disini,? tegas Adham.


"Q Jonathan,sahabat ayah & Ibumu dulu,apa msih ingat dengan paman?Dan ini Tuan Bram orang yg mencarmu.terang jo singkat."


"iya paman,q ingat dengan paman dulu paman pernah datanng kemari."


"Q datang kesini Untuk mengantarkan Tuanqu bertemu denganmu Nak,Ada hal yg ingin Beliau sampaikan Dan Minta darimu?menatap Wajah Adham yg penuh kebingungan.


"Mari paman istirahatlah sebentar didalam,Tidak baik Rasanya jika berdiri diluar rumah."


memang ap yg igin diminta Paman ini,Huuft sudahlah tenangkan pikiranmu.


"Bagaiman tuan Kesan pertama?jo ingin mendengar penilaian dri Tuannya.


"Pertama dia Tampan,sopan, dan Terlihat Tenang mungkin cukup bisa Menenangkan Hannaqu jo.Senyum Bram"


"Menginaplah disini Tuan,agar Tuan bisa Melihat & mengenal Adham sedikit jauh lagi,Jika Nona Menelfon biar saya nanti yg menjelaskan."


Memang seperti didongeng,setelah beristirahat,Bram berjalan melihat sekeliling rumah.Ada Kehangatan & kedamaian yg bisa dia Rasakan disini.


"Silahkan paman nikmati,hanya ini yg bisa saya hidangkan untuk paman."Malu karna baru kali ini kedatangan Tamu dri Kota.

__ADS_1


Mlm semakin larut semakin terasa Suasana hening disini.


__ADS_2