
Kembalinya Diyana membuat Ayah hanna sangat senang,diya kembali dri kantor lebih awal untuk Mengajak anaknya makan mlm bersama.
Semenjak kematian ibu yohanna Tuan bram Mengangkat Diyana Dri Panti asuhan untuk menemani hari-hari Yohanna.
Hanya Beberapa tahun ini Diyana pergi keluar dengan alasan mencari ilmu dan mengembangkan karirnya sebagai model.
Berbeda dengan Yohanna,Diyana lebih ramah dan lebih lembut kepada orang-orang disekitarnya,dri segi fisik Diyana lebih tinggi,hidung mancung dan kulit yg sama putih dengan yohanna.
"Nak,memanggil diyana dengan rasa Rindu yg dlm."
"Iya Paman,melemparkan senyum dan lari memeluk ayah angkatnya sangat erat."
"Sudah 15 tahun sejak q membawamu kemari ,mulai hari ini panggil Q Ayah Nak,Apa kamu tidak menganggap q sebagai ayahmu?Bergetar suara Bram menahan dirinya agar tidak menangis."
"Q menganggap paman melebihi ayahqu sendiri,terlihat Air matanya mulai menetes dipipi."
"Anakqu,panggil Bram sesekali mengelus-elus kepala diyana."
"Selalu jadilah Kakak untuk Yohanna,jangan pernah meninggalkan diya lagi mulai hari ini,Diya tampak Kuat tanpamu Nak Namun ayah pernah melihatnya menangis tersedu-sedu menyesali apa yg dia lakukan saat menyuruhmu pergi dri sini.Dengan nada memohon pada diyanna."
__ADS_1
"Baik paman,q sudah melupakan kejadian saat itu.Bagaimana bisa q tidak menyayangi Yohanna & Paman kalian berdua Satu-satunya keluargaku."Tegas yohana melepas pelukan Tuan bram."
Mlm semakin larut semua sedang Berkumpul dimeja makan Menikmati makanan yg sudah disiapkan para pelayan.
"Ayah q sudah selesai,Q mau pergi keatas duluan,besok ada rapat penting yg diadakan di kota xxx,selamat mlm,ujarnya sambil berlalu meninggalkan meja makan."
"Baiklah nak,jga kesehatanmu dengan baik,Ayah menyayangimu,teriak Tuan bram agar anaknya yg sudah dikamar atas mendengar."
"Iya ayah,sahut Yohanna dengan Suara melengking."
"Itulah adikmu Diy,menatap diyana dengan senyum Hangatnya."
"Iya Nak,Selalu panggil Ayah kapanpun kamu mau Menegaskan pada diyanna".
"Baik yah,kembali melempar senyum pada ayahnya."
Tiba-tiba Tuan bram Menyodorkan Selembar foto pada Diyana,Diyana yg dri tadi sedang asik mengunyah makanan berhenti dan melihat siapa pria yg ada dlm foto itu.
"Diya Calon Suami Yohanna,dengan bangga memberitahu Diyana."
__ADS_1
"Calon suami?dengan wajah kagetnya."
"iya calon suami Yohanna,Namanya Adham dia Memiliki Peternakan di Pinggiran kota,Tempatnya sangat indah,Jauh dari keramaian dan penuh dengan kehangatan,Panjang x Lebar tuan bram menjelaskan Calon mantunya itu."
"Ayah sedang tidak bercandakan?menatap ayahnya dengan harap ini semua hanya lelucon."
"Tidak Nak Ayah benar-benar serius,ayah juga mengundangnya kemari Akhir pekan.kamu pasti menyukainya diya sangat ramah & hangat."
"Q mungkin menyukainya tpi Ayah tau Sendiri bagaimana sifat yohanna."
"Q yakin nak Diya Pria yg tepat untuk mendampingi Adikmu, kau pasti mendukung ayah jika sudah berkenalan sendiri nanti."
"Apa Yohanna tau soal Ini yah?merasa penasaran."
"Blm,Ayah tidak membicarakan ini dengan yohanna,dua hari lagi Akhir pekan tiba Ini akan menjadi Hadiah untuk yohanna Dia tidak akan menolak Permintaan ayah kali ini."senyum kepercayaan terlihat diwajah tuan Bram."
"Semoga apa yg ayah inginkan Untuk yohanna,dia bisa menerimanya dengan Baik tanpa Membuat keributan.sambungnya."
apa yg akan dilakukan yohanna jika diya Tahu ayah ingin menjodohkannya dengan Pria yg blm dia kenal.
__ADS_1