Utuh Tapi Rapuh

Utuh Tapi Rapuh
Prolog+ bab 1 =Sunyi


__ADS_3

Ini kisah tentang seorang gadis bernama STARLLA LYSANDRA ZEALOTS. Gadis lugu dan cupu yang selalu dibully oleh teman temannya dan disiksa oleh ayah tirinya.


Dia dijuluki gadis lugu dan cupu, padahal prestasi yang ia dapatkan sudah banyak, tetapi tidak ada satu orang pun yang menghargainya pencapaian nya.


Dunia nya seolah olah sudah hancur dan tidak ada lagi orang yang bisa diharapkan kecuali ibunya STEVANY CALISTIANA ZEALOTS, dia wanita penyabar dan penyayang bagi anaknya.


Luka cambuk dan tamparan masih berbekas dibadannya dan ketika lukanya masih lembab pun ayah tirinya tidak peduli dan terus menyiksa Starlla, itu sangatlah perih dan menyiksa sekali.


Rasanya ia ingin menjadi benda mati karena sudah memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing tanpa harus pusing memikirkan ini dan itu.


Dan suatu saat datanglah seorang laki-laki dikehidupannya yang selalu membawa kebahagiaan dan keceriaan didalam hidupnya yang abu abu. Dan merubah sikap dan sifat culun, cupu, lugu dan yang lainnya menjadi sikap yang seharusnya ia tanamkan.




"Bunda! Aku berangkat dulu ya!" Starlla menjulurkan tangan nya ke arah wanita tersebut.


"Hati-hati dijalan nya okey?" Stevani menjawab uluran tangan Starlla, dan langsung mengecup pipinya.

__ADS_1


"Okey bunda!, Bunda juga yaa hati hati dirumah!".Kemudian Starlla pergi dan melambaikan tangan kepada bundanya, "dadaah bunda!".


"Iya sayang...", Stevani masuk kedalam rumah dan berjalan ke kamarnya, ia membuka pintu lalu berjalan ke arah laci disebelah kasurnya, ia mengeluarkan sebuah foto mendiang suaminya yang sudah lama meninggal dan mengusap foto itu.


-flashback on


Waktu menunjukkan jam 7 siang, suaminya Stevani yang bernama Vino baru selesai sarapan, ia harus bekerja mencari uang untuk keluarga kecilnya, pekerjaan ia adalah menjadi dokter.


Vino berjalan kearah pintu karena disana ada anak dan istri nya yang menunggu. "Bun, aku pergi dulu ya", Vano mengusap kepala istrinya lalu berpindah kehadapan gadis kecilnya "hi! princess, Ayah pergi dulu ya, nanti ayah bawain hadiah buat kamu! Mau sayang?", "Yeay! Mau dong ayah" Starlla kemudian mencium pipi ayahnya.


Vano pun menaiki mobilnya, dan pada pertengahan jalan ada motor dengan logo elang yang menutupi jalan mobil Vano, lelaki itu jatuh dari motornya karena tertabrak mobil yang ada disampingnya.


"Astaga!" Vano kemudian memberhentikan mobil lalu turun dan masuk ke kerumunan orang- orang yang sedang melihat kecelakaan tersebut.Ia mengenali lelaki itu tetapi dendamnya sudah ia lupakan dan mengikhlaskan nya. Karena ia sangat syok ketika melihat banyak darah dijalan ia pun berfikir akan membawa lelaki ini ke rumah sakit miliknya. "Mari bawa dia ke mobil saya dan akan saya antar dia ke rumah sakit".


"Saya akan membawa peralatan diruang saya terlebih dahulu, kalian panggil suster!" Vano kemudian berjalan keruangan nya dan membawa peralatan dokternya.


Mereka pun mulai memeriksa keadaan lelaki tersebut. Setelah beberapa saat kemudian lelaki tersebut membuka matanya "hm...gw ada dimana ini" ia terlihat kebingungan karena ia berada di ruangan serba putih dan sepi ketika itu ia sadar bahwa ia sedang dirumah sakit "kok gw ada disini?".


Vano berniat ingin memeriksa keadaan lelaki itu ia membuka pintunya dan melihat kalau lelaki itu sudah siuman "Bagaimana keadaan kamu?", "Lumayan, ngomong-ngomong kenapa saya bisa ada disini ya?" Lelaki itu bertanya kepada Vano, "Kamu tadi kecelakaan dijalan dan langsung tidak sadarkan diri lalu saya membawa kamu ke rumah sakit ini" Vano memperjelas keadaan.

__ADS_1


Saat ini lelaki ini masih bingung, ia mencari-cari hp nya "ck, hp gw kemana sih!?" Dia lalu melihat ke arah laci, dan dia melihat hp nya lalu membawa hp itu kearahnya "Nah!" Ia membuka chat dari ibunya, ibunya menanyakan keberadaan lelaki itu karena ini sudah larut malam, ia kemudian membalas chat itu, ia berbohong karena ia tidak mau ibunya khawatir akan keadaan nya.


"Apa gw pulang aja ya?" Lelaki itu merasa tidak enak kepada ibunya yang sedari tadi menunggu kedatangan anaknya.


Vano masuk keruangan lelaki itu "bagaiman-" kata kata Vano dipotong oleh lelaki itu "Saya boleh pulang sekarang dok?" Tanya lelaki itu, "tapi keadaan kamu belum sepenuhnya pulih" ucap Vano prihatin, "Gak masalah dok, ibu saya sudah menunggu dirumah, saya gamau bikin ibu saya khawatir", "hm, mengapa kamu tidak memberi tahu ibumu saja kalau kamu sedang berada dirumah sakit?" Vano merasa ada yang aneh, "gak bisa".


Lelaki itu pun pulang dengan memanggil supir pribadi nya.


Disaat jam 10 malam Vano pulang dengan membawa mobilnya, dan pada saat dipertengahan perjalanan mobil dia tertabrak oleh truk dibelakang nya.


Bruuk!


Kepala Vano terbentur keras dan berlumuran darah, warga dan pengendara lain langsung turun tangan untuk membantu Vano dan kagetnya mereka ketika memegang denyut nadi Vano, ia meninggal....


Salah satu pengendara mengambil hp Vano dan menelpon orang penting. "Halo bu?" Warga itu mengecek panggilan, "iya? Ini siapa ya? Suami saya kemana?" Perasaan Stevani sudah tidak enak, begitupun orang yang menelponnya merasa ragu untuk memberitahu nya "Suami ibu...mengalami kecelakaan dan meninggal ditempat", Begitu sangat syok nya Stevani mendengar hal itu ia menangis dan menanyakan alamat kecelakaan itu.


Stevani dan Starlla langsung berlari menuju kerumunan ketika ia telah sampai ke tempat kejadian. Starlla dan Stevani menangis lalu sama-sama saling menguatkan. "Ayah,hadiah aku kenapa gini...? Suara Starlla yang tidak didengar siapa pun.


Selesai dimakamkan para warga telah pulang kerumahnya masing-masing dan hanya tersisa Starlla dan Stevani, mereka menyiram air dan menabur bunga di atas makan Vano, hening sesaat, Ketika Starlla melihat Stevani yang sedang melamun dan menangis melihat makam ayahnya, ia pun refleks memeluk bunda nya "Bun...".

__ADS_1


- Flashback off.



__ADS_2