Utuh Tapi Rapuh

Utuh Tapi Rapuh
Bab 5 = Bertemu


__ADS_3

"Makasih sebelumnya, tapi ngga papa kok, ini bisa diobatin dirumah" Starlla merasa tidak enak hati, karena dari pagi Al selalu menyelamatkan nya, "Hm, yaudah gw antar pulang aja ya, kasian luka Lo harus cepet diobatin, kalo nunggu ojek, lama" Al sebenarnya tidak ingin Starlla terluka jadi ia ingin cepat cepat mengantarkan nya ke rumah, "em, iya kak" Starlla ingin memanggilnya dengan *'kak'* karena Al lebih tua dari nya walaupun satu kelas, ia merasa tidak enak kalau memanggilnya dengan *'Al'* biasanya hanya teman dekat nya saja yang memanggilnya seperti itu, Starlla ragu untuk menjawab tetapi Al langsung memegang tangan nya lalu membawa nya turun dari balkon sekolah.


"Lo pake jaket gw dulu, baju Lo basah, nanti kedinginan" Starlla pun mengangguk karena memang ia sendiri pun kedinginan, "nanti kamu gimana?" Starlla khawatir karena awan Sudah mendung dan baju Al pasti akan basah saat perjalanan "Ngga papa, Gw gini aja, Lo pasti kedinginan", Kemudian Al memakaikan jaket miliknya kepada Starlla, Starlla pun tidak sempat menjawab nya karena Al menyuruhnya cepat naik ke motor nya, dengan susah payah akhirnya ia berhasil duduk di motor Al, *'pendek banget lo haha'* Al merasa gemas didalam hatinya, ia tidak berniat membantu Starlla naik ke motornya, ia justru membiarkan Starlla naik sendiri karena ingin melihat tingkah lucu Starlla.


"Udah?" Starlla pun mengangguk. Dari kejauhan disana ada Evelyn dan temannya, ia menatap sinis lagi wajah Starlla "di diemin malah ngelunjak, emang *****!!" Evelyn memukul dinding disampingnya. Evelyn sudah beberapa kali mengeluarkan isi hatinya kepada Al, tetapi Al selalu tidak pernah menanggapi nya, Al sudah tau kelakuan Evelyn, dia itu suka membully orang, Sering mabuk dan pernah bermain dengan beberapa lelaki, itu lah yang membuat Al menjadi tidak selera.


"Apa rencana selanjutnya vel? Ghisella menatap wajah Evelyn yang terlihat penuh amarah, "nanti malem kita ke club, gw yang traktir" Evelyn pergi begitu saja sendiri an dan langsung diikuti oleh Meeya dan Ghisella.


Rintik hujan mulai membasahi jalan, mereka berdua membisu, Al dan Starlla masih dalam perjalanan pulang, tiba-tiba klakson motor dari belakang mengalihkan mereka, itu adalah motor Levi dan Angga, "Woi Al! Lo mau kemana bawa cewek segala!?" Sudah pasti yang berbicara adalah Levi, "Kepo banget Lo! Nanti gw jelasin!" Al terbawa emosi karena Levi berbicara dijalan raya sangat keras, itu membuat dia malu.

__ADS_1


Disela-sela obrolan mereka, Angga melirik ke wanita yang dibonceng oleh Al, begitupun Starlla. Mereka seperti pernah bertemu dimasa lalu sebelum masuk SMA, mereka pun mengalihkan pandangan dengan pikirannya masing-masing.


*"Di mana ya?"* Angga bergumam dalam hati.


Motor mereka pun berpisah arah, Angga dan Levi pergi ke mansion geng mereka sedangkan ketuanya Al, ia pergi mengantarkan Starlla kerumahnya.


"Disebelah mana rumah Lo?" Al bertanya kepada Starlla karena tidak tahu dimana letak rumah nya, "Di Perempatan Jl. Ajendra sebelah Utara toko bunga, Rumah no.34" Dan ketika sedang mendengarkan Starlla, tiba tiba saja Al mengerem mendadak karena ada kucing melintas, ia sangat menyukai kucing, dulu ia mempunyai kucing dirumah tetapi kucingnya meninggal karena terkena penyakit, Starlla yang kaget pun refleks memeluk pinggang Al, dan itu membuat perut Al seperti banyak kupu-kupu.


Hujan masih turun dengan sendirinya, tetapi tidak terlalu deras seperti tadi, lalu mereka pun menaiki motor dengan Starlla dibelakang nya yang menggendong kucing dipangkuan nya.

__ADS_1


Kucing itu begitu tenang didekat mereka.


Al pun memarkirkan motonya dihalaman rumah Starlla dan mereka turun dari motor nya.


"Makasih kak, mau mampir dulu? Diluar masih hujan" Starlla sebelumnya belum pernah mengajak lelaki masuk ke rumahnya tetapi karena ini masih hujan dan ia khawatir jika terjadi apa apa dengan Al dijalan.


"Ada siapa didalem?" Al juga ingin masuk karena ingin melihat keseluruhan dan tata letak rumah Starlla, "Ngga ada siapa-siapa kak" Starlla berjalan masuk ke dalam dan menggendong kucing itu "ayo kak, masuk", Al mengangguk dan masuk kedalam rumah.


"Ibu Lo dimana?" Al duduk di kursi ruang tamu karena disuruh Starlla duduk disana dengan kucing nya, "Bunda aku lagi kerja diluar kota kak, bentar ya, aku mau bikinin minuman anget dulu" Starlla kemudian pergi ke dapur dan membuat teh untuk Al dan dirinya.

__ADS_1


Mata Al menyapu sekitar dan ia melihat ada foto keluarga Starlla, dan ia sangat sangat terkejut ketika melihat difoto itu ada tiga orang yang sebelumnya ia kenal yaitu, Reygan Erlangga Zealots , Stevani dan d.r Vano yang waktu itu menyelamatkan Al pada kecelakaan, dan pada saat itu juga ia langsung mengingat kejadian yang menimpa ia dan kakak laki-laki nya Starlla Reygan, mereka sedang mengikuti lomba balap motor dan pada saat itu juga Reygan meninggal karena kecelakaan, saat itu Al dituduh menjadi pelakunya.


__ADS_2