
Hari Senin pun tiba, Starlla dan Stevani sedang bersarapan di meja makan, setelah sarapan mereka pergi ke pintu luar dan Starlla membantu membawa barang-barang bundanya ke dalam bagasi mobil Lia.
"Nak, do'a in bunda semoga lancar kerjanya ya" Ucap Stevani, "Pasti Bun!" Ucap Starlla yang sebenarnya masih tidak rela, "Baiklah nak kalau begitu bunda pergi dulu ya sayang, masalah uang nanti bunda transfer ke nomor rekening kamu okei, dan kemungkinan bunda bakal pulang bulan depan, hati-hati ya!" Stevani pun masuk ke mobil menutup pintunya lalu menurunkan kacanya, "Iya, Siap bunda! Starlla bakal jaga rumah, Bunda hati-hati ya! Starlla sayang bunda!" Starlla mendekati kaca pintu depan yang didalamnya ada Stevani lalu Stevani mencium pipi nya, "dah ya sayang", Mobil itu pun pergi dan tinggal Starlla sendiri dirumah.
__ADS_1
Keheningan menyelimuti nya, dan ia teringat kalo hari ini adalah hari Senin, ia harus segera pergi ke sekolah agar tidak terlambat upacara, dan sialnya transportasi sangat sulit, "Aduh! Gimana nih, bntar lagi gerbang ditutup" Starlla sangat panik, dan beberapa saat kemudian ojek yang ia pesan pun datang lalu mengantarkan nya ke sekolah. Dan ternyata benar saja gerbang sekolah sudah ditutup dan para siswa sudah berbaris rapih dilapangkan.
Di dekat gerbang ada satu satpam,"Pak, apa saya masih bisa masuk?" Ucap Starlla yang panik kepada satpam itu, tetapi karena gerbang baru ditutup sebentar dan Starlla hanya terlambat 5 menit, satpam pun mengizinkan ia masuk "boleh", ia pun membuka kunci gerbang dan Starlla masuk lari kedalam lapangan sekolah, disisi lain sebuah motor hitam pekat berlogo elang baru saja masuk gerbang, sebelumnya ia mengikuti kemana arah Starlla pergi.
__ADS_1
"hah, apa ini" Starlla memegang kepala nya karena kaget, "Lo galiat itu apa?" Al sangat ketawa didalam hatinya karena melihat wajah lucu dari Starlla, baru saja Starlla ingin berbicara, Al langsung memotong nya,"Gausah banyak tanya, bawa aja, topi itu buat lo! kasian gw liatnya" Al pun tidak tau mengapa ia seegois ini, Starlla pun langsung mengangguk "Makasih", "Hm" Nada cool yang dikeluarkan Al sangatlah berdamage membuat pipi Starlla terlihat merah di kulit nya yang putih, 'Lucu amat sih' Ucap Al didalam hati.
Beberapa siswa melihat kejadian itu dan langsung berbisik-bisik, bagaimana tidak, mereka terlihat sangat cocok.
__ADS_1
Salah satu teman Al, KAHLEVI WIRATAMA CLAUS sangat heboh, ketua geng mereka 'Al' terlihat dekat dengan perempuan, sebelumnya ia sangat anti terhadap perempuan BUKAN BERARTI 'ITU' YA!, "ADOEHHAY MAKK, PANASS BANGET GW PENGEN DIPAKEIN TOPI SAMA MAS AL!!" Suara Levi sangatlah keras membuat beberapa orang melihat ke arah Levi, temanya pun MARCELINO ANGGASTA RAVENZIE dan Al merasa sangat tersiksa jika ada kehadiran Levi, dia itu memang agak rada-rada.