
Hari ini adalah hari Selasa, Starlla sedang sarapan pagi, setelah sarapan dan bersiap-siap untuk berangkat sekolah, ia lalu berjalan ke pintu luar dan dia mematung sejenak untuk memikirkan seperti ada yang kurang, ia melupakan sesuatu, Starlla lupa belum memberikan makan kepada Xira "aduhh lupa! Maafin aku ya Xira, tapi Al belum bawain kamu makanan kucing, kayak nya nanti pulang sekolah deh, aku janji kalo Al lupa ga bawa makanan buat kamu, aku mau langsung beli di toko hewan okey?" Xira pun mendekati Starlla,"miaww… miaw!" Seperti nya Xira faham dengan ucapan Starlla, Starlla pun mengunci pintu rumahnya. Ia melihat ke arah jendela depan kamar miliknya disana ada Xira yang sedang melihat dan melompat lompat untuknya.
"Babaiii Xiraaaa, Aku pergi dulu yaa!".
Ketika Starlla sedang menunggu ojek pesanannya ia melihat ada yang memarkirkan mobil didepan gerbang rumahnya, tak lain dan tak bukan dia adalah Al, ia turun dari mobilnya lalu membuka bagasi dan mengeluarkan barang-barang untuk kucing, Al melirik ke arah sebrang, disana ada Starlla "Sini dulu!" Al menyuruhnya untuk menyebrang lagi dan membantu memasukkan barang-barang itu kedalam rumahnya, Starlla pun menyebrang dan mendekati Al, "Bisa buka gerbangnya dulu ngga? Gw mau masukin mobil gw dulu", Rumah Starlla sangat besar dan mewah maka dari itu untuk masuk gerbang saja ia harus menggunakan kartu pengenal, "okei, bentar!" Gerbang pun terbuka dengan sendirinya dan Al memasukan mobilnya lalu Al keluar dari pintu mobil, "Batalin pesanan ojek Lo, nanti gw yang antar" Al berjalan kebelakang dan membuka bagian bagasi mobilnya, ia sudah faham pasti Starlla sudah memesan ojek untuk pergi kesekolah.
__ADS_1
"Em... I-iya kak" Starlla langsung mengambil hp nya dari dalam tas lalu membatalkan pesanannya.
"Nih barangnya" Al mulai mengangkut barang-barang dari dalam mobil ke dalam rumah Starlla, Starlla membantu Al memasukan barang barang nya, setelah selesai memasukan barang nya Xira tiba tiba datang dan mendekati Al, "Makasih ya kak" Starlla merasa terbantu karena ia tidak usah mengeluarkan uang bulanannya untuk keperluan Xira karena Al sudah membelikannya beberapa stok.
"Iya, sama-sama, Gw mau kasih makan Xira dulu" ia membawa makanan kucing dari atas meja yang sudah disiapkan untuk keperluan Xira, "miaww miaww miaw!" Xira membuntuti kemana Al pergi "Lucu banget sih kucing gw-" ia pun teringat sesuatu "maksud nya kucing Gw sama Starlla" Al melirik ke arah Starlla, dan ekspresi gemashh Starlla membuat kepala Al menunduk karena pipinya mulai memerah, "La, tolong bawain wadah yang disana", lalu Starlla mengikuti perintahnya ia membawa wadah makanan untuk Xira, "Nih kak" Al pun menerimanya dan langsung mengaburkan makanan kucing didalamnya "Dimakan ya sayang", Mata teduh Al yang sedang mengurus Xira pun membuat Starlla sedikit tersentuh, ke kucing saja Al memperlakukannya seperti itu, Apalagi kalau ia mempunyai wanita.
__ADS_1
"Xira udah makan, ayo berangkat" Al mengajak Starlla untuk naik ke mobilnya lalu Al berjalan menuju pintu, sebelum Starlla pergi ia mendekati Xira terlebih dahulu "Xiraa, kamu dirumah jangan nakal yaaa, Starlla sayang Xira" "miaww" kucing itu hanya menjawab dengan meongan lalu melompat lompat kegirangan, dari dekat pintu, Al tersenyum tipis lalu berjalan mendekati mobilnya, Setelah Starlla mengunci pintu rumah nya ia mendekati mobil milik Al, dan disana Al membuka kan pintu mobilnya "masuk" Starlla yang sedikit kebingungan dengan tingkah Al pun langsung menuruti keinginan nya, setelah Starlla masuk, Al kemudian berjalan mendekati kursi kemudi lalu memastikan bahwa Starlla sudah aman.
Selama perjalanan menuju sekolah tidak ada yang membuka suara, keheningan menyelimuti mereka. Beberapa saat kemudian Al memarkirkan mobilnya di tempat parkiran sekolah, para siswa dibuat penasaran karena jarang sekali ada siswa yang memakai mobil kesekolah.
__ADS_1
Sebelum turun dari mobil Al menyampaikan pesan "Mulai saat ini, kalo ada apa-apa langsung ngomong ke gw" Starlla dibuat kebingungan lagi oleh tingkah peduli Al, ia pun mengangguk samar lalu mereka berdua turun dari mobilnya, mereka menjadi tontonan para siswa di lantai dua maupun lantai satu, termasuk Evelyn dan geng Geallow Olirest, "Semua rencana sudah siap?" Evelyn bertanya kepada Meeya "udah vel", "good!".
Kemudian setelah geng Geallow pergi, ternyata ada orang yang mendengar pembicaraan mereka.