
Venus berlari melewati koridor rumah sakit, hari ini ada jadwal operasi pembekuan darah pada otak. Kali ini kasusnya sangat mengerikan, kecelakaan di tikungan tajam membuat pasien kali ini mengalami pendarahan yang cukup parah. Selain karena, benturan yang keras akibat kecepatan tinggi, tapi, faktor cuaca buruk juga menyebabkan kecelakaan ini terjadi.
Karena, lama menunggu bala bantuan sehingga tidak cepat ditangani, pasien yang mengalami pendarahan bagian luar dan pendarahan di otak, 100% mengalami pembekuan darah di otak.
Venus yang mendapatkan kabar itupun segera bergegas dengan peralatan medisnya, semoga tim dokternya kali ini mengalami keberhasilan.
Krekk ...
Pintu ruang operasi ditutup rapat semua dokter sudah bersiap pada posisinya begitupun dengan Venus, ia sudah menyiapkan beberapa suntikan anestesi untuk operasi kali ini.
" Mari kita berdoa, supaya operasi ini berjalan lancar ! " ucap dokter Surya dokter bedah Saraf.
Operasi kali ini berlangsung menegangkan bagi semua dokter, kondisi pasien yang kristis membuat keberhasilan operasi ini sangat tipis. Sepanjang operasi Venus selalu merapalkan doa, ia takut kali ini timnya tidak akan berhasil menyelamatkan nyawa pasien.
...****************...
Sementara di luar ruangan, ibu dari anak perempuan itu sedang meremas jarinya cemas. Ada perasaan bersalah karena membiarkan anaknya menaiki motor sendirian. Tapi, apa daya nasi telah menjadi bubur, dia hanya bisa berdoa kepada Tuhan, untuk menyelamatkan nyawa anaknya yang sedang di ujung tanduk.
" Tolong selamatkan anak saya ! " suara getir ibu membuat yang mendengar pasti akan merasakan perasaan sedih yang menyeruak. Ia tidak kuasa menahan tangis.
...****************...
" Kenapa? " Venus terdiam mematung ketika mendapati detak jantung pasien menurun drastis. Suhu tubuhnya saja langsung menurun.
" Beri suntikan! Mana alat pacu jantung "
Suara riuh menggelegar sesaat kemudian. Venus segera menyuntikan obat untuk menjaga suhu tubuh pasien agar kembali normal.
Sengatan listrik alat tersebut tidak dapat membuat detak jantung pasien kembali normal. Semuanya panik, padahal operasinya sudah berjalan lancar, dan pembekuan darahnya bisa diatasi. Tapi, pertanyaanya kenapa bisa begini?
" Dokter! " teriakan salah satu perawat wanita membuat semuanya menoleh. Dia cemas raut mukanya menggambarkan kekhawatiran.
" Detak jantung pasien berhenti total ! " sontak semuanya terkejut.
Dokter Surya segera menempelkan tangannya dinadi, benar yang ia katakan detak jantungnya sudah berhenti total.
" Pasien dinyatakan meninggal dunia! "
__ADS_1
Perkatan singkat dokter Surya berhasil membuat tubuh Venus lemas. Baru kali ini ia mengalami kegagalan dalam operasi, biasanya timnya selalu berhasil tapi, kali ini TIDAK!.
...****************...
Krekk ....
Pintu ruangan terbuka, Venus menghela nafas panjang.
Ibu yang tadinya menangis, sontak berdiri. Ia menatap penuh harap pada dokter dihadapannya.
"Maaf anak anda tidak dapat diselamatkan! "
" TIDAK! " Ibu itu berteriak histeris ia tergusur di lantai, sedetik kemudian ia tak sadarkan diri. Perawat pun membawanya ke ruangan untuk diperiksa.
" Hufftzz ... " Venus mengacak kasar mukanya. Ia benar-benar terpukuk akan kejadian kali ini.
" Tenang saja ! " ujar Hendri seorang perawat yang ikut menangani operasi kali ini.
" Ada seseorang yang lebih terpukul dibanding dirimu ! "
" Hah? "
" Kenapa dia? " tanya Venus
" Katanya dia menjalankan operasi juga, tapi, operasi gagal. Aku tidak tahu operasi apa, tapi, sepertinya salah satu operasi genting "
" Oo ... "
" Huft ... "
Helaan nafas Hendri membuat Venus menoleh dan mengerutkan keningnya, heran.
" Kenapa sih? "
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
" Harusnya tuh kamu ngehibur dia, kok gak ngerti kodean sih, bukannya kamu dah berpengalaman?? "
...****************...
Maaf ya, athornya belum update lama 🙏
Soalnya memang belum dapat ide sih 😁😁
Kalau dapet ide author juga sering up kok, lagi pula author lagi usahain selesaian novel author yang lain kok 😀😀
Bye!
__ADS_1
Cium sayang!! 😘😘😘