Venus Untuk Sang Bumi

Venus Untuk Sang Bumi
Jangan Gegabah


__ADS_3

Rencana ingin kembali keruangan setelah makan siang. Mendadak perut Venus mengalami sakit yang luar biasa, dan memaksanya untuk segera pergi kekamar mandi.


" Awwwww, aduh, duh !. Kebanyakan makan sambel nih pasti " Memegangi perut yang masih saja mulas.


Venus keluar dari kamar mandi, namun, 5 detik kemudian Venus kembali masuk. Ia benar-benar terganggu dengan perut mulasnya, bukan dirinya yang ia khawatirkan tapi pasiennya, yang pasti akan menunggunya.


" Aduh, duh !!. Ampun dah perutku gak bisa diajak kompromi " Venus terus saja menggerutu dalam kamar mandi kecil itu.


" Bisa gak sih, sakitnya nanti aja setelah pulang. Kenapa mesti sakitnya sekarang, aduh, mana nanti kalau ada pasien gimana ?? Kan kasihan suruh nunggu "


Venus mengelap keningnya yang basah akibat keringatnya, sudah bisa ditebak pasti perawat dan para staf rumah sakit akan mencarinya.


" Maaf banget ya, tapi, ini panggilan alamku gak bisa ditunda !! "


Sudah berkali-kali Venus keluar masuk kamar mandi, ia mulai merasa lemas. Ia meremas tangannya sendiri, perutnya masih saja mulas seperti tadi.


Dannn ....


" Awww !! Beneran aku gak tahan ! "


Bruk ...


Venus pingsan di toilet, dia sudah lemas akibat terlalu banyak cairan yang keluar, BAB yang didominani fases cair membuat cairan didalam tubuhnya menurun drastis. Apalagi Venus mengidap tekanan darah rendah.


*****


" Dimana lagi dokter Venus ? " seorang staf bernama Devi mencari Venus di dalam seluruh penjuru rumah sakit, tapi, tetap saja hasilnya sama, ia sama sekali tidak menemukan dokter itu.


Hingga akhirnya ia masuk kedalam toilet wanita, ia mulai curiga karena ada satu toilet yang masih tertutup. Perlahan ia membuka toilet itu. Dannn ....

__ADS_1


.


.


.


" Dokter Venus !! " Teriaknya terkekut, mendapati Venus terkulai lemas dan sudah tidak sadarkan diri.


" Dok, dok !! " Devi mengguncangkan tubuh Venus. Dan memberi tekanan sedikit keras di jempol kaki untuk merangsang rasa sakit sehingga seseorang yang pingsan dapat bangun.


" Awww !!! " Rintih Venus.


" Dokter baik-baik saja ?? "


" Tolong, saya gak kuat. Sakit banget perut saya !! " Venus memegangi perutnya yang terasa mulas sekali.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Aku gak pernah denger kamu bilangin aku tuh ! " sungguh menyebalkan memang menghadapi Venus, dibilangin malah kembali mencibik kesal kepadannya.


Tangan Anna terulur mencubit pipi Venus gemas, hingga membuat sang empunya mengaduh kesakitan.


" Awww .... Sakit tauk, ini pipi bukan adona roti yang di penyet-penyet !! " Venus memegangi pipinya yang merah akibat cubitan panas dari Anna.


" Abisnya dibilangin malah keras kepala, kan tangan ku gatal pengin nyubit kalau boleh juga pegin nampol "


" Dokter anak kok galak sih ? " Venus menyipitkan matanya, yang ia tahu dokter anak memang sabar dan lemah lembut. Karena, menghadapi anak memang butuh kesabaran extra, salah-salah bisa kabur semua pasiennya.


" Kamu kan bukan anak-anak kenapa mesti sabar ? " giliran Anna yang sekarang menyipitkan matanya.

__ADS_1


" Tapi, kan sekarang aku jadi pasien, pasien kan juga pengin dimanja nih sama dokternya. Apalagi kalau dokternya guaannntenggnya poolll !! "


" Nah mikiran terus aja, mikiran dokter Langit kan pasti ? "


" Memang, dokter Anna yang paling pinter nebak pikiran orang, cenayang ya ?? "


" Terserah lo "


Keduanya kali ini diselimuti suasana hening, karena diantara keduanya tidak ada yang mau mengajak bicara terlebih dahulu. Mereka hanya sesekali melemparkan pandangan lalu kembali menghembuskan nafas.


" Jangan gegabah, cari aja cowok yang single juga banyak. Meskipun, punya riwayat cerai tapi janda kan juga mempunyai harga diri. Wanita saja sudah banyak dinjak-injak, masakan kita sesama wanita masih mau menurunkan harga diri dengan menjadi pelakor, kan gak banget ! "


.


.


.


.


.


.


.


Sudah dulu ya, updatenya satu dulu nanti di lanjut lagi okky !!


😂😂

__ADS_1


Byee!!


Jangan lupa, like, coment, and vote !! 😘😘


__ADS_2