Venus Untuk Sang Bumi

Venus Untuk Sang Bumi
Makan Siang


__ADS_3

" Dih..... kenapa disini aku juga bertemu dengannya? " Venus merutuk kesal. Dia kan ingin makan dengan tenang dengan anak angkatnya. Jika, Bumi disini sudah bisa dipastikan dia akan mengganggu nya.


Dia yang kesenangan, aku yang kesal. Batin Venus. Entah kenapa dia merasa bahwa Bumi menyukainya. Buka ke GR an atau apa, tapi memang perlakuan Bumi kepadanya sungguh jelas mengisyaratkan bahwa dirinya suka dengan Venus


" Mama, mama kenapa dam saja? Apa kita tidak jadi makan? " pertanyaan polos yang keluar dari mulut kecil Langit, sontok membuat lamunan Venus buyar. Dia kembali fokus kepada Langit.


" Jadi kok! Siapa bilang Gak jadi. Ayo cari tempat duduk " Venus menggandeng tangan mungil Langit. Dia sengaja memilih tempat duduk yang jauh dari Bumi. Ya alasannya, tentu saja supaya Bumi tidak memperhatikan nya.


Pelayan menghampiri Venus dengan membawa daftar menu di cafe tersebut. Venus tersenyum ketika pelayan tersebut memberi kan mereka daftar menu.


" Langit mau pesan apa nak? " tanya Venus kepada anak angkatnya. Langit tampak berfikir keras. Wajah Langit ketika berfikir keras sangat imut dan lucu. Membuat Venus gemas dan ingin mencubit kedua pipi Langit.


" Ihhh..... gemes banget sih! Anaknya siapa ya?!!! " Venus akhirnya mencubit pipi Langit. Membuat bocah itu kaget, dan dia malah tersenyum pepsodent kepada Venus


" Anaknya mama dong. Langit mau pesan, spaghetti bolognese " jawab Langit sembari menatap Venus


" Yakin mau itu? Itu agak pedas lho! Langit kan gak boleh makan yang pedas dulu kan? Hayo ingat kata dokter! " Venus memperingatkan anaknya


" Tapi, kan agak. Kata dokter Bumi Langit gak boleh makan yang pedas, bukan yang agak pedas "


Aduh.... mengapa anak angkatnya ini sungguh keras kepala sekali. Dia harus berkata apa untuk membuat Langit berubah pikiran dan tidak jadi memesan makanan itu, dan memesan makanan yang lainnya.


" Langit tetap gak boleh memesan itu! Langit pesan yang lain ya sayang " Venus mengelus hangat tangan mungil Langit. Dia seakan memberikan tatapan memohon kepada Langit, untuk membatalkan pesanannya

__ADS_1


************


Disisi lain, Bumi yang sedari tadi memantau pun akhirnya beranjak dan menghampiri mereka berdua.


" Iya benar kata ibumu, meskipun Spaghetti itu tidak terlalu pedas, tapi kandungan tomat yang ada pada makanan itu sangat banyak. Penderita maag yang baru saja sembuh tidak diperbolehkan makan makanan yang asam "


Bumi yang tiba-tiba muncul membuat Venus maupun Langit terkejut. Mereka sontak melihat kearah Bumi dengan tatapan bingung


" Mengapa pak dokter disini? " tanya Langit dengan muka sok polosnya


" Karna pak dokter mau makan " jawab Bumi singkat


" Yakin mau makan? bukannya kantornya kamu itu jauh dari sini ya! Kenapa makan disini?. Ada banyak cafe yang lebih dekat dengan kantormu " Venus menyelidik. Dia melirik tajam Bumi


" Ya karna..... karna cafe ini adalah langgananku "


" Aku juga langganan cafe ini. Tapi, mengapa jika kau langganan, aku tidak pernah bertemu dengan? "


" Ya karna.... aku datangnya disaat kau tidak datang kesini. Kita kan mempunyai waktu luang masing-masing. Tentu saja jadwal ke cafe ini juga berbeda "


Alasannya cukup masuk akal, tapi, tetap saja tersirat kebohongan. Mana mungkin dia langganan! Dia datang kesini saja karna tadi ingin mengajak Venus makan


Venus yang sudah lelah berdebat, akhirnya hanya bisa diam. Sembari melihat ke anaknya

__ADS_1


" Ganti ya pesanannya "


" Yaudah, Langit mau pesan nasi goreng saja"


Venus mengangguk, dia juga memesan makanan yang sama dengan putranya itu.


Rencana makan berdua bersama putranya gagal, karena Bumi yang ikut makan bersama mereka.


Meskipun kesal, Venus tetap membiarkan nya. Karna jika berdebat pun dirinya tidak akan menang, dia akui Bumi sangat lihai dalam hal debat


" Karena seperti Venus Dan Bumi yang selalu berdekatan. Begitu juga harapanku, supaya kita selalu dekat "


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Halo, tetap setia baca novel ku ya! 😊


Jangan lupa like, comment, Dan votenya. Karena author sangat butuh dukungan dari kalian πŸ€—


See you!


Oh iya.... selamat hari raya natal tanggal 25 desember besok! Semoga damai natal selalu menyertai kita semua 😊❀


GBU!!!! ❀❀❀

__ADS_1


__ADS_2