Waktu Yang Memisahkan

Waktu Yang Memisahkan
13. Hilang


__ADS_3

Ujian pun telah usai, kini saatnya anak kelas 9 Pergi Study Tour ke Jogja. Tapi hanya Anisha yang tidak ikut untuk Study tour karna tidak di izinkan oleh kedua orang tuanya.


Setelah teman-teman Anisha selesai Study tour ke Jogja, di perjalanan pulang nya Laras Video Call Anisha.


Malamnya jam 18.42 WIB


"Aaaaa, kangenn" ucap Laras


"Haha,, Gw juga kangen sama lu". Jawab Anisha


"Laras, gimana nge date bareng Al nya?"


"Wahh, seru bangett kita fotbar dan duduk bareng gitu".


Di tengah pembicaraan Laras dan Anisha, ternyata Rafael yang duduk bersebelahan dengan Damian sedang asik bernyanyi tanpa mengetahui suara nya terdengar oleh Anisha.


"Seru yahh, btw Rafael dia nyanyi?"


"Hahaha, kedengeran tuh Raf". Ucap Laras ke Rafael


"Hah?? Beneran kedengeran? Iyakah Sha?" Tanya Rafael sambil menunjukkan wajah nya ke kamera Laras


"Iya kedengeran, hahaha lucu banget suara lu".


Jawab Anisha


"Anj****, kedengeran ternyata". ucap Rafael


"Eh batre gw lowbat" ucap Damian


"Gak ada powerbank?" Tanya Rafael


"Anishaa! Pinjem powerbank" teriak Damian ke kamera


"Kebiasaan.. nih Powerbank nya, gw lempar ya." Ucap Anisha


"Wkwkwkwk, gimana cara nembus layar hp ya?". Ucap Laras


Tiba-tiba saja pacar nya Damian memberikan powerbank milik nya untuk Damian


"Cieeee, Damian". Ucap Laras


"Eh? Kenapa tuh rame??". Tanya Anisha


"Itu, pacar nya Damian pinjemin dia Powerbank Hahaha sweet banget". Jawab Laras


"Lu mau sholat yah Sha? Kalau gw nanti nge jamak sekalian sama Isya. Masih di bus ini" ucap Laras


"Iya, gw mau sholat dulu yaa"


"Dadahhh".


Video Call mereka pun berakhir.


Keesokan harinya, Anisha dapat info dari grup kelas nya bahwa sehabis Study tour mereka ada Classmeet perlombaan sepak bola dan Esport nya bermain game.


Ketika Anisha sampai di kelas nya, Icha pun yang baru saja datang langsung memeluk erat Anisha sambil mengatakan "Anishaaa, kangenn"


"Aku juga kangen sama kamu Chaa" ucap Anisha


Tidak lama kemudian pacar nya Icha pun menghampiri nya dan duduk di sebelah Icha


"Widihh, masih pagi nih broo" ucap ku kepada pacar nya Icha

__ADS_1


Pacarnya hanya tertawa dan terus memandang Icha. Tidak lama kemudian Laras pun memasuki kelas dan langsung duduk di sebelah Anisha.


"Huwaaa, Sha gw kangenn" ucap Laras sambil memeluk Anisha erat


"Hahahaa, gw juga kangen Ras ututu"


"Nihh, gw ada oleh-oleh buat lu" ucap Laras sambil memberikan Anisha sebuah Tas simple bermotif kotak-kotak hitam dan abu-abu


"Wuahhh!! Lucu banget, makasih Larass".


Tidak lama kemudian pertandingan sepak bola antar kelas pun di mulai.


Teman-teman sekelas ku yang mengikuti pertandingan itu, sudah terlihat jelas dari raut wajah mereka yang egois dan mau menang sendiri.


"Gw mau liat pertandingan nya ahh" ucap Laras


"Gw ikut". Ucap Anisha


Aku dan Laras sengaja meninggalkan Icha yang sedang berdua dengan pacarnya.


Beberapa menit kemudian, karna kita tidak enak dengan Icha yang setelah itu pacarnya bersama dengan teman nya.


Icha pun menghampiri ku dan Laras yang sedang membeli sebuah roti bakar.


"Ihhh, kok pada ninggalin gw sih?" Tanya Icha


"Yaaa, abisnya lu berdua mulu sama Goldy" jawab Laras


"Hahaha, yaudah ke pinggir lapangan yuk? Kita nontonin pertandingan bola antar kelas" ucap Anisha


"Hayukk" ucap Laras dan Icha bersamaan.


.


.


.


.


Pertandingan sepak bola pun selesai giliran kelas yang lain. Aku tidak ingin melihat apapun rasanya..


disana Laras mengajak ku untuk menemani nya, melihat Al untuk tanding Esport game Mobile Legend.


"Lagi liat Al yaa? Ciee" ucap Angel


Angel sepertinya adalah teman dekatnya Laras juga. Sepengetahuan ku Angel adalah salah satu sahabat perempuan nya Ash. Angel cukup cantik dan juga pintar, ia sepertinya tidak menyukai hal yang berbau romance? Entahlah.


Aku tidak tau mereka membicarakan apa, mereka hanya asik sendiri, Icha juga membicarakan apa yang aku tidak tahu.


Disaat kita ber-empat duduk di depan kelas yang di dalam kelas nya Al sedang tanding bermain game.


Ketika aku melihat ke arah sebelah kiri, tidak sengaja ternyata aku melihat Ash yang bersamaan di detik itu.. ia juga melihat ku.


"Ugh- sial kenapa ia melihatku juga?"


"Kh- ada Angel juga lagi.. bagaimana jika Angel mendengar ku bergumam tadi?"


ketika aku melihat ke arahnya lagi, ternyata ia masih menatap ku. Tatapan nya tajam, tidak memberikan isyarat apa pun.


Rasanya aku ingin kembali ke kelas ataupun kenapa aku masuk sekolah hari ini?


Penyesalan pun terlihat dari dalam diri ku, raut wajah ku yang sudah terlihat oleh mereka yang pasti mengira "Anisha pasti bad mood karna bertatapan dengan Ash lagi.."

__ADS_1


aku disana hanya menutupi wajahku dengan tangan ku, membuang wajah ku ke arah Laras dan Angel seolah-olah aku minta tolong ke mereka untuk segera mengajak ku pergi ke tempat lain dan menjauh darinya.


Namun ternyata mereka masih mau disana.


Pertandingan Esport juga di menangkan oleh kelas lain, Laras yang memasang wajah khawatir itu pun ingin menghampiri Al tapi Al sedang mendiskusikan pertandingan tadi dengan teman sekelas nya.


Angel dan Laras pun mengobrol begitupun dengan Icha. Karna aku tidak tau apa yang mereka obrolin jadi aku memandang kelas nya Ash.


Disana sepertinya ada adik kelas..


Tas nya berwarna ungu, raga nya yang lugu dan juga malu-malu itu menghampiri Ash


yang ternyata Ash sudah menunggu nya di depan pintu kelas Nya.


Ash menatap ku sedetik dan langsung kembali menatap adik kelas itu.


"Dia siapa?" Hanya itu yang ada di benakku sekarang.


Kelemahan ku pun semakin meningkat, kini Rasanya aku ingin menghancurkan adik kelas itu. Tapi aku masih punya hati yang dari tadi terus berkata…


"Biarkan ia bahagia.. jika ia ingin bersama perempuan lain, kamu hanyalah orang asing yang sudah tidak di pedulikan lagi oleh Ash. Lupakan dia ya?".


Disana aku sudah tidak tahan dengan keadaan emosional ku sendiri, aku pun menghampiri Laras dan berkata


"Gw mau pulang ya, gw soalnya takut di cariin Umma gw".


"Eh? Lu mau pulang sekarang Sha? Yaudah deh, gw masih mau di sekolah".


"Oh yaudah, gw ambil tas dulu ya nanti gw kesini lagi".


Aku pun mengambil tas dan ingin cepat-cepat pulang. Di meja guru ternyata ada Rafael yang teriak-teriak, nadanya ia sepertinya sedang pusing.


"Lu kenapa Raf?"


"Hah? Engga, gw lagi pusing aja". Jawabnya dan sambil melanjutkan teriakan nya itu


"Hufth- yaudah, gw pulang dulu ya". Ucap ku sambil mengelus kepala Rafael


Disana Rafael hanya tersenyum.


Aku dan Angel berjalan menghampiri Laras bersamaan. Disana Ash yang memanggil Angel pun tiba-tiba Angel terhenti dan mendengarkan apa yang ingin Ash bicarakan.


Aku tidak tau apa yang mereka bicarakan. Aku hanya melihat Ash sekilas dan langsung pergi menghampiri Laras.


"Lu beneran mau pulang Sha?" ucap Laras


"Iya, btw gw pulang sendiri".


"Lho? Tumben".


"Iya soalnya, tadi pagi gw kesini jalan kaki bareng adek gw. Tapi tadi adek gw udah pulang duluan jadinya gw pulang sendiri deh".


"Ohh, yaudah hati-hati ya"


"Lu.. kenapa Sha?.." bisik Laras


"Nanti gw ceritain di telpon atau ga gw chat, ya?". Ucap Anisha sambil memeluk Laras


"Gw pulang dulu, bye Angel" ucap Anisha sambil menjulurkan tangan nya untuk tos-san ke Angel.


Di perjalanan pulang, aku pun melamun dan terus menerus memikirkan hal yang tadi..


"Ugh- gila banget emang Ash, seengak nya yang jadi pelampiasan jangan adik kelas dong. HAHAHA". Gumam ku sepanjang jalan

__ADS_1


Orang-orang sepertinya menganggap ku sebagai orang yang stress tapi aku tidak memperdulikan itu.


Sebaiknya aku hidup sendiri bukan? Agar aku tidak kehilangan lagi, lebih baik aku menyendiri.


__ADS_2