Waktu Yang Memisahkan

Waktu Yang Memisahkan
3. Ttm?


__ADS_3

Di jam istirahat…


"Eh, Ash kan punya Zahra" celetuk dhika, "ha? Masa sih dhik?" Tanya Anisha, "Ya Allah, dhika lu percaya." Jawab Damian, "Lah?" Kata Anisha, "Dia sampah. Jangan pernah percaya sama dhika." Kata Ash yang tiba-tiba masuk ke kelas nya Anisha. "Mau main basket bareng ga?" Ajak Ash, "Gas" jawab Anisha bersemangat, "kapan lagi yakan main sama pro player gini" Kata Anisha dalam hati.


Selesai main basket mereka pun duduk di sebuah taman kecil di sekolah.


"Jadi.. kita ttm nih?" Tanya Anisha penasaran, "Iyalah" jawab Ash santai, "oh okay." Kata Anisha, "kenapa? kok.. muka kamu pucat?" Tanya Ash khawatir, "E-engaa aku gapapa kok.." jawab Anisha berbohong, "jujur aja sama aku.. kamu pasti ada penyakit kan?" Kata Ash, "i-iyaa.. sebenarnya.. aku punya penyakit paru-paru.. dari tadi aku sesak nafas." Kata Anisha, "Ish! Mangkanya kamu jangan main basket, kamu tuh kecapean." Kata Ash, "tapi Ash.. aku suka bgt main basket.. tapi slalu pas di akhir permainan aku sesak nafas." Kata Anisha menjelaskan, "yaudah besok-besok istirahat dulu main basket nya" kata Ash, "okay.." kata Anisha.

__ADS_1


Bel pulang pun berbunyi..


"Sha, kamu gapapa? Kok pucat gitu??" Tanya Laras, "biasalah Ras.." jawab Anisha santai


"Hadeuh.. kamu tuh kecapean Sha, udah deh istirahat dulu main basket nya" kata Laras, "


iyaiyaa Ras, aku tau" kata Anisha lemas.

__ADS_1


"Hadeuh… aku lemah banget sih.." celetuk Anisha sambil menghirup oksigen, drrt- drrt- tiba-tiba saja Handphone Anisha bergetar. "Ya? Ini siapa ya?" Tanya Anisha di telfon, "masa ga tau suara gw?" Kata Ash, "ohh Ash, sorry gw baru sadar kalo itu suara lu" jawab Anisha, "iya gapapa.." kata Ash santai, "Lu pake oksigen kan?" Tanya Ash, "I-iya, kemungkinan besok gw ga masuk sekolah masih sesak Ash…" jawab Anisha lemas


"Yaudah lu istirahat aja dulu di rumah." Kata Ash.


Se jam kemudian..


Ting ting.. Suara bel rumah Anisha pun berbunyi. "Eh? Siapa itu? Tiba-tiba aja ada orang di jam segini." Tanya Anisha, "Hai, Sha.. gw disini bawain lu makanan kesukaan lu nih. Rice bowl chicken crispy spesial" Kata Ash, "Eh? Ash! Kamu ngapain bawain makanan kesukaan aku? Dan.. dari mana kamu tau kalau aku suka sama makanan ini?" Kata Anisha, "yaa tau lah dari sahabat lu Laras, sama damian" kata Ash, "mau masuk dulu Ash?" Tanya Anisha, "Ee.. engga deh ga usah pengen pulang gw latihan basket dulu" jawab Ash, "yaudah deh, makasih yah Ash" kata Anisha sambil tersenyum, "dam*, senyuman lu bikin gw sakit diabetes" celetuk Ash, "haha.." kata Anisha.

__ADS_1


Esoknya di sekolah


"Damian, Anisha ga masuk yah hari ini?" Tanya Laras, "ga tau, mungkin? Emang kenapa?" Kata Damian, "ga kenapa-napa sih.. cuma dia kan wakil ketua ke-1, gw yang ke-2 jadinya kalau ga ada dia gw repot neriakin mereka-mereka nih yang berisik banget." Kata Laras, "Ohh iyaiya gw paham, iya juga sih ya si Anisha kan judes banget sama anak laki-laki yang disini. Pernah tuh yah dia nendang kaki anak laki-laki yang paling nakal di kelas kita, beuhh damage nya kena." Kata damian, "gila sih emang si Anisha, kok si Ash mau yah sama dia?" Tanya Laras heran, "karna Anisha itu senyuman nya manis dan dia imut ga ada judes-judes nya tuh malahan gemesin" jawab Ash yang tiba-tiba ikutan mengobrol bersama mereka, "Lu tuh yah, bikin kita kaget mulu tiba-tiba lu ikutan topik pembicaraan kita" kata Laras kesal, "iya iya sorry gw lagi jamkos jadi nya kesini deh, oh ya Anisha ga masuk hari ini karna dia masih sesak nafas." Kata Ash, "oalahh okok berarti dia ga alpha." Kata Laras.


__ADS_2