
"Korbankan jiwa Ash untuk menggantikan mu, apakah kamu mau Anisha? Atau… lebih memilih untuk mati? Yaaa karna, asalkan kamu tau. Perusahaan milik kakek mu itu, mempunyai hutang dengan perusahaan ayah ku. Di surat ini tertulis bahwa… Jika saya tidak bisa melunasi hutang saya kepada anda, saya akan menjual Cucuk perempuan saya". Ucap Aldo panjang lebar sambil menjelasakan
"Kamu kan gak mau aku nikahi, jadi… organ dalam mu bisa aku jual. Nahh lunas deh utang nya. Gimana? Pilih mati atau korbankan jiwa?" Lanjut Aldo sambil tertawa licik
"Mati. Tapi tolong, jika lu udah bunuh gw. Lepasin Ash jangan sakiti dia sedikit pun". Jawab Anisha sambil melamun dengan tatapan yang kosong
"Okay… deal ya cantik?"
"Deal.."
"Sepertinya pangeran mu udah dateng nih".
•Flashback mode off •
Ash mengambil handphone Anisha dan membuka nya, karna Ash tau password di handphone Anisha belum berubah. Disana Ash langsung menghubungi ibu Anisha
"Halo, umma nya Anisha. Maaf saya Ash"
"Bagaimana kamu bisa membuka hp anak saya? Apa yang terjadi dengan anak saya?!"
"Saya akan jelaskan, tapi tolong tenang dulu".
__ADS_1
Ketika Ash selesai menjelaskan kepada umma nya Anisha, umma Anisha pun menangis dan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi kepada Ash.
Setelah mereka semua telah menghadiri pemakaman Anisha, adiknya Anisha pun memberikan sebuah kotak berisi sebuah kenangan berupa kertas dan gelang pemberian Ash.
"Kak, ini ku kembalikan. Ada beberapa surat yang ingin kak Anisha kasih tapi tidak sempat karna katanya Kakak udah punya pacar yang lain?”. Ucap Nana adiknya Anisha
"Oh ya, jangan lupa di baca ya. Makasih". Lanjut nya
Malam pun sudah tiba, kini Ash sedang membaca semua surat yang Anisha tulis untuknya. Banyak sekali perasaan yang di pendam oleh Anisha untuk Ash, ia selalu mengalah karna di hari-hari terakhir Ash mencintai wanita lain. Anisha hanya ingin selalu berada di samping Ash, melindungi senyuman nya.
Keesokan harinya..
"Ash? Lu belum puas ancurin kehidupan kita?"
ucap lelaki itu
"Apa yang sebenarnya terjadi? Saya tidak paham dengan semuanya". Tanya Ash yang tampak kebingunggan dengan suasana saat ini
"Akan saya ceritakan".
Setelah di ceritakan oleh lelaki itu, akhirnya Ash faham dengan semuanya.
__ADS_1
Jadi dahulu ketika kakek nya Anisha berpacaran dengan nenek nya Aldo, kakek nya menjanjikan ketika ia menikahi nenek nya Aldo. Ia akan memberikan uang tabungan nya semasa ia bekerja dan mewarisi semuanya untuk nenek nya Aldo dan keturunan mereka.
Alih-alih mereka sudah menikah dan mempunyai 1 anak yaitu ibunya Aldo. Dan beberapa tahun kemudian ibunya sudah menikah dengan laki-laki yang mapan dan berpenghasilan banyak.
Suatu hari ayahnya Aldo jatuh bangkrut dan menyebabkan krisis ekonomi di keluarga nya. Mau tidak mau ia mengambil warisan dan harta milik kakeknya Anisha. Tapi disana kakek nya Anisha justru berkata lain dan tidak ingin menyerahkan harta warisan nya kepada mereka. Karna nama yang akan mewarisi nya adalah Anisha cucuk perempuan nya.
"Jadi.. karna itu kalian ingin membunuh Anisha?". Tanya Ash
"Benar. Karna ternyata harta warisan kakek sudah di curi dan di gunakan oleh nenek tanpa sepengetahuan kakek. Jadi mau tidak mau, Anisha yang di jual oleh kakek". Jawab lelaki itu
"Gw gak nyangka kejadian jadi kayak gini..". Gumam Ash
Dan hari-hari pun berlalu, Ash sudah move on dari Anisha dan sudah mempunyai perempuan yang cantik nan menawan ia adalah Michelle.
Mungkin.. cerita cinta ini berawal dari sebuah senyuman hangat sampai sebuah tetes air mata. Ada banyak hal yang bisa di pelajari tentunya tentang ketulusan, pengorbanan, dan juga keikhlasan.
-TAMAT-
"Eh, udah tamat nih?" Ucap Ash
"Hohoho,, iya dong. Mau sampai kapan gw gamon sama lu pelampiasan nya novel ini?" Jawab Author
__ADS_1