Wanita Super Kuat (Revisi Ke Novel 1 Nya Lagi)

Wanita Super Kuat (Revisi Ke Novel 1 Nya Lagi)
Megan Yang Merasa Bersalah


__ADS_3

" Maafkan aku Bisma, ini semua salahku". Ucap Megan setelah keluar dari ruang CCTV. Bisma tak ingin menyalahkan Megan karena dirinya memang tadi yang pergi ke toilet. " Ini semua bukan salah kamu ". Ucap Bisma.


" Aku minta maaf Bis, sambil menundukan kepalanya. Apa menurut mu wanita itu akan baik baik saja?" Ucap Megan yang khawatir.


" Jangan khawatir, aku yakin dia tidak membawanya pergi untuk membunuhnya. Aku akan menemukannya tidak peduli apapun itu." Kata Bisa yang penuh dengan amarah.


Megan seperti ingin sekali membantu Bisma, lalu teringat suara dokter gadungan itu akan membawanya keruang oprasi karena pasien dalam keadaan kritis. Megan memberitahu kalau dia mendengar suara si pelaku.


" Apa kau ingat bagaimana suaranya? Apa kau akan mengenalinya jika mendengarnya lagi?" Tanya Bisma untuk memastikan. " Ya aku bisa mengingatbya". Megan berkata dengan yakin.


"  Aku harus kembali ke kantor, jadi kamu pulang saja, dan kamu harus pulang naik taksi nanti akan aku pesankan taksi untukmu." Ucap Bisma.


Megan masih merasa bersalah kepada Bisma. Bisma menatap Megan dan meyakinkan kalau ini bukan salah Megan dan jangan terlalu khawatir.

__ADS_1


***


Si pelaku menaruh Mila pada tempat tidur yang sudah di sediakannya. Dan mengganti baju nya dengan Dress yang berwarna putih.


Megan menyenderkan kepalanya di taksi dan seketika dia memikirkan Bisma yang takut akan kena marah atasannya. Karena kehilangan korban.


Bisma hanya bisa tertunduk yang terkena marah atasannya.


" Itu semua salahku Pak. Aku akan menerima apapun hukuman nya untuk mempertanggung jawabkannya" Ucap Bisma.


" Tidak ada yang bisa kita lakukan selain menangkap orang itu. Aku akan mencoba supaya kamu tidak mendapatkan hukuman. Jadi cepatlah periksa CCTV dan tempat parkir dan cari nomor platnya." Perintah Pak Yoga Ketua polisi.


" Kekuatan pidana ini benar benar bukan main Pak. Dia tampaknya mengandalkan otaknya bukan ototnya. Bagaimana mungkin dia tidak meninggalkan sidik jari satu pun di TKP. Bukankan ini aneh?Coba kau lihat saja dia. Beraninya dia datang kerumah sakit. Dan aku juga mohon izin supaya saksi bisa dilindungi ". Ucap Bisma penuh emosi.

__ADS_1


Pak Yoga terlihat bingung. Bisma memberitahu kalau si pelaku melihat wajah Megan. Pak Yoga sangat tidak asing dengan nama Megan. Detektif mengetahui kalau Megan itu nona Avengers. Yang memukuli tujuh preman sendirian. Bisma mengatakan kalau Megan pasti berada dalam bahaya dan hanya seorang wanita lemah yang harus di lindungi. Pak Yoga hanya mengumpat kesal.


***


Megan terdiam menatap langit didepannya saat itu Mirza keluar dan melihat kakanya yang berdiri sendirian dan belum tidur. Megan melihat adiknya memastikan kalau korban baik-baik saja dan tidak akan membunuhnya.


" Dia tidak akan membawanya jika itu yang di rencanakan. Dia masih membutuhkan perawatan selain itu juga aku jadi menghawatirkannya". Ucap Mirza.


" Meskipun aku mempunyai kekuatan super, kekuatan itu tidak ada gunanya saat ini juga. Apa menurutmu, ada hal lain yang bisa kulakukan dengan kekuatanku untuk membantunya?" Kata Megan yang merasa dirinya tak berguna.


Mirza hanya bisa diam saja lalu dia melihat sebuah bintang jatuh. Dan mengajak Megan untuk membuat permohonan.


Konon katanya kalo kita melihat bintang jatuh dan membuat permohonan katanya bakal di kabulkan doanya oleh Yang Maha Kuasa.

__ADS_1


__ADS_2