
Bismapun memberikan ponselnya kepada Megan. Megan pergi sedikit menjauh dari Bisma dan Reyz.
" Hallo Bu " ucap Megan
" Lakukan yang benar oke " pesan Ibu Megan dan Megan tidak mengerti maksud ucapan Ibunya itu.
Sedangkan ayah dan adiknya mendengar ucapan Ibunya itu kaget dan bingung maksud dari ucapannya dan langsung memandang Ibunya yang masih berbicara dengan Megan.
" Apa yang Ibu bicarakan?ucap Megan
" Ibu tahu, ini bukan sesuatu yang haruz ibu katakan tapi aku akan beranggapan kalau yang terjadi apapun malam ini sudah menjadi takdir. Menurut pengalamanku hal-hal akan bau busuk jika lama-lama disimpen." Ucap Ibu Megan
" Ibu. Teriak Megan dengan kesal.
" Cepat suruh Bisma pulang. Beraninya dia ada disana?Apa yang dia lakukan disana? Ini bukan urusannya. Kata Ibu Megan.
Tiba-tiba Meganpun mengalihkan jawaban agar perbincangan dengan Ibunya itu tidak terdengar oleh Bisma dan Reyz.
" Ibu, ibu tidak usah khawatir aku sedang bekerja". Ucap Megan
"Baiklah kalo begitu selamat Malam selamat istirahat ya Bu " Ucap Megan lalu menutup telponnya.
Di Rumah Megan.
Setelah telponnya di tutup Ibu Emalia terlihat begitu bahagia.
Ayah Gunawan pun bertanya " Apakah yang barusan nelpon itu Megan?"
" Iya, katanya dia akan bermalam di rumah Direkturnya " jelas Ibu Megan yang terlihat bahagia.
__ADS_1
Ayah Gunawan dan Mirza bingung melihat Istri dan ibu ananknya sangat bahagia.
" Lalu kenapa Ibu terlihat sangat bahagia sekali?" Tanya Mirza.
" Aku tidak bisa menahan senyumku. Ayo tambah lagi makannya nak" Ucap Ibu Emalia sambil mengambilkan makanan pada Mirza tapi Mirza menolaknya.
" Tapi kenapa Megan bermalam dirumah Bosnya? Suruh dia cepat pulang ". Kata Ayah Gunawan.
" Ya Ampun kau tidak peka sekali. Seorang gadis yang membuang masa mudanya mengatakan dia akan bekerja semalaman lalu kau menyuruhnya untuk pulang karena dia adalah seorang wanita. Itu hanya alasan untuk menghalanginya." Jelas Ibu Emalia.
" Tapi kenapa juga pengawal harus bermalam disana ?" Tanya Mirza
" Menurut pengalamanku sesuatu yang penting akan terjadi pada malam hari " Ungkap ibu Emalia sambil makan dengan penuh semangat.
" Ahh sangat enak. Aku mau satu piring lagi ya Bu ?" Minta Ayah Gunawan.
" Ayah harus berhenti makan. Harus BAB dulu " kata Ibu Emalia
Ibu Emalia emang sangat membedakan perhatian dan dalam segala hal nya juga. Antara Ayah dan Megan mereka selalu mendapatkan perlakuan biasa. Tapi Mirza mendapat perhatian dan perlakuan yang sangat spesial dari Ibu Emalian.
***
Mereka bertiga duduk di ruang tamu Rumah Reyz. Bisma masih bertanya tanya dan penasaran terhadap pekerjaan Megan dia pun menanyakan kembali.
" Sebenarnya apa tugas dari pekerjaan Megan?" Tanya Bisma kepada Reyz sambil seperti mau mencatat
" Ini sebab nya aku benci polisi. Mereka mengajukan pertanyaan seolah olah mereka sedang mengintrogasi " jawab Reyz dengan santai
Mendengar kata-kata Reyz Bisma langsung mengerutkan keningnya dan menutup buku catatannya lalu dimasukan kedalam jaketnya.
__ADS_1
" Ini sangat Konyol " ucap Bisma
Tiba-tiba Reyz berdiri dan berkata :
" Takdir mungkin mempertemukan kita disini, jadi mungkin kita perlu memperkenalkan diri dengan benar". Ucap Reyz lalu lanjut berkata
"Kita pernah bertemu sebelumnya di kantor polisi " sambil mengulurkan tangannya kepada Bisma.
Bisma menolak untuk berjabat tangan dengan Reyz. Lalu berkata :
" Iya Saya tahu " ucap Bisma dengan wajah datar.
" Santailah sedikit, biar kita saling kenal". Reyz mulai kesal lalu
" Kau polisi kan? Lakukan pemeriksaan latar belakang padaku toh kau yang melakukan penyelidikanku waktu itukan?" Ucap Reyz.
" Ada insiden di dekat rumah kami dan aku polisi yang bertanggungjawab dalam hal itu. Dan Megan mendengar suara tersangka. Dan tersangkanya itu melihat wajah Megan. Dan petugas yang ditugaskan untuk melindunginya diserang di Siang hari ". Jelas Bisma
" Ya Aku Mengetahuinya " Ucap Reyz.
" Makanya aku tidak bisa kau bersama Megan. Karena kau tengah bersamanya saat kejadian itu ". Tegas Bisma
" Antara insiden itu dan serangan terhadap petugas polisi itu hari ini tidak ada kaitannya sama kali. Orang itu hanya dendam dengan Direkturku " Jelas Megan
" Apa kau polisi ? Apa kau pernah melakukan investigasi yang tepat ". Tanya Bisma yang kesal
" Aaannnu... tidak jugaa. Tapi, kedua insiden itu tidak ada kaitannya sama sekali ". Ucap Megan
"Aku yakin itu" Ucap Megan lagi untuk menyakinkan Bisma.
__ADS_1
Maaf ya teman-teman kalo masih banyak kata dan tulisan yang salah 🙇♀️
Tetap ikuti ceritaku yaa teman-teman semua