Wanita Super Kuat (Revisi Ke Novel 1 Nya Lagi)

Wanita Super Kuat (Revisi Ke Novel 1 Nya Lagi)
Semanis Coklat


__ADS_3

sebelum membaca jangan lupa jempolnya ya kakak kakak semuaa...😊


***


Ardan sudah bisa berbaring miring. Ardan memberitahu tentang Presdir dan yang dibicarakan sebelumnya dan akan bertemu dengan Bosnya itu minggu depan. Meganpun masuk dan memberikan hormat dengan membungkukkan badannya. Lalu Reyz melihat dan menyindirnya kalau sikapnya itu bagus sekali.


" Tunggu sebentar ". Ucap Reyz kepada Ardan.


" Ikut aku " ucap Reyz kepada Megan lalu Reyz berdiri dan berjalan pincang lalu Reyz menyuruh Megan untuk membatun nya ( hahaha modus Reyz biar bisa dekat dengan Megan )


Megan pun membantunya dengan memeluk Reyz untuk berjalan.


Pak Doni pun melihat Reyz dan Megan dari kejauhan. Erick ketakutan sampai plastik tempat air kencingnta luber.


Pak Doni melotot kaget dan merasa ini tidak mungkin dan tidak masuk akal.


" Heii apaan ini " lalu melihat plastik cairan air kencing erick bocor.


Erick meniup-niup celana Bosnya tapi bos nya masih bengong menatap Reyz dan Megan yang pergi.


***


Reyz dan Megan menuju mobil Reyz menyuruh Megan yang mengemudikan mobilnya.


Reyz mengotak ngatik gadget nya. Megan hanya diam.


" Aku sedang memeriksa aku harus memberikan berapa banyak gaji tambahanmu, jadi berhenti mengeluh". Ucap Reyz


" Tapi memangnya kenapa dengan 'etude' ku?

__ADS_1


( bermaksud mengatakan Attitude : sikap ). Aku benar-benar tidak tahan padahal Bapak tidak memperlakukan aku dengan baik". Ucap Megan kesal karena merasa di ejek.


" Yang benar itu Attitude. A-tti-tu-de ". Kata Reyz yang memotong ocehan Megan.


" Terserahlah.. Tapi emangnya Bos tahu apa yang aku maksud?" Tanya Megan.


" Kamu seharusnya belajar di sekolah. Semalas apapun kamu dulu, kamu harus...." Kata Reyz yang tiba-tiba tidak terhenti.


" Sudahlah, ayo pergi " Ucap Reyz dan mengajaknya pergi.


Megan mulai menyalakan mobilnya. Dan keluar dari parkiran rumah sakit.


" Tubuh dan pikiranku sangat nyaman sekarang. Jangan bicara padaku. Aku ingin istirahat". Ucap Reyz lalu memejamkan matanya.


" Tapi kita mau kemana sekarang?" Tanya Megan


Megan mengerti dia mengemudi tanpa berbicara apapun.


***


Bisma pergi ke toko coklat karena hari ini adalah hari Valentin. Lalu mengajak Hani bertemu. Mereka janjian di tempat biasa mereka betemu.


Hani sudah menunggu Bisma di caffe biasa. Tak lama kemudian Bisma datang.


" Hai sayang maaf ya sudah buat kamu menunggu". Ucap Bisma sambil mengusap rambut Hani lalu duduk di sebelah Hani.


" Iya gak apa-apa ko, lagian aku juga baru sampe." Ucap Hani senang.


" Sudah pesen makanan?" Tanya Bisma.

__ADS_1


" Belum, ini baru mau pesen. Kamu mau aku pesenin makanan biasa?" Tanya Hani.


" Iya terserah aja " Jawab Bisma.


Hani memesan makanan biasa kesukaan mereka.


" Bagaimana pengobatan untuk pergelangan tanganmu?" Tanya Bisma.


" Berjalan dengan baik, temanmu sangat baik yang." Cerita Hani.


" Oh syukurlahh " Ucap Bisma sambil memberikan bingkisan yang berisi coklat. Bisma dengan malu-malu memberikan bingkisan coklat itu kepada Hani.


" Apa ini " ? Tanya Hani dengan malu-malu.


" Emmm, sekarang tanggal 14 Februari kan?" Tanya Bisma yang malu-malu.


" Kau, bertugas hari ini kan? " Jawab Hani yang mengalihkan pembicaraan.


" Iya " Jawab Bisma sambil menggaruk-garuk kepalanha yang tidak gatal. Dan menyuruh Hani untuk mencobanya.


Hanipun memakan coklat nya.


" Bagaimanaa coklat nya Enak??" Tanya Bisma.


" Ya coklat nya enak sangat manis. Aku bertanya-tanya kapan hubungan kita akan manis seperti coklat ini?" Ucap Hani.


 Bisma hanya terdiam mendengar ucapan Hani.


Hani pikir Bisma terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Sehingga tidak punya banyak waktu dengannya.

__ADS_1


__ADS_2