Wanita Super Kuat (Revisi Ke Novel 1 Nya Lagi)

Wanita Super Kuat (Revisi Ke Novel 1 Nya Lagi)
Ruangan Rahasia


__ADS_3

Megan menghampiri Reyz lalu bertanya


" Jenis ruangan apakah ini ?" Tanya Megan


" Kurungan bawah tanahku. Tempat dimana semua karakter game ku di ciptakan. Ini adalah teman bermainku. Selamat datang Ucap Reyz dengan senang


" orang kaya memang suka melakukan hal macam - macam " komentar Megan dengan Pelan tapi terdengar oleh Reyz.


" Apa ? Kau menghinaku ?  Tanya Reyz


" Huh tidak mungkin kupingnya peka sekali " ucap Megan pelan.


" Nama Hendi Saputra


Alamat : Jakarta no 123


" itu alamat orang yang memiliki sepeda motor itu " ucap Reyz yang berhasil menyelidiki plat nomornya.


" Ayo " ucap Megan yang ingin segera pergi.


" Tunggu ! Hari ini mari kita saling melindungi satu sama lain dan terus bersama itu perjanjian yang sudah kita sepakati sebelumnya. Kita pergi nanti pagi aja". Kata Reyz dan Megan pun tidak menolaknya.


Reyz melihat kalung yang di pake Megan dan sedikit cemburu.


" Temanmu sangat mengkhawatirkanmu. Meskipun dia tidak berniat pacaran denganmu. Apa itu kalung dari Brengs..maksudku polisi itu? Tanya Reyz melirik sinis pada kalung yang di pakai Megan.


" Tidak, tapi ini dari Ayahku hadiah atas kelulusanku jadi dia membelikan ku kalung. Dan berhenti ikut campur dalam kehidupan pribadiku ". Tegas Megan.

__ADS_1


" Oh begitu yaa. Kalau begitu ayo kita tidur " ajak Reyz


" Apaaaa ? Megan kaget dan syoook


" Maksud ku kita hanya akan tidur dikamar yang sama. Sudah ku bilang jangan berharap terlalu tinggi " Jelas Reyz


" Tapi tetap saja bagaimana kita akan tidur dikamar yang sama? Dan aku bukan gadis yang seperti itu ". Ucap Megan sambil menyilangkan kedua tangannya di dada.


" Berhenti main main aku takut " Kata Reyz sedikit kesal lalu Reyz menarik tangan Megan sambil mengajak nya tidur di ruangan yang sebelahan dengan ruangan game.


" Dari semua tempat kenapa kita harus tidur disini? Padahal kau punya ruang tamu, kamar tamu dan kamar tidur yang bagus juga ? Rengek Megan dengan kesal


" Apa kau pernah dapat ancaman telpon di pagi hari? Tak heran jika orang yang sederhana bisa memahami kesulitanku" ucap Reyz sambil memegang pundak Megan lalu menundukannya.


Megan hanya menatap kesal Reyz. Lalu Reyz menyuruhnya tidur di soffa.


Megan hanya diam saja Reyz mengeluarkan Slepping bagnya dari lemari dan bersiap memakainya. Megan tetap duduk di soffa sambil menatap kesal Reyz. Reyz bingung dengan tatapannya Megan bukannya tidur tapi menatap Reyz dengan tatapan yang tidak bisa di artikan. Kemudian Megan membuka selimutnya lalu berbaring.


Reyz memberitahu kalau sofa nya sangat mahal dan menyuruh Megan untuk hati-hati. Lalu Reyz mematikan lampu.


Megan langsung melongo melihat langit-langit rumah Reyz yang bertabur bintang seperti memandang langit luas di luar.


" Saat aku masih kecil aku membaca buku yang bercerita manusia akan menjadi bintang setelah mereka meninggal. Aku percaya itu " Reyz sedikit bercerita


" Buku buku yang aku baca tertulis kalau manusia akan menjadi hantu kalo sudah meninggal dan gentayangan. Bagaimana seseorang menjadi bintang??" Ucap Megan


" Karena ini cara satu-satu nya supaya aku bisa melihat Ibuku setiap malam " Jawab Reyz dengan sedih

__ADS_1


" Ibumu sudah meninggal " Tanya Megan


" Ketika aku berumur enam tahun Ibuku membawa aku kerumah ayahku. Sebelum dia meninggal. Kakak pertama dan ketiga ku selalu menggangguku dan mengunciku di lemari dan mereka akan habis dipukuli Ayahku " Cerita Reyz.


" Lalu kenapa kau membangun pintu masuk kekurungan dilemari? Tanya Megan lagi


" Aku terkunci di lemari karena sodara sodaraku, tapi ternyata berada disana cukup nyaman juga. Tak akan ada yang menggangguku dan aku juga bisa tidur. Di tambah lagi itu menyenangkan. Orang yang jahat tidak bisa menemukan ku dan polisi juga tidak bisa " Jelas Reyz


" Ahhh aku mengerti. Kelihatanya kau lebih benci kepada polisi dari pada penjahatnya?" Tanya Megan


" Dulu ayahku Preman. Dia mendapatkan uang dengan tinjunya dan menggunakan uang itu akrab dengan polisi. Dia bahkan berhubungan baik dengan jaksa. Menurutku dia banyak melakukan hal jahat dan mencurigakan tapi anehnya dia tidak pernah masuk penjara. Aku belum pernah bertemu dengan polisi yang benar" Ungkap Reyz


" Tapi ada polisi yang baik di luar sana, juga !" Ucap Megan


" Hei kenapa kau suka polisi? Oh tunggu aku harus memperjelas. Menurutmu apa menariknya polisi itu? Tanya Reyz


" Maksud mu Bisma? Jawab Megan bersemangat


" Yaa " Reyz


" Bisma itu.. Ahh sudahlaaahh " Megan malu malu menjelaskannya


Tapi Reyz penasaran.


" Aku ingin tau berapa lama kau menyimpan cinta bertepuk sebelah tangan itu? Tanya Reyz


" Aku pertama kali bertemu dengan dia di kelas Enam. Dia murid pindahan dari sekolah kota. Megan menceritakan sambil membayangkan ke waktu dulu.

__ADS_1


__ADS_2