
Bab 13 : Wood Spirit
Author : Hin Alfa
Editor : Hin Alfa
White String tidak bisa mengeluh tentang betapa dinginnya udara di Frozen Andes Mountains Range. Toh, itu adalah alasan kenapa tempat ini dinamakan Frozen Andes.
Sepertinya keberuntungannya tidak terlalu baik saat ini. Ada General Spirit Beast berbentuk manusia salju tepat di depannya.
Snowman di depannya memiliki kekuatan setara Heavenly Qi Realm ranah ke 10, sama sepertinya. Makhluk ini cukup membuat dirinya dalam bahaya karena rata-rata beast bisa bertarung melawan kekuatan kultivasi di atas ranahnya.
Dari kelihatannya, Snowman ini sedang menjaga sesuatu yang White String belum tahu. Yang pasti Snowman itu sedang berlari ke arahnya.
White String segera menarik pedang peraknya, pedang yang sama yang ia gunakan untuk melawan Feng ShuiYue, Si Bilah Hitam. Untungnya pedang ini punya kemampuan regenerasi, jadi masih bisa digunakan.
Sebelum Snowman itu mendekatinya, tiba-tiba makhluk itu berbalik dan berlari menuju arah ia datang. Entah apa yang merasukinya, White String malah mengikuti Snowman tersebut.
White String bisa melihat kalau makhluk itu masuk ke sebuah gua di salah satu tebing. Karena topografi wilayah tersebut yang sulit, dia tidak akan menemukannya jika tidak mengikuti Snowman.
Bagian dalam gua cukup gelap dan luas. Debu yang menumpuk cukup tebal, menunjukkan bahwa tidak ada yang tinggal di gua tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Lantas ke mana Snowman itu pergi? Jelas-jelas ia melihatnya masuk ke sini.
White String berkeliling gua cukup lama. Tapi belum menemukan apa pun. Tapi ketika menggunakan Persepsi Spiritual, ia berhasil menemukan sesuatu.
“Jadi tujuanku berputar-putar di tempat ini untuk apa jika bisa diselesaikan dengan Persepsi Spiritual?” White String mengejek dirinya sendiri. Menggunakan Persepsi Spiritual memang tidak bisa sembarangan karena sangat menguras energi jiwa.
Di salah satu sudut gua, ada sepotong batu nisan yang berdiri tegak. Batu nisan ini juga yang menjadi tujuan utama White String ke Frozen Andes Mountains Range.
“Nah, bagaimana cara membukanya?”
White String hanya mengingat kalau ada sesuatu yang disembunyikan di sini. Tapi dia tidak tahu bagaimana cara memasukinya.
✾✾✾
Tahun baru sudah dekat, dan Thousand Swords Mountain Sect sedang bersiap merayakannya. Mereka sama sekali belum tahu kalau Blood Bat Sect sedang merencanakan untuk menghancurkan mereka.
(Tahun baru di sini dibuat tanggal 1 Januari, biar gampang aja.)
Lampion tergantung di depan hampir semua pintu di Thousand Swords Mountain Sect. Berbagai hiasan berwarna merah dan emas juga tidak ketinggalan untuk mewarnai perayaan besar setahun sekali ini.
Di pinggir danau, sebuah rumah juga tidak ketinggalan untuk merayakan tahun baru. Walaupun hiasan yang ada cukup sederhana, tapi itu cukup untuk mengekspresikan kebahagiaan di pergantian tahun ini.
“Tahun baru telah tiba, silahkan buat harapan kalian!” seru Ji Lingling dan Yun Yuanling sambil memakai pakaian dari Dinasti Han. Sepertinya mereka telah membuat kelompok orang aneh.
“Heh, kalian bersemangat sekali. Ngomong-ngomong, baju kalian bagus,” puji Xiao XiQian.
“Terima kasih, Qianqian. Lalu, apa harapan kalian di tahun yang akan datang?”
“Tahun-tahun ini akan sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Aku harap aku bisa memenangkan Dragons and Fairies Scroll di tahun yang akan datang,” jawab Chu Lian dengan nada ambisius.
Liu Gu menatap Chu Lian dengan kagum. Tidak banyak orang yang dapat bermimpi sejauh itu. Karena, masuk ke dalam daftar Dragons and Fairies Scroll saja sudah sangat sulit.
Tentu saja itu hanya berlaku untuk orang biasa. Dengan bakat bawaan dan latar belakangnya yang merupakan Keluarga Martial, masih mustahil baginya untuk masuk daftar Dragons and Fairies Scroll.
__ADS_1
Setiap tiga tahun sekali, para generasi muda dari seluruh pelosok Kekaisaran Shu akan bertanding di atas arena.
Entah kultivator bebas ataupun yang tergabung dengan sekte bisa mengikuti turnamen ini asalkan mampu mencapai Emperor Qi Realm ranah ke 1 sebelum dua puluh lima tahun.
Tentu saja, setiap orang yang memiliki kualifikasi untuk ikut lebih kuat dari rata-rata kultivator di tingkat yang sama. Apalagi jenius dari keluarga dan sekte besar.
Yang dimaksud Dragons and Fairies Scroll adalah dua ratus orang terkuat dan paling berbakat dalam turnamen.
Walaupun, sedikit tidak adil untuk mengatakan yang terkuat. Karena penggunaan artefak tidak dibatasi, hanya sedikit yang mampu mendaki dengan kekuatannya sendiri.
Saat ini, Chu Lian dan yang lainnya masih di Monarch Qi Realm ranah keempat. Karena Dragons and Fairies Scroll diadakan di pertengahan musim semi, artinya mereka harus naik tingkat ke Emperor Qi Realm dalam empat bulan.
Dalam perspektif normal, hal tersebut mustahil. Kecuali kalau mereka bisa bermain curang dengan halus.
“Lalu, bagaimana jika kita minta bantuan Laoshi? Dia pasti bisa membantu kita,” usul Liu Xinxian yang langsung disetujui semuanya.
Ah, sepertinya perlu dilakukan revisi untuk pengembangan karakter sampingan ini.
✾✾✾
Frozen Andes Mountains Range.
“...hanya perlu satu garis prasasti terakhir dan akhirnya terbuka!”
White String dengan hati-hati menaruhkan goresan dengan kuasnya di atas batu nisan. Setelah goresan terakhirnya itu, seluruh garis-garis acak sepertinya terhubung satu sama lain dan bersinar.
Ledakan kecil terjadi dan White String tiba di dunia lain. Lebih tepatnya ruang terlipat lain.
Ruang terlipat memang langka, tapi keberuntungan tokoh utama adalah diberkati surga. Jadi tidak akan aneh jika ada dua atau tiga ruang terlipat lagi.
Langit bersinar cerah dengan matahari jingga yang menyala di langit. Lalu ada angin sepoi-sepoi...
Kecuali ada segerombolan General Spirit Beast yang sedang berlari ke arahnya. Angin sepoi-sepoi tercipta dari langkah kaki mereka.
“Haha, inikah yang dimaksud keberuntungan tokoh utama adalah diberkati surga? Penulis, dikit lagi lucu.”
Ah, maaf, itu bukan lelucon kosong.
Jariku tergelincir.
Lagipula, gerombolan General Spirit Beast berjenis Snowman itu sedang tidak berlari ke arah White String. Tapi sesuatu di belakangnya.
✾✾✾
Bersambung.
Bercanda, oke? Penulis hanya mencoba gaya menulis yang baru.
Seorang gadis kecil terlihat sedang bermain bersama para snowman.
Wajahnya bulat, pipinya tembam, tangan giok dan jari-jemari kecilnya, serta rambut hitam dengan jepit rambut merah itu sangat cocok dengan baju kuning sederhana yang melekat di tubuh mungilnya.
Senyumnya merekah saat ia bermain dan berpelukan dengan para snowman. Wajah bahagianya itu seperti matahari yang melelehkan salju di hari pertama musim semi.
Gadis lucu itu sibuk bermain sehingga tidak mendengar namanya telah dipanggil berkali-kali.
__ADS_1
“Mei’er, sampai kapan kau akan bermain? Ayo pulang!”
Satu kali, tidak ada respon.
“Mei’er, ayo pulang!”
Dua kali, tidak dihiraukan.
“Ah Mei adikku yang manis, ayo pulang!”
Tiga kali, tidak digubris.
“MEI’ER!”
Untuk keempat kalinya, sebuah tangan menarik telinga kecil si gadis lucu.
“Gege, sakit. Cepat lepaskan, nanti daun telingaku lepas!” protes si gadis lucu yang tidak terima.
“Daun telinga 'kan bisa tumbuh lagi, tidak masalah untuk lepas sayu dua kali,” kata seseorang yang mengagetkan mereka.
“Ah! Dikit lagi lucu.... HANTU!!”
Saking ga ada idenya, dua orang, seorang anak laki-laki dan gadis lucu itu berlari tanpa memperhatikan arah.
Nggak, sih. Yang ga ada ide itu author yang otaknya dipenuhi persamaan dan permutasi bilangan.
Tapi sepertinya itu adalah reaksi yang wajar jika tiba-tiba ada makhluk putih berada di dekatmu. Itu juga salah White String sendiri yang memakai pakaian serba putih.
Walaupun tidak bisa disalahkan karena selera pakaian setiap orang itu berbeda, dia malah makin terlihat seperti hantu.
Wajar jika mereka takut.
“Haih...” White String menghela nafas melihat dua makhluk yang berlari semakin jauh darinya.
Sebenarnya, White String menipiskan hawa keberadaannya hingga tak terlihat ketika melihat sekelompok snowman. Tapi dia lupa melepasnya sehingga mengejutkan dua anak itu.
Dia melambaikan tangannya dan memanggil DiaoFei. Sekarang, tampang kosong nan membosankan miliknya sudah tidak terlalu menakutkan.
“Wah, sepertinya keberuntunganmu diberkati langit, White String! Lihat ruang terlipat ini! Jika ditambahkan ke dalam Alam Bintang di tanganmu, pasti akan hebat!” DiaoFei berseru seperti seorang anak yang baru saja mendapatkan mainan.
White String mengangguk. Tapi dia punya pertanyaan, “Di sini aku melihat dua orang anak. Apa kau tahu lebih lanjut tentang makhluk-makhluk yang tinggal di ruang terlipat?”
DiaoFei terlihat tertarik, “Jika kau menjelaskan lebih mendetail, mungkin aku tahu sesuatu.”
“Yah, mereka langsung lari ketika melihatku. Untuk detailnya, mereka terlihat tua walaupun berpenampilan anak-anak, aura mereka hampir tidak bisa dibedakan dengan manusia biasa, dan juga aura mereka mampu menjinakan Magical Beast,” terang White String singkat.
DiaoFei mengangguk-angguk. “Ada lagi? Seperti, penampilan mereka?” tanya DiaoFei.
White String tidak terlalu memperhatikan penampilan karena fokusnya terkunci kepada aura mereka berdua, tapi dia masih bisa mengingatnya.
“Entahlah, mereka terlihat 'cantik'. Dan juga punya telinga yang sedikit runcing.”
“White String, itu tadi pasti Wood Spirit yang langka! Apa kau tahu?” seru DiaoFei sambil mengguncang bahu White String.
Itu hanya Wood Spirit, lalu apa? Lagipula...
__ADS_1
“... seharusnya mereka sudah punah,” balas White String singkat.
“O-oh.”