
Bab 3 : Long XuanShan
Author : Alufra,Hin Alfa
Editor : Hin Alfa
Tahun ke 11500 Kalender Bulan, di sebuah klan.
Long XiaoChen mondar-mandir di ruang kerjanya. Putra sulungnya,Long RiTian, telah meninggalkan istrinya yang sedang mengandung dua bulan lalu.Kini cucunya akan lahir ke dunia.Dan dia tidak bisa tidak cemas memikirkan nasib cucunya mengingat hangat-hangatnya isu Kitab Jalan Langit. Banyak yang menyamakan Kitab Jalan Langit dengan Immortal Book of World Destiny.
Konon,kitab ini bisa memilih pemiliknya.Kitab ini mengandung ribuan ilmu bela diri dari seluruh benua, sehingga pemiliknya bisa berdiri di puncak dunia sebagai pendekar terhebat. Siapapun berbondong-bondong mencari kitab ajaib tersebut.
Klan Long adalah salah satu Klan Sage, bahkan yang terkuat. Tapi selalu ada yang mengganjal di hati Long XiaoChen dan membuatnya takut. Hal itu karena dua bulan lalu setelah ia menerima kabar kematian Long Tian, datang seorang pemuda misterius yang mengatakan bahwa cucunya akan menjadi pemilik selanjutnya dari Kitab Jalan Langit. Ia khawatir kalau-kalau cucunya akan menghadapi masalah sebelum dirinya cukup kuat untuk melindungi diri sendiri.
Memiliki roh beladiri surgawi adalah langka, dan roh beladiri bermutasi lebih langka lagi. Tapi cucunya mendapatkan dua keberuntungan sekaligus,roh beladiri tingkat surgawi.Ini membuat Long XiaoChen bahagia sekaligus dan mulai melupakan kekhawatirannya. Dia menamai cucunya Long XuanShan, agar cucunya kelak akan menjadi naga yang melambung tinggi di angkasa dan membuat bangga para leluhurnya di samsara.
Long XuanShan tumbuh sebagai anak yang ceria walaupun tanpa seorang ayah. Dia juga sangat rajin berlatih. Sehingga di ulang tahunnya yang kedua belas, Long XuanShan mencapai tingkat Earth Qi Realm .Di usia yang kedua belas juga,Long Shan menolong seorang kultivator yang memberinya sebuah buku.Karena sibuk,ia sampai lupa memeriksa isi buku tersebut.
Sampai pada suatu hari, saat Long XuanShan tengah mempelajari sebuah teknik pertempuran,ia tak sengaja menyenggol buku pemberian kultivator tak dikenal yang pernah ditolongnya hingga jatuh.Ia mengambil buku tersebut dan memperhatikannya sejenak. Usang dan jelek. Itu adalah kesan yang lumrah untuk sebuah buku yang sudah berlumut. Tapi Long XuanShan bisa merasakan hal yang tak biasa dengan buku ini.
Karena penasaran, Long XuanShan iseng membukanya. Saat sampulnya tersibak, cahaya menyilaukan keluar dari kitab tersebut. “Kitab Jalan Langit,” Long XuanShan yang masih muda bergumam takjub.Kitab Jalan Langit melayang sebentar sebelum menyatu dengan glabella Long XuanShan dan membuatnya tak sadar selama beberapa waktu.
✾✾✾
Seratus tahun yang lalu, 11400 penanggalan Kalender Bulan, di sebuah kamar di suatu tempat penginapan.
White String mengerjap-erjapkan matanya untuk menyesuaikan penglihatannya saat bangun dari tidurnya. Kemudian ia meraba glabellanya untuk merasakan tanda garis merah di sana. “Kitab Jalan Langit,” tiga kata tersebut meluncur tanpa ia sadari.
“Apa hubunganku dengan Long XuanShan ini? Namanya terdengar sangat akrab. Tapi mengapa aku tidak bisa mengingat hal lain lagi? Kupikir, aku melihat banyak dalam mimpi tadi...”
__ADS_1
Udara lembab dari musim gugur masuk ke kamar dari jendela yang terbuka lebar. Di samping jendela, White String terus menggumamkan nama Long XuanShan seperti sebuah mantra.
“Aku akan menanyakannya kepada Ji Changkong nanti,” White String membuat keputusan.
✾✾✾
Hari ujian seleksi masuk Thousand Swords Mountain Sect. Cuacanya tidak begitu bersahabat karena gerimis terus turun sejak malam. Walaupun demikian, seruan gembira dari murid-murid yang berhasil melewati seleksi meredam hujan yang tidak begitu besar ini.
White String berjalan di bawah payung. Sebenarnya Qi bisa digunakan untuk menghalau air hujan, tapi itu akan terlalu menarik perhatian. Bahkan para Elders memilih menggunakan payung.
Seleksi awal telah berakhir, total 15.000 murid baru yang bergabung dengan Gunung Seribu Pedang. Arena yang berfungsi sebagai tempat seleksi akhir bagi para murid baru sekaligus tempat para tetua mencari bibit unggul mulai terasa sepi.
Elder Yu bertugas di sudut arena sehingga lebih mudah bagi White String menemukannya.”Apa kabar, Elder Yu?” White String mengangkat sedikit payungnya agar wajahnya yang tertutup topeng itu sedikit terlihat. ”Ah, itu kau. Patriak sudah menunggu, ayo,” Elder Yu menuntun White String ke rumah dinas Ji Changkong.
Di bawah payungnya, Elder Yu beberapa kali melirik White String. “Siapa sebenarnya orang ini? Begitu aneh. Kuharap dia bukan penyihir yang menyamar.”
“Aku hanya akan mengantarkanmu sampai di sini. Masuklah, Patriak ada di dalam,” kata Elder Yu sebelum pergi.
Ketika White String masuk ke dalam rumah dinas Ji Changkong, dia disambut oleh tumpukan gulungan dan dokumen. Bahkan ia sempat tertimpa kertas yang berjatuhan karena ditumpuk terlalu tinggi.
“Ahaha, White String. Maaf membuatmu melihat semua ini. Aku libur cukup lama jadi beberapa hal ini cukup berdebu,” Ji Changkong tertawa ketika menyingkirkan beberapa dokumen dari mejanya. “Duduklah.”
Setelah White String duduk di tempat yang ada, Ji Changkong menarik laci lemari di belakangnya dan mengeluarkan dua buah potong batu giok seukuran telapak tangan dan menyerahkannya kepada White String.
“Yang pertama adalah token Elder, token ini membuatmu memiliki beberapa wewenang di Thousand Swords Mountain. Dan yang kedua adalah token tanah. Sebagai seorang Elder, kau bisa memilih area di sekitar Thousand Swords Mountain Sect sebagai tempat tinggalmu,” jelasnya sambil tersenyum.
“Patriak, ini ... Bukankah sedikit berlebihan?”
Ji Changkong menjawab dengan cepat, “Tidak, tidak. Kau telah menyelamatkan nyawaku, itu artinya aku berhutang kepadamu. Dan terutama, kau tahu apa arti seorang Divine Qi Realm di sebuah sekte menengah seperti Thousand Swords Mountain Sect ini?”
__ADS_1
“Ya,” White String mengangguk, “kekuatan Thousand Swords Mountain Sect akan menerima bantuan besar jika aku bergabung.”
“Aku anggap kau menerimanya,” Ji Changkong tersenyum sangat lebar sampai-sampai ia menyipitkan matanya. Seorang ahli Heavenly Qi Realm dapat menjadi seorang penguasa wilayah, dan Divine Qi Realm dapat dianggap setara dengan bangsawan di Lima Kekaisaran. Ahli Divine Qi Realm seperti White String tidak terhitung berharga bagi sekte menengah. Bisa dikatakan, Divine Qi Realm adalah pilar sekte.
“Yah, lagipula aku tidak punya alasan khusus untuk menolaknya. Setidaknya sampai ingatanku kembali, aku akan tetap berada di sini,” White String akhirnya menyimpan token ke dalam cincin ruang.
“Bisakah aku bertanya sesuatu? Mungkin ini bisa menjadi petunjuk dari identitasku.”
“Tanyakanlah...”
“Apakah Patriak pernah mendengar seseorang bernama Long XuanShan? Tadi malam, aku tiba-tiba memimpikan beberapa kejadian dan akhirnya mengingat nama ini,” tutur White String.
Wajah Ji Changkong sedikit berkerut. Ada terlalu banyak orang bermarga Long. Dan bahkan sebuah Klan Sage memiliki nama yang sama, Klan Long.
“Ini sedikit sulit. Marga Long ini mewakili Klan Sage, tapi aku akan berusaha untuk mencari informasi yang kau inginkan,” Ji Changkong berkata dengan mantap.
Melihat sikap Ji Changkong, hati White String sedikit menghangat. Kebanyakan orang akan lebih memikirkan keuntungannya sendiri tanpa memperhatikan moral, apalagi membalas budi. Jarang sekali ada orang sebaik dirinya. Bahkan ia tidak bisa memastikan apakah ia sendiri adalah orang baik.
“Oh, ya. Karena kau mengingat hal ini dari mimpimu, kau pasti akan memimpikan hal yang serupa lain kali. Tidak akan butuh waktu lama untukmu mengingat kembali semua ingatanmu,” Ji Changkong menghibur White String.
“Terima kasih.”
“Haha, tidak ada kata terimakasih untuk calon menantuku...”
“E-eh?! Patriak?!?!”
❀❀❀
*Tim Bakul Ganyong Penghuni Bumi
__ADS_1