World Good

World Good
8. perasaan aneh


__ADS_3

terdengar suara handphone nya berbunyi, silla pun terbangun dari tidurnya, rasa sakit akibat tertidur dengan posisi yang tidak benar membuatnya harus meregangkan tubuhnya, silla melihat kearah jendela luar yang sudah sedikit gelap, ia baru sadar jika ternyata ia tertidur terlalu lama, dengan buru-buru silla kembali ke meja kerjanya.


" kenapa Mr. Martin tak ada ditempat, apa jangan-jangan dia sudah pulang dan ninggalin gw sendirian disini, astaga kenapa lu pake tidur segala sih silla bikin malu aja, jelas-jelas tadi itu masih ada tamunya si bos, aduuh gimana nih! " celoteh nya sambil membereskan meja kerjanya dan cepat-cepat untuk pulang.


hendak ingin membuka pintu namun, silla terdorong karena pintunya terbuka tiba-tiba, namun Martin dengan cepat menyanggah tubuh silla yang hampir jatuh dibuatnya.


Martin yang melihat wajah silla dari dekat membuat jantungnya berdebar sangat cepat, sedangkan silla menutup matanya karena takut akan jatuh dan merasakan sakit.


" ya ampun Mr!! eh. eh eh.. tunggu lepasin dulu boleh " ucap silla yang sadar jika tubuhnya ternyata tidak jatuh dan meminta Martin untuk melepaskannya.


Martin yang masih memandang silla dalam lamunannya, malah mengeratkan pelukannya dengan tersenyum membuat silla terheran-heran melihat Martin yang bersikap seperti itu, lama-kelamaan wajah Martin mendekat dan semakin mendekat, silla yang sadar jika ada yang tak beres dengan bosnya, langsung membenturkan kepala mereka berdua dan membuat Martin melepaskan tubuhnya.


" aw.. apa kau sudah gila silla? aw!! " ucap Martin


" maaf Mr, habisnya Mr terlalu dekat dengan wajah saya sekali lagi saya minta maaf Mr? "


" hmmmm.. lupakan! kau mau kemana sudah membawa tas? " tanya nya


" aakh, tadi saya pikir Mr sudah pulang duluan jadi saya.. "


" sudahlah, kembali kemeja!! kita lembur dulu, soalnya saya baru dapat dokumen baru yang harus saya urus segera! " jelasnya sambil kembali kemeja


" yang dapat dokumen kan Mr, lalu saya lembur apa? "


" kamu temani saya disini sampai selesai, karena tadi kamu sudah tertidur saat jam kerja, adilkan! anggap saja ini hukuman buat kamu hahahaah " jelas Martin yang tertawa mengejeknya


" lagian kenapa tadi gak dibangunin aja sih, kesel deh! " ucap silla yang mengeluh sambil kembali duduk dimeja kerjanya


silla yang merasa bosan tanpa bekerja, ia hanya berjalan-jalan mondar-mandir didalam ruangan, membuat Martin tak bisa konsentrasi menyelesaikan pekerjaanya tersebut, Martin tetap harus bisa menyelesaikan dokumen malam ini, sesekali Martin melihat silla yang masih mondar-mandir disana.


" kenapa gw bisa disini sih, ? ikh kesel deh lu tuh jadi orang nurut banget silla, ! mana laper lagi nih perut, terjebak dengan keadaan ini mah, duduk dulu deh ! " keluh nya kepada diri sendiri.


Martin melihat jika silla sudah kembali duduk dengan tenang dan memainkan handphone nya, dan tak lama Martin pun telah menyelesaikan tugasnya, dan menghampiri silla yang sedang berputar-putar diatas kursi miliknya.


" Mr, sudah selesai " ucap silla yang sangat senang seperti anak kecil pulang sekolah.

__ADS_1


" sudah selesai, ayo saya antar pulang! " ajaknya


" ayo!! "


Martin dan silla pun memasuki mobil, sebelum membawa silla pulang Martin membawanya ke sebuah restoran steak untuk rasa bersalahnya kepada silla karena telah menemaninya kerjanya.


" kita mau kemana lagi Mr? jalan pulangnya sudah kelewat! "


" saya lapar, kamu tidak lapar memangnya? "


" jauhkah tempatnya? "


" tidak, diujung jalan sana? "


silla hanya mengangguk dan duduk dengan manis, Martin yang melihatnya hanya bisa menahan rasa gemasnya.


sesampainya disana, Martin dan silla pun masuk dan duduk di tempat yang telah Martin pesan, karena restoran tersebut hanya untuk kalangan atas, Orang-orang yang makan disana pun terlihat berbeda dengan silla, dari segi pakaian dan dandanan pun terlihat elegan dan berkualitas, silla berjalan dibelakang Martin dengan sedikit menundukkan kepalanya karena malu. tiba-tiba Martin menggandeng tangan silla dan mendongakkan wajah silla agar berjalan melihat kedepan, silla hanya tersenyum manis dan martin pun membalas senyumannya, membuat orang yang melihatnya berbisik tentang mereka.


" bukankah itu Martin yang ada diberita beberapa waktu lalu! " oran 1


" sepertinya sih begitu, lalu seleranya langsung turun deh akibat diputusin hahaha miris sekali! " orang 3


dan seterusnya, hampir semua yang ada disana membicarakan perihal Martin dengan hubungannya yang telah berakhir.


Martin yang tak ingin mendengar suara yang membicarakan perihal dirinya, mencoba menghibur silla untuk tetap tersenyum dan melanjutkan acara makan malam mereka berdua.


karena merasa tak nyaman dengan pandangan setiap orang yang ia lihat, silla meminta izin untuk pergi ke toilet, agar silla bisa menenangkan dirinya sejenak.


silla hanya terduduk didalam toilet dan mengatur detak jantungnya yang berasa sesak saat disana, namun silla mendengar beberapa wanita berbicara hal yang buruk mengenai dirinya.


" wah gila sih si Martin, tadi lu liat kan dia bawa cewek? "


" ya liat lah, mungkin semuanya juga sudah liat dan semuanya juga seperti berbisik bisik tentang mereka gitu gak sih! "


" iya jelas lah, gimana gak bisik-bisik habis putus dengan yang cantik, ekh sekarang malahan bawa yang buruk rupa, lagian iya tuh cewek memangnya kaga malu gitu jalan sama si Martin, diliat dari gaya bajunya aja udah gak banget menurut gw! "

__ADS_1


" mungkin dia babunya kali! "


" ya kali babu diajak ke restoran mewah seperti ini, ngapain juga iya gak sih! "


tak lama silla pun keluar dengan berlari sangat cepat karena tak tahan mendengar ucapan wanita-wanita tersebut.


sesampainya kembali dari toilet, silla berpamitan untuk pulang dahulu, dengan air mata yang sudah membasahi wajahnya, Martin pun menahan silla untuk menjelaskan apa yang terjadi kepadanya.


" hey, kenapa kamu menangis seperti ini? jelaskan kenapa? " tanya Martin


" aku ingin pulang Martin! aku ingin pulang? " ucapnya


Martin pun memeluknya dan silla hanya menangis dalam pelukan Martin, Martin membawanya keluar dan mendudukan nya didalam mobil.


" sekarang kita sudah diluar, apa kau sudah lebih baik silla, sudah jangan menangis lagi, saya bingung harus apa agar kamu tidak sedih lagi? " ucap Martin


" saya capek pengen cepat-cepat istirahat Mr! ayo cepat jalankan mobilnya "


" ooh kau sekarang sedang memerintah saya silla! " rayu Martin agar silla bisa tersenyum kembali.


dan benar saja silla tersenyum kecil


" baiklah kita pulang! " ucap Martin dan melakukan kendaraannya dengan cepat.


setelah mengantarkan silla pulang, Martin menghubungi temannya untuk memeriksa apa yang sebenarnya terjadi didalam toilet tadi.


" tolong lu cari tau informasi yang terjadi didalam toilet restoran yang tadi gw datengin bersama silla? "


" astaga toilet wanita maksud lu? gimana caranya gw bisa dapat informasi didalam toilet bambang? "


" what ever? pokonya secepatnya lu harus dapetin informasi nya paling lambat besok pagi? " ucap Martin dan memutuskan telepon nya dan membuang handphone nya ke sembarang tempat.


saking kesalnya Martin pun hanya bisa melampiaskan kepada handphone miliknya dan pergi untuk menangkan pikirannya yang sedang kacau.


jangan lupa dukungannya iya..

__ADS_1


__ADS_2