World Good

World Good
11. Awalan baru


__ADS_3

" hari ini, hari pertama gw pacaran sama Mr, aaakh gak kebayang nanti di kantor kaya gimana? ekh tunggu dulu! " langkah silla pun terhenti didepan kaca toko dan langsung menilai dirinya dari bayangan kaca tersebut.


" hmmm, baju ok! rok mini juga ok! tas mecing sama sepatu! ok pix sudah cantik sangat gw hari ini! " dengan pedenya didepan kaca dan melanjutkan perjalanannya.


hendak masuk kedalam ruangan, ia terkejut sangat amat, ruangan kerja yang sangat kolot disulap sedemikian rupa oleh Martin menjadi kebun bunga, harum dari bunga pun memenuhi seisi ruangan kerjanya, silla hanya bisa tersenyum dan menangis bahagia melihat bunga" yang begitu sangat indah.


" kejutan!! kamu menyukainya? " ucap Martin


silla langsung memeluk Martin dan mengucapkan terimakasih nya.


" kenapa kamu melakukan semua ini? " tanyanya


" karena ini hari pertama kita, dan akan banyak kejutan di hari-hari berikutnya, tunggu saja nanti! " ucap Martin


" baiklah aku akan menantikannya, terimakasih banyak telah membuat aku menangis bahagia di pagi hari! " keluhnya sambil tertawa kecil


" sekarang kau lihatlah kemeja kerjamu? " usil Martin


silla pun tebelalak heran melihat meja kerjanya yang dipenuhi bunga,


" apa kau sungguh-sungguh mencintaiku Mr. Martin, ukh! " silla pun mendekati Martin dan memukul tubuh bidang Martin yang begitu gagah.


" bagaimana aku harus bekerja jika, meja dan kursi ku penuh bunga seperti itu, lebih baik kau buka toko bunga saja didepan kantormu, kau ini benar-benar deh " keluh silla dan terus memukuli bosnya.


Martin hanya tertawa bahagia telah mengerjai wanitanya tersebut. Martin pun memeluk tubuh kecil silla agar ia berhenti memukulnya,


" ok, ok, ok! aku minta maaf telah mengerjaimu sayang maaf ok! " ucap Martin


" lalu aku kerja dimana? "


" kau kerja dimeja ku! bagaimana? " ide Martin


" jangan bercanda, lihat jam! banyak berkas yang harus aku kerjakan? " rengeknya


Martin pun membawa silla ke meja miliknya, dan menyuruhnya duduk dipangkuannya.


" kemarilah sayang! jika ingin kerjaan mu cepat selesai, sekalian aku koreksi jika ada yang salah! " rayu nya


silla pun memutarkan kedua bola matanya dengan malas, karena tak ada pilihan lain agar ia bisa menyelesaikan pekerjaannya hari itu juga.

__ADS_1


dengan malu ia duduk dipangkuan bosnya, dan mulai bekerja seperti biasanya, Martin pun memeluk nya dari belakang sambil melihat hasil kerja dari wanitanya.


tak henti-hentinya Martin menciumi rambut wanitanya yang begitu harum dari belakang, namun silla tak menghiraukan perbuatan kekasihnya, ia hanya fokus kepada pekerjaannya.


" sayang, apa tubuh mu tak bisa diam saat bekerja? " tanya Martin


" memangnya kenapa? "


" aku linu nih, dari tadi kamu kekanan kekiri terus! "


" linu? kamu sakit? "


" ****, bagaimana gw harus ngejelasinnya iya, aduh " umpat nya


" pokonya kami duduk diam-diam dipangkuan ku jangan banyak bergerak jika ingin selamat " jelas Martin


" hmmm, baiklah! " turut silla yang masih fokus.


tak lama kemudian, Martin mendapatkan telpon dari klien, silla yang sibuk mengetik ini itu, dan Martin pun akhirnya memiliki pekerjaan nya.


cukup lama Martin menerima telp tersebut, sampai-sampai silla sudah selesai dan memalingkan wajahnya kebelakang untuk melihat bossnya menelpon.


silla dan Martin pun saling menatap satu sama lain, silla hanya tersenyum manis melihat ekpresi bossnya ketika malu saat dipandang.


seketika Martin langsung mencium bibir silla dengan cepat, membuat silla terkejut.


" apa kau sengaja menggoda ku sayang? " tanya Martin


" dih, kepedean nih bos! aku kelaparan sayang? " manjanya


" sayangnya kalau lagi laper doang! aakh kamu ini, pesan saja seperti biasa? " sambil memeluk silla


" hehehee, uukh baiknya pacarku! "


setelah mereka makan siang, Martin mendekati silla yang sedang bermain handphone nya dimeja makan.


" kau sedang apa sayang? " tanyanya dan duduk disamping silla


" bermain game! apa hari ini kamu tak ada kerjaan, dari tadi hanya mengikuti ku terus "

__ADS_1


" tidak ada!! hari ini aku hanya ingin mengganggumu saja! "


" enaknya jadi bos!! bebas mau ngapain aja? " ucap silla sambil main game


" hahahaa.. kau ini ada-ada saja! sudah jangan main game terus, lanjutkan pekerjaan mu dulu sana, setelah itu kita pergi? "


" kerjaan segitu banyaknya masih bisa bilang mau pergi? ukh nyebelin! " keluh nya dan berjalan ke meja bosnya dan melanjutkan perkerjaannya.


sedangkan Martin ia masih duduk dimeja makan, dan sibuk dengan ponselnya.


dari kejauhan silla terus saja melirik kearah Martin yang masih sibuk dengan ponselnya.


" betah banget sih dimeja makan, dari tadi kaga bangun-bangun, chat sama siapa sih sampai cuekin gw begini! " keluhnya dari kejauhan.


silla pun dengan sengaja mengetik keyboard nya dengan sangat keras sehingga menimbulkan bunyi yang cukup mengganggu telinga Martin.


Martin pun melirik silla dengan heran, dan bangkit dari duduknya menghampiri silla yang sudah cemberut dari tadi.


" sayang ada apa? " ucap Martin


namun silla tak menjawab dan terus mengetik.


Martin pun berlutut dihadapan kursinya. " kenapa? ko cemberut gitu! "


" dari tadi mainin handphone terus, lupa sama aku! " keluhnya


" kamu marah aku cuekin dari tadi? "


silla hanya mengangguk dan tak berani melihat wajah bosnya.


"maaf, tadi aku sedang diskusi soal pekerjaan dengan Mr. co yang tadi menelpon " jelas Martin


mendengar penjelasan Martin membuat perasaan buruk hilang dari pikirannya.


" betulkah itu dari Mr. co " tanya silla


" astaga sayang, ternyata dari tadi kamu cemburu, apa aku perlu memperlihatkannya "


" tidak perlu, aku percaya sama bos ku ini " tawanya silla.

__ADS_1


Martin pun memangku silla lagi, agar ia tak mencurigai dirinya dengan alasan yang tak jelas.


jangan lupa like, share, dan komen iya gaesy.. !! maaf maaf jika masih ada kekurangan, atau ada kemiripan dalam cerita yang saya buat, ini betul betul sesuai dengan imajinasi saya pribadi.


__ADS_2