
Sejak awal kemunculan para penyihir di muka Bumi ini berabad-abad tahun yang lalu, memang belum pernah ada kejadian seaneh ini, di mana seorang manusia mampu menggunakan kekuatan sihir tapi manusia itu bukanlah seorang penyihir.
Kemampuan danau kuno dalam mendeteksi tingkat kekuatan seorang penyihir juga tidak diragukan lagi dan belum pernah sekalipun melakukan kesalahan sejak berabad-abad yang lalu. Sebab, air danau kuno ini sangat sensitif dengan mana yang merupakan sumber energi para penyihir.
Apalagi danau kuno ini adalah sumber dari semua danau kuno yang ada di seluruh kamp militer. Jika danau kuno yang ada di tempat ini rusak, maka semua danau kuno yang ada di seluruh kawasan istana pasti akan menunjukkan tanda-tanda keanehan karena semua danau kuno ini saling berhubungan satu sama lain.
Akan tetapi, Lin Yao juga tidak dapat menanyakan hal seperti ini tanpa berpikir panjang karena takut akan menyinggung perasaan Heiven.
Setelah memikirkan dengan matang dampak dari segala resiko yang akan ia terima, Lin Yao akhirnya memutuskan untuk bertanya. Mungkin saja setelah bertanya para Heiven, ia akan mengetahui rahasia lain yang dimiliki oleh seorang penyihir.
Lin Yao berjalan dengan langkah perlahan mendekat ke arah danau kuno dan berhenti tepat di belakang Heiven.
“Apa kamu tidak pernah mengunakan mana setiap kali kau menggunakan kekuatan sihir?” Lin Yao bertanya dengan senyum ramah agar Heiven tidak merasa bahwa ia sedang dicurigai.
Heiven sebenarnya tahu tentang mana sejak Dewi Nuwa memberikan warisan kekuatan berbagai mantera sihir padanya. Sebab, Dewi Nuwa juga memberinya wawasan tentang dunia sihir dan segala macam istilah yang ada di dalamnya.
Akan tetapi, Heiven memang sama sekali tidak dapat menghasilkan mana di dalam tubuhnya karena Dewi Nuwa sengaja membuat Heiven menjadi seorang kultivator. Jadi, satu-satunya sumber kekuatan yang ia gunakan selama ini adalah Qi.
“Aku memang tidak pernah menggunakan mana. Sumber energi yang aku gunakan untuk membuat sebuah formasi sihir ataupun mengaktifkan sebuah mantera sihir disebut Qi.”
Heiven merasa sudah waktunya ia membuka sedikit rahasia yang ia miliki pada Lin Yao. Sebab, Lin Yao juga telah memberikan perlakuan yang cukup istimewa selama ia tinggal di Kerajaan Merak Hijau ini.
Misalnya mengajaknya berkunjung ke tempat-tempat rahasia yang berada di dalam kawasan istana, padahal tempat seperti itu hanya boleh dikunjungi oleh para anggota keluarga kerajaan saja.
__ADS_1
“Qi?!” Lin Yao tampak sedikit bingung. “Apa itu Qi? Aku baru pertama kali mendengar istilah seperti itu.”
“Qi adalah bentuk energi yang lebih stabil dan ringan daripada mana. Namun, tidak semua orang dapat mengolah Qi. Sebab, orang itu harus memperkuat Dantiannya terlebih dahulu sebelum mulai mengolah Qi,” jelas Heiven.
Lin Yao semakin dibuat bingung saat Heiven mengucapkan dantian. Pertama Qi lalu Dantian, kedua istilah ini benar-benar asing di telinga. Sebab, selama ini seorang penyihir tidak memiliki kedua hal ini.
Dalam mengunakan sebuah mantera sihir, seorang penyihir biasanya akan langsung merubah energi yang ada di sekitar menjadi mana melalui perantara kedua tangan atau tongkat sihir.
Para penyihir sama sekali tidak pernah menyimpan mana di dalam bagian tubuh mereka dalam waktu yang lama. Sebab, mana memiliki tekanan dan berat yang cukup membebani tubuh.
Lin Yao sempat berpikir jika ia juga bisa mengolah Qi maka ia pasti bisa lebih menghemat banyak waktu dalam membuat sebuah formasi sihir maupun mengaktifkan sebuah mantera sihir karena di dalam tubuhnya sudah ada cadangan Qi. Ia tidak perlu membuang waktu selama beberapa menit untuk merubah energi akan menjadi mana.
“Pertanyaan terakhir. Dari mana kau mempelajari cara mengolah Qi? Jujur saja selama ini aku sedikit curiga dengan kekuatan sihir yang kau miliki. Sebab, beberapa mantera sihir yang kau memiliki merupakan mantera sihir terlarang yang diajarkan secara langsung oleh Dewi Nuwa pada leluhur Kerajaan Merak Hijau.”
Akan tetapi, Heiven malah menjadi semakin waspada para Lin Yao. “Apakah aku bisa menolak menjawab pertanyaan ini?”
“Apa alasanmu menolak menjawab pertanyaan ini? Bukankah pertanyaanku ini bukanlah sesuatu yang sulit dijawab?” tatap Lin Yao dingin.
“Tentu saja aku memiliki alasan yang kuat untuk menjawab pertanyaan ini. Dan, alasan ini berhubungan dengan keamananku.”
Heiven masih ingat dengan jelas tentang gambaran yang ia lihat di dalam cermin waktu. Ia berniat akan menyembunyikan apapun tentang asal-usul kekuatan sihir yang ia miliki sebelum ia menemukan penyusup yang ada di Kerajaan ini.
“Huff...” Lin Yao hanya bisa menghela nafas panjang setelah mendengar alasan Heiven. Sebab, ia tidak mungkin memaksa penolongnya jatuh ke dalam bahaya. “Kalau begitu anggap saja aku tidak pernah bertanya.”
__ADS_1
“Sepertinya itu lebih baik. Jika waktunya sudah tiba, aku pasti akan mengungkapkan semua rahasia yang aku miliki padamu.”
“Aku pegang kata-katamu itu. Awas saja jika kau berani berbohong.
Heiven lalu berjalan menjauhi danau kuno dengan ditemani Lin Yao karena danau kuno ini memang sama sekali tak memberi manfaat apapun pada dirinya.
Mereka berdua pun akhirnya melompat ke dalam gerbang dimensi dan meninggalkan dunia kecil ini.
Satu-satunya hasil yang mereka dapatkan selama berada di dalam dunia kecil ini adalah informasi bahwa Heiven mampu menggunakan semua sihir yang ada di dunia ini tanpa terikat dengan batasan elemen sihir karena tubuhnya cocok dengan semua jenis elemen sihir yang ada di dunia ini.
**
Di luar Pintu Gerbang dunia kecil.
Seorang pria berusia sekitar empat puluh tahun dengan perawakan yang gagah perkasa dan memakai pakaian layaknya seorang Raja, telah berdiri di tepi jurang tempat di mana pintu gerbang yang menuju ke dunia kecil itu berada.
Pria itu menatap ke arah pintu gerbang dengan tenang. Namun, pancaran aura yang meluap-luap dari tubuhnya menunjukkan bahwa dia sedang dalam pikiran yang tidak stabil. Entah apa yang dipikirkan oleh pria ini.
Sampai akhirnya, ia menyipitkan kedua matanya saat melihat perubahan fluktuasi energi yang ada di dalam gerbang dimensi.
“Akhirnya mereka keluar juga dari tempat ini. Aku akan memberi pelajaran pada pemuda yang berani menggoda putriku!”
Pria itu segera mengeluarkan sebuah tongkat sihir yang terbuat dari emas dan membuat sebuah formasi sihir berukuran besar di bawah kakinya.
__ADS_1
Ia tampaknya sedang menunggu Heiven dan Lin Yao keluar dari dunia kecil.