Xiao Heiven : New Genesis

Xiao Heiven : New Genesis
Ch. 30 — Menghilang.


__ADS_3

Lin Yao tak sempat melanjutkan kata-katanya karena Heiven tiba-tiba saja berdiri dari tempatnya dan memancar aura yang begitu dahsyat hingga membuatnya sedikit terdorong ke belakang.


“Bersumpah setia katamu? Jangan pernah bermimpi! Lebih baik aku mati daripada harus tunduk pada penyihir kegelapan sepertimu!” jawab Heiven tegas sambil menahan rasa sakit akibat luka yang ia alami.


Sudah bukan rahasia umum di zaman ini jika seorang penyihir kegelapan adalah sekutu para iblis. Dan, Heiven mengetahui semua ini Dewi Nuwa. Karena itu, penilaiannya pada Lin Yao pun seketika berubah sejak gadis ini berubah menjadi seorang penyihir kegelapan.


Semua peryihir kegelapan dikenal sebagai pribadi yang kejam dan haus darah meskipun dulunya mereka ada seorang penyihir yang baik hati. Sebab, sejak berubah menjadi seorang penyihir kegelapan, pola pikir mereka telah teracuni oleh hawa iblis.


Jika Heiven sampai tertangkap hidup-hidup di tangan Lin Yao, mungkin ia akan diperlakukan lebih buruk dari seorang budak. Bahkan, bukan tidak mungkin jika Heiven akan dijadikan persembahan dalam ritual khusus untuk meningkatkan kekuatan kegelapan.


“Dengan menolak tawaranku ini berarti hanya tinggal satu jalan saja untukmu yaitu kematian.” Lin Yao terlihat sangat geram saat Heiven menolak tawarannya.


Energi kegelapan yang begitu pekat di tubuh Lin Yao terbang menuju ke langit dan berkumpul di sana membentuk sebuah gumpalan awan mendung yang cukup luas.


Dengan beberapa kata mantera sihir tingkat tinggi yang terucap dari bibir manis Lin Yao, gumpalan awan mendung itu seketika berubah menjadi sebuah formasi sihir raksasa dan langsung mengeluarkan sosok Naga Hitam raksasa yang sangat menyeramkan.


Ya! Mantera sihir yang baru saja digunakan Lin Yao adalah sebuah mantera sihir tingkat tinggi untuk memanggil Beast yang berasal dari Dunia Bawah.


Hanya dengan melihat mata sosok Naga Hitam itu saja, Heiven sudah merasakan sensasi kengerian di dalam pikirannya. Untungnya ia memiliki cukup kekuatan untuk melawan semua sensasi tak nyaman di dalam pikirannya dengan bantuan kekuatan hukum waktu.


...“Sihir Elemen Api — Semburan Api Naga.”...


Sosok Naga Hitam itu langsung membuka mulutnya lebar-lebar begitu Lin Yao memberiku perintah.


Seketika, api berwarna hitam yang sangat panas langsung menyembur dari mulut Naga Hitam dan menyerang lurus ke arah Heiven.


Heiven segera menggerakkan tombak pusaka yang ada di tangan kanannya menghadap ke langit sambil mengucapkan sebuah mantera sihir yang terdengar sangat kuno dan memancar tekanan kekuatan yang sangat agung.

__ADS_1


Qi yang sangat kuat memancar dari tubuh Heiven lalu ditembakkan ke arah langit oleh tombak pusaka yang ada di tangan kanannya.


Sebuah formasi sihir berukuran raksasa juga seketika muncul di atas kepala Heiven setelah ia selesai membaca mantera sihir miliknya.


...“Sihir Elemen Cahaya — Pelindung Tanpa Batas.”...


Cahaya yang sangat terang seketika memancar formasi sihir itu dan membentuk sebuah pelindung yang mengelilingi Heiven.


Sekilas, lapisan pelindung yang dibuat Heiven ini memang terkesan tipis karena terlihat transparan seperti sebuah kaca. Namun, jika dilihat lebih teliti lagi ternyata lapisan pelindung ini memiliki ketebalan layaknya beberapa dinding benteng perlindungan yang disatukan.


Semua prajurit dan para petinggi istana yang tinggal di dalam istana ini tidak ada satupun yang berani datang ke tempat ini. Sebab, Raja Xiao Bao sebelumnya telah memberikan perintah pada mereka semua agar tidak mendekati halaman belakang istana walau apapun yang terjadi.


Jadi mereka semua hanya bisa menyaksikan sosok Naga Hitam yang muncul secara tiba-tiba tanpa tahu siapa yang memanggil sosok itu dari Dunia Bawah. Selain itu, mereka semua juga belum mengetahui bahwa Lin Yao saat ini telah berubah menjadi seorang penyihir kegelapan.


Semburan api hitam yang keluar dari mulut Naga Hitam langsung melesat dengan kecepatan dan menabrak medan pelindung yang mengelilingi Heiven.


Lin Yao menatap Heiven dengan niat membunuh yang meledak-ledak. Ia tidak menyangka jika Heiven akan memiliki cara untuk menahan serangan semburan api yang dilakukan oleh seekor Naga yang berasal dari dunia bawah.


Setelah serangannya gagal, keinginan Lin Yao untuk membunuh Heiven menjadi semakin. Sebab, ini adalah serangan pertamanya setelah ia berubah menjadi seorang penyihir kegelapan. Dan, makhluk yang ia panggil dari Dunia Bawah untuk membantunya menyerang Heiven bukanlah naga sembarang.


Namun, Lin Yao juga tahu bahwa saat ini kekuatan Heiven sudah mulai menipis karena lapisan pelindung cahaya yang mengelilingi dirinya sudah mengalami banyak retakan akibat semburan api naga hitam dan tak kunjung dipulihkan sampai saat ini.


“Naga … Pinjamkan sedikit kekuatanmu pada tongkat sihirku!” seru Lin Yao memberi perintah sambil mengangkat tongkat sihirnya ke arah langit.


“Sesuatu keinginanmu.”


Sosok Naga Hitam itu seketika berubah menjadi gumpalan asap berwarna hitam pekat dan menyatu ke dalam tongkat sihir yang ada di tangan Lin Yao.

__ADS_1


Sebuah motif berbentuk cakar naga langsung terbentuk di ujung tongkat sihir yang ada di genggaman tangan Lin Yao setelah Naga Hitam itu menyatu sepenuhnya dengan tongkat sihir miliknya.


...“Cakar Naga Menebus Langit.”...


Lin Yao langsung melemparkan tongkat sihir yang ada di tangannya ke arah Heiven yang saat ini tengah terduduk di dalam lapisan pelindung karena telah kehabisan Qi.


Heiven sebenarnya telah berusaha untuk menyerap energi alam yang ada di sekitarnya selama pertarungan ini berlangsung agar cadangan Qi yang ada di dalam dantiannya tidak habis di akhir pertarungan.


Namun, siapa sangka jika Lin Yao yang telah berubah menjadi seorang penyihir kegelapan akan memiliki kekuatan yang begitu mengerikan sehingga memaksa dirinya harus berkali-kali menggunakan teknik tingkat tinggi yang sangat menguras Qi.


Tongkat sihir yang terlepas dari tangan Lin Yao langsung menabrak medan pelindung cahaya dengan kuat dan menyebabkan sebuah ledakan dahsyat.


Boom ...


Permukaan tanah kembali bergetar dan membuat semua penghuni istana menjadi panik.


Serangan Lin Yao kali ini akhirnya berhasil menghancurkan medan pelindung buatan Heiven dan masih terus melesat ke arah Heiven berada.


Namun, Lin Yao harus kecewa karena Heiven sudah tidak ada lagi di tempatnya. Ia memusatkan kemampuan semua indra nya dan memindai setiap jengkal tanah di tempat itu. Tapi, tetap saja tidak menemukan jejak keberadaan Heiven.


“Siapa yang memiliki kemampuan untuk menyelinap ke tempat tanpa meninggalkan jejak sedikit pun.” Lin Yao berpikir keras tentang kemampuan semua petinggi istana yang ada di Kerajaan ini dan membuat kesimpulan bahwa tidak ada satupun dari penghuni istana ini yang memiliki kemampuan seperti ini.


Lalu siapa kira-kira yang memiliki kemampuan penyembunyian diri yang begitu baik hingga dapat menculik Heiven tepat di depan matanya tanpa meninggalkan jejak sedikitpun?


Lin Yao tak lagi melanjutkan pencariannya karena hal itu hanya sia-sia belaka. Ia lalu meninggalkan tempat pertarungan ini dan segera menemui para petinggi istana untuk menjelaskan pada mereka semua tentang keributan baru saja terjadi di tempat halaman belakang istana.


Setelah memberikan penjelasan pada mereka semua, Lin Yao juga mengumumkan bahwa Kerajaan Merak Hijau akan menutup diri dari Dunia Luar sampai masa berkabung atas meninggalnya Raja Xiao Bao selesai.

__ADS_1


Ia juga memberikan perintah pada semua mata-mata yang dimiliki Kerajaan Merak Hijau untuk mencari keberadaan Heiven dan membawanya ke tempat ini hidup atau mati.


__ADS_2