Xiao Heiven : New Genesis

Xiao Heiven : New Genesis
Ch. 32 — Pintu Gerbang Atlantis.


__ADS_3

Suhu air menjadi semakin dingin seiring dengan semakin dalamnya wanita itu membawa Heiven menyelam.


Tampaknya samudra ini memiliki sebuah pelindung khusus yang tidak mengijinkan sembarang orang bisa mencapai ke dasar lautan.


Akan tetapi, perubahan suhu air di dasar lautan ini tampaknya sama sekali tak mempengaruhi pergerakan wanita itu saat menyelam.


Wanita itu dapat dengan mudah menghindari berbagai rintangan yang ada di dasar danau ini.


Selama menyelam di dasar lautan ini, ia telah beberapa kali menemui beberapa hewan laut yang tak ramah saat melihat kehadiran manusia. Dan, semua hewan laut itu dapat ia usir hanya dengan menggunakan sebuah mantera sihir.


Heiven yang masih tau sadarkan diri pun tampaknya sama sekali tak terpengaruh dengan suhu air yang ada di tempat ini. Tubuhnya seolah-olah memiliki pertahanan alami terhadap suhu air yang sangat dingin di dasar lautan ini.


Setelah satu jam berlalu, wanita itu akhirnya sampai di depan sebuah gerbang raksasa yang ada di dasar laut.

__ADS_1


Sekilas, gerbang raksasa itu seperti sebuah gerbang kuno yang telah berusia ribuan tahun dan telah lama ditinggalkan. Sebab, di sekitar gerbang raksasa itu telah ditumbuhi berbagai macam terumbu karang yang tampaknya telah berusia sangat lama.


Wanita itu lalu berhenti saat melihat ada seekor naga raksasa yang sedang tidur di depan pintu gerbang. Sepertinya naga itu adalah penjaga pintu gerbang ini.


Naga yang sedang tertidur itu seketika langsung membuka matanya saat merasakan aura kehadiran manusia yang sedang mendekati pintu gerbang ini. Ia langsung menatap tajam ke arah wanita itu dan juga Heiven.


“Berhenti!!” Seru Naga itu dengan suara yang tampak begitu menyeramkan saat melihat wanita itu berusaha membawa Heiven menerobos pintu gerbang. “Apakah kau pikir tempat yang ada di balik gerbang itu dapat kau datangi dengan sesuka hatimu? Jelaskan dulu dari mana asal-usulmu dan untuk tujuan apa kau ingin memasuki Benua Atlantis!”


Andai saja Heiven saat ini tersadar, maka ia pasti akan sangat senang ketika mendengar tentang Benua Atlantis. Sebab, di masa depan dia telah berusaha keras mencari jejak tentang Benua yang hilang ini.


Padahal, jika ibunya mau menjelaskan tentang Benua Atlantis pada Heiven maka Heiven pasti akan tahu di mana letak keberadaan Benua Atlantis dengan mudah karena Bianca adalah salah satu penduduk Benua Atlantis. Namun, Bianca tampaknya memiliki alasan sendiri sampai ia harus merahasiakan tentang Benua Atlantis pada anaknya sendiri.


Wanita itu membalas dengan dingin. “Aku tidak punya banyak waktu untuk berurusan denganmu. Minggir!! Aku harus segera membawa pria ini ke Benua Atlantis dan bertemu dengan Shen Long.”

__ADS_1


Divine Beast Shen Long ternyata sudah ada di zaman ini. Tapi, bagaimana dengan para Divine Beast yang lain? Apakah semua Divine Beast yang ada di masa depan juga telah turun ke Bumi di zaman ini?


“Shen Long adalah Dewa bagi kami, penduduk Benua Atlantis. Aku tidak akan membiarkanmu makhluk tidak jelas sepertimu bertemu dengan Shen Long.”


Naga penjaga pintu gerbang itu langsung menembakkan serangan sihir elemen air ke arah wanita itu.


Wanita itu tak terlihat takut sedikit pun padahal serangan sihir elemen air yang sangat kuat sedang menuju ke arahnya.


Sebagai penjaga pintu gerbang masuk ke Benua Atlantis, tentu saja kekuatan Naga itu tidak rendah. Paling tidak ia adalah seekor Naga yang telah berusia puluhan ribu tahun dan menguasai beberapa macam sihir tingkat tinggi.


Wanita itu juga segera menggerakkan tongkat sihir yang ada di tangannya ke arah depan dan membaca sebuah mantera sihir tingkat tinggi untuk melawan serangan sihir yang dilepaskan oleh Naga itu.


Seketika, aura energi yang sangat dahsyat memancar dari tubuh wanita itu dan suhu udara yang awalnya sudah sangat dingin menjadi semakin dingin hingga ratusan kali lipat.

__ADS_1


__ADS_2