Xiao Heiven : New Genesis

Xiao Heiven : New Genesis
Ch. 33 — Murid Shen Long.


__ADS_3

Naga penjaga pintu gerbang dan wanita misterius yang menolong Heiven sama-sama tersungkur beberapa langkah ke belakang saat serangan yang mereka lepaskan saling berbenturan.


Untungnya, wanita itu telah meletakkan Heiven ke tempat yang lebih aman sebelum ia memulai pertarungan dengan naga yang menjaga pintu gerbang ini.


Naga raksasa tidak dapat mempercayai bahwa kekuatan wanita misterius yang ada di hadapannya ternyata seimbang dengan kekuatan yang ia miliki. Apalagi mantera sihir yang digunakan oleh wanita misterius itu untuk menahan serangannya adalah salah satu mantera sihir tingkat tinggi yang seharusnya hanya diketahui oleh Shen Long dan para muridnya saja.


Sedikit keraguan mulai terlintas di pikiran Naga raksasa itu. Jika wanita misterius ini ternyata ada salah satu dari murid Shen Long, maka ia akan mendapatkan masalah besar jika sampai membuat wanita ini terluka. Akan tetapi, ia tetap harus menjalankan tugas utamanya yaitu melindungi perbatasan Benua Atlantis dari para penyihir kegelapan yang berniat menyusup ke tempat ini.


“Apakah kau adalah salah satu murid Divine Beast Shen Long?” Naga raksasa berusaha mengkonfirmasi identitas wanita itu.


Wanita itu lalu mengeluarkan sebuah benda dari dalam cincin penyimpan miliknya. Benda itu adalah sebuah medali yang terbuat dari batu giok dengan motif naga emas di bagian tengahnya.


“Lihatlah!” seru wanita itu sambil menunjukkan benda yang ada tangannya pada Naga raksasa penjaga pintu gerbang.


Sosok bayangan seekor naga berwarna emas dan memancarkan aura yang sangat agung seketika keluar dari benda itu dan terbang bebas di atas kepala wanita misterius itu seolah-olah ingin melindunginya dari serangan siapapun.

__ADS_1


Ukuran bayangan naga itu sebenarnya tidak terlalu besar. Ya, kira-kira hanya sepanjang satu meter. Tapi, naga raksasa penjaga pintu gerbang langsung bergetar ketakutan saat melihat sosok bayangan naga emas ini.


Naga raksasa langsung mengenali sosok bayangan naga emas yang muncul dari dalam medali itu. Sebab, sosok Naga Emas itu adalah perwujudan dari Shen Long, Dewa dari semua Ras Naga.


“Token Naga Emas?! Ternyata kau adalah salah satu murid Divine Beast Shen Long. Maafkan aku karena tidak dapat mengenali identitasmu dan sempat menghalangi perjalananmu.”


Sikap Naga Raksasa terhadap wanita itu langsung berubah drastis setelah melihat token naga emas. Ia menjadi semakin ramah pada wanita itu layaknya seorang pelayan yang sedang melihat Tuannya.


“Itu bukan kesalahanmu. Aku sendiri yang datang ke tempat ini dengan terburu-buru sehingga lupa untuk memperkenalkan diri. Jadi wajar saja jika kau tidak mengenali identitasku,” balas wanita itu.


Naga raksasa sama sekali tak menanyakan tentang Heiven walaupun Ia sebenarnya sangat penasaran dengan identitas pria itu dan apa hubungannya antara pria itu dengan wanita ini yang merupakan salah satu murid dari Divine Beast Shen Long.


Wanita misterius itu pun terbang melewati pintu gerbang yang ada di dasar lautan ini setelah mendapatkan ijin dari Naga Raksasa sambil membawa Heiven di tangan kanannya.


Setelah melewati pintu gerbang raksasa itu, wanita itu akhirnya sampai di sebuah Benua yang sangat luas.

__ADS_1


Benua ini telah dibagi menjadi beberapa wilayah dengan puluhan sungai-sungai kecil sebagai pembatas antar masing-masing wilayah.


Namun, ada satu tempat yang paling menarik perhatian di Benua ini, yaitu sebuah bangunan yang ada di tengah-tengah Benua. Sebab, bangunan terlihat lebih luas dan megah dari semua bangunan yang ada di Benua ini.


Wanita itu pun tampaknya berniat pergi ke bangunan itu. Sebab, sejak menginjakkan kakinya di tempat ini, pandangannya selalu tertuju ke arah bangunan itu.


Setelah berdiam sejenak dan menentukan arah tujuan, wanita misterius itu kembali melanjutkan perjalanannya.


Perjalanannya kali ini terasa akan lebih mudah dari sebelumnya karena di tempat ini sama sekali tak ada mata-mata dari Kerajaan Merak Hijau yang akan mengganggu perjalanannya.


Hanya dalam waktu satu jam, wanita misterius itu sudah sampai di depan sebuah bangunan yang sangat megah nan indah layaknya sebuah istana. Ia pun segera membawa Heiven masuk ke dalam istana itu untuk menemui seseorang.


Meskipun terlihat begitu megah dari luar, namun pada kenyataannya bangunan yang mirip istana ini sangat sepi di bagian dalam.


Wanita itu terus melangkah menuju ke ruang utama dari istana ini dan selama perjalanan, ia belum menjumpai satu orang pun di tempat ini. Mungkinkah bangunan semegah ini hanyalah sebuah bangunan kosong yang telah lama ditinggalkan oleh pemiliknya?

__ADS_1


__ADS_2