
Akan tetapi, proses meditasinya saat ini tidak berjalan semulus biasanya. Ia tiba-tiba merasakan sensasi yang sangat menyakitkan di dalam dantiannya ketika energi alam sangat melimpah mulai membanjiri seluruh ruang yang ada di dalam dantiannya.
Semua titik-titik meridian yang ada di tubuhnya pun seolah-olah disambar ribuan petir yang sangat dahsyat dan membuat tubuhnya bergetar.
Heiven merasa bahwa dantiannya bisa meledak kapan saja jika ia tak segera menemukan cara untuk mengendalikan energi alam yang begitu melimpah di dalam dantiannya.
Meylin yang melihat keanehan di dalam tubuh Heiven segera menggunakan kekuatan sihir elemen cahaya miliknya untuk membantu Heiven mengendalikan energi alam yang mengamuk di dalam dantiannya. Namun, semua usaha Meylin itu sama sekali tak membuahkan hasil.
“Sepertinya hanya Guru yang dapat mengatasi masalah ini. Aku akan segera menghubungi Guru.” Meylin lalu membaca sebuah mantera sihir ruang untuk berkomunikasi dengan Gurunya dari jarak yang tidak diketahui.
Akan tetapi, suatu keanehan lain tiba-tiba muncul dari tubuh Heiven dan membuatnya sangat terkejut sampai tak dapat berkata-kata.
__ADS_1
Roar ...
Suara raungan seekor naga yang sangat agung tiba-tiba bergema dari tubuh Heiven lalu disusul dengan kemunculan sosok Naga Petir yang memiliki ukuran yang hampir menyamai Divine Beast Shen Long.
Energi petir yang sangat dahsyat dan sanggup meruntuhkan dunia mulai menghujani Heiven tanpa ampun, hingga ia merasa bahwa dirinya saat ini sedang berdiri di tengah-tengah neraka petir.
Meylin mengamati semua petir yang menyerang Heiven dengan teliti. Entah kenapa ia malah menjadi bahagia saat melihat kemunculan semua petir itu.
Setelah mendapat pencerahan dari Meylin tentang asal-usul dari semua petir ini, Heiven seolah-olah tak lagi merasa sakit yang semua petir-petir itu menyerang dirinya dari berbagi arah. Namun, ada sesuatu yang masih menggangu pikiran Heiven yaitu tentang sosok Naga Petir yang ada di belakangnya saat ini.
Akan tetapi, Heiven memilih untuk mengabaikan Naga Petir itu dan lebih memfokuskan pikiran pada semua petir surgawi yang sedang menuju ke arahnya. Sebab, sejak kemunculannya, Naga Petir hanya berdiam diri di tempatnya seperti sebuah patung dan sama sekali tak menimbulkan ancaman bagi Heiven.
__ADS_1
“Bagus! Ternyata kau tahu apa yang harus kau lakukan.” Meylin merasa cukup senang saat melihat Heiven dapat melawan rasa kepanikan yang ada di dirinya hanya dengan bantuan beberapa kata darinya.
Dan, keputusan Heiven untuk mengabaikan sosok Naga Petir dan lebih mengutamakan sambaran petir surgawi adalah sebuah keputusan yang sangat bagus. Sebab, petir surgawi tidak dapat dipastikan kapan waktu kemunculannya dan akan lenyap jika seseorang gagal mendapatkan manfaat dari petir surgawi itu.
Tekanan energi petir yang ada di dalam Istana ini semakin meningkat dan membuat seluruh bagian istana bergetar dengan kuat seakan-akan mau runtuh saat seluruh tubuh Heiven tertutup oleh kekuatan petir surgawi.
Seluruh titik-titik meridian dan dantian yang ada di tubuh Heiven mulai menebal hingga berlipat ganda setelah diperkuat oleh petir surgawi ini.
Ia akhirnya dapat dengan mudah mengendalikan energi alam yang begitu melimpah di dalam dantiannya setelah lapisan dinding dantiannya telah diperkuat. Sebab, semua sensasi menyakitkan di dalam dantiannya juga langsung sirna seolah-olah telah dihancurkan oleh sambaran petir surgawi.
Melihat aura yang memancar dari tubuh Heiven mulai berangsur-angsur stabil padahal ia belum berhasil menerobos ke tingkat kultivasinya yang baru, Sosok Naga Petir yang selama ini selalu terdiam akhirnya mulai bergerak dan terbang mengelilingi Heiven.
__ADS_1