
🚫Sebelu membaca tekan favorit dulu 🚫
100 M..... ucap Yura dari belakang sekali lagi orang-orang melihat ke belakang, Juandra yang mendengar menjadi jengkel
tidak ada yang lebih tinggi dari penawaran gadis ini..... ucap Mc
Jundra menimbamg-nimbang untuk mengeluarkan uang untuk perusahaan yang hampir bangkrut bukan hanya untuk membeli aset-aset nya tapi harus butuh banyak untuk menarik client baru, yang pasti yang lama tidak akan percaya lagi dengan perusahaan yang hampir di ambang kehancuran
memang tidak ada lagi ya????? tanya Mc melihat sekeliling dan tidak ada lagi yang menawar
dan bisa kita putuskan pemenang dari lelang ini adalah gadis yang ada di belakang..... ucap Mc sambil menunjuk ke arah Yura
Oke pememang silakan ikut sama mbak yang ada di pojok itu.... ucap Mc melihat ke arah Yura terus menunjuk perempuan cantik dengan berpakaian rapi di pojokkan Yura berjalan menghampiri perempuan itu
Dan saya selaku Mc mengucapkan terimakasih kepada perusahaan yang sudah hadir ke sini dan saya terimakasih kepada bapak Juandra yang terhormat telah sudi datang ke sini, sekian dan terimakasih...... ucap Mc dan semua utusan dari perusahaan telah pergi meninggalkan gedung ini termasuk Juandra, Juandra tidak sadar bila anaknya lah yang pemenang pelelangan ini
Yura sangat gambang untuk urusan uang dia cukup pandai untuk meretas perusahaan besar dengan ide-ide produk dan menjualnya ke perusahaan besar dengan harga yang pantastis bukan hanya ide-ide bahkan rahasia perusahaan pun dia bisa meretas nya dengan baik tanpa meninggalkan jejak
Ayo mbak ikut saya...... ucap perempuan itu Yura langsung ikut dengan perempuan itu masuk ke ruangan untuk mengurus semua dokumen-dokumen atas namanya dan membayar uang pelelangan
............
Jeck samapai ke mansion Yura bersama dengan Nisa, mereka turun dari mobil masuk ke dalam tapi tidak juga menemui Yura di dalam, Nisa pergi ke kamar nya tapi tidak dengan Jeck
Dafa apa kamu tau Yura di mana.... tanya Jeck kepada Dafa yang duduk di ruang tamu sambil memainkan HP nya
Aku dengar sih dia pergi ke tempat pelelangan.... ucap Dafa tanpa melihat ke arah Jeck karena sibuk memainkan HP nya
Apa? pelelangan apa Dafa.... tanya Jeck
pelelangan aset-aset perusahaan..... ucap Dafa langsung menatap ke arah Jeck
anak itu selalu saja.... ucap Jeck dengan kesal
kau ingat kata-kata dia saat kita di markas,,,, dia tak pernah main-main dengan ucapannya Jeck.... ucap Dafa
Hmmm.....Jeck hanya berdehem
__ADS_1
........
Yura pulang ke manasion Jundra karena jam sudah menunjukkan pukul 9 malam, Yura masuk ke dalam kamar untuk membersihkan diri nya, Karena Yura belum makan malam jadi Yura memutuskan untuk turun ke bawah
melihat sekeliling tidak ada lagi orang karena jam makan malam sudah lewat, Yura melangkahkan kakinya ke dapur, dia melihat orang yang selalu mengambil lapor atau katika dia ada masalah sekolah, semenjak mommy nya meninggal Yura tidak pernah di sayang mengambil rapor di sekolah saja hanya bibik Ina sedangkan Zean dan Clarissa, Anastasya dan Juandra lah yang mengambil nya
Bik..... ucap Yura berjalan ke arah Bibik Ina yang tengah mencuci piring bekas makan malam tadi bibik Ina langsung melihat ke arah suara
iya non... nona sudah lama tidak makan masakan rumah... apa non tidak merindukan masakan bibik.....ucap bibik Ina langsung memberikan pertanyaan ke arah Yura, Yura langsung tersenyum karena bibik Ina lah yang selalu baik dengan nya selama ini
Pasalnya Yura sangat jarang masak makanan rumah, Yura selalu makan di luar dan sudah lama juga Yura tidak bertemu dengan bibik Ina karena Yura jarang ada di mansion palingan pulang sudah malam seperti ini dan berangkat pagi
Aku sangat merindukan masakan bibik.... ucap Yura dengan senyum manis nya
Nona sudah makan malam..... tanya bibik Ina sambil menyusun piring yang telah dia cuci di rak piring
belum...... ucap Yura
Nona mau makan apa biar bibik masakin..... tanya bibik Ina ke Yura, Yura tampak berpikir sebentar
yang itu saja bik.. di angetin..... ucap Yura, Bibik Ina langsung mengambil lauk yang dia simpan, Yura duduk di kursi yang ada di dapur
Bik apa ada yang Yura bantu.... ucap Yura
tidak non.... nona duduk manis saja..... ucap bibik Ina, Yura di depan bik Ina seperti sifat dia yang dulu tapi kalo dengan selain dari bibik Ina dia kembali dingin
setelah menyiapkan semuanya bibik Ina berjalan ke arah Yura duduk menyiapkan nasi untuk Yura, Yura hanya diam, bibik Ina duduk di dekat Yura dengan menyampinggi nya supaya berhadapan dengan Yura
Aaaa.... ucap bibik Ina sambil membuka mulut nya sendiri
Bik biar Yura saja..... ucap Yura, bibik Ina menggelengkan kepala nya
Aaaa....... bik ira membuka mulutnya sendiri,Yura yang melihat itu langsung membuka mulut nya setelah habis yang ada di mulut Yura bik Ina kembali menyuapi Yura, tiba-tiba Yura menitikkan air matanya karena setelah mommy nya meninggal dia tidak pernah lagi di perilakukan seperti itu
kenapa.... tanya bik Ina dengan suara lembut, Yura hanya menggelengkan kepala nya sambil menggelapkan air matanya, bibik Ina langsung menyuapi nya kembali
Non sudah bibik anggap anak sendiri.... ucap biki Ina di sela-sela menyuapi Yura
__ADS_1
Bibik makasih.... ucap Yura dengan tulus, sampai akhirnya suapan terakhir Yura
Masih mau nambah.... ucap bibik Ina melihat nasi sudah habis di dalam piring Yura, Yura langsung menggelengkan kepala nya
sama-sama non... ucap bik Ina, mereka tidak tahu kalo sepasang mata memantau dari tadi, dari sejak bik Ina memanaskan masakan nya, iya adalah Zean yang dari tadi sembunyi di balik tembok
kalo gitu Yura ke kamar ya..... ucap Yura
istrahat yang cukup ya, besok sekolah.... ucap bik Ina, bik Ina sudah menganggap Yura adalah anak nya sendiri dan di balas anggukan oleh Yura
Yura langsung berjalan ke arah kamar nya menghempaskan tubuh nya ke kasur, sudah 3 bulan ini mengidap Insomnia yang membuat dia susah tidur, Yura hanya berbaring di kasur hingga waktu susah menunjukkan pukul 02.14 baru lah Yura tertidur
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Like dong jangan pelit gitu jempol nya biar dapat pahala karena buat aku senang😁
__ADS_1