
🚫Sebelum membaca pastikan tekan favorit dulu 🚫
Gak papa ayo kalian duduk di meja makan, kan jarang-jarang kalian ke sini........ ucap Ibu Pita dengan senyum yang mengembang
mereka bertiga berjalan ke arah dapur, Ibu Pita mempersilahkan mereka berdua duduk di meja makan karena mereka sudah sampai ke dapur
Ibu pita pergi ke arah gulkas karena dia ingin memasakkan makanan kesukaan anaknya itu
Tante boleh Nisa bantu.... ucap Nisa langsung berdiri dari duduk nya berjuang menghampiri ibu pita yang tak jauh dari meja makan
Boleh nak...... ucap Ibu pita dengan cepat Nisa berjalan ke arah nya, sedangkan Jeck duduk manis di meja makan sambil memperhatikan dua generasi yang berbeda ini
Nisa bisa masak....... sambung ibu pita lagi
Nisa bisa masak tapi Nisa hanya bisa membuat sambal sama gulai, soalnya itu makanan favorit Nisa dan mommy....... ucap Nisa dengan sedu kalau mengingat mommy nya itu, walaupun Nisa terlahir dari orang kaya tapi mommy nya dulu hanyalah dari keluarga berkecukupan
Wah bagus dong soalnya ibu mau buat gulai ikan dan semur ayam, pasti seru masak berdua....... ujar ibu pita tersenyum dengan semangat
Hehehe iya bu...... ucap Nisa cengengesan
mereka mulai berkutat dengan alat-alat dapur, membagi tugas masing-masing biar cepet selesai masak nya, sedangkan Jeck hanya diam memperhatikan keduanya dengan teliti, sampai akhirnya Jeck mengeluarkan benda pipih dari saku celananya untuk mengabadikan momen tersebut tanpa pengetahuan oleh kedua orang yang sibuk berkutat itu
sampai akhirnya mereka selesai memasak makanan yang mereka buat, ibu pita menata rapi lauk-pauk itu di piring yang sudah di sediakan oleh Nisa
Ayo kita ke meja makan.... ucap Ibu pita yang langsung di anggukan oleh Nisa
Ibu pita dan Nisa menyusun makanan di meja makan, Jeck sibuk dengan HP nya entah apa yang di lakukan nya dengan benda pipih tersebut
Jeck ayo makan! cicip kan masakan ibu dan Nisa...... ucap Ibu pita yang sudah duduk di meja makan dengan Nisa yang duduk di samping jeck
mereka makan dengan tenang, merasakan masakan yang enak dan di campur bumbu-bumbu yang lengkap dan khas, sampai akhirnya ibu pita angkat bicara
Nisa tinggal di mana nak..... tanya ibu pinta dengan lembut
Nisa tinggal di mansion kak Yura buk...... ucap Nisa dengan nada lirih, entah mengapa dia selalu sedih setiap di tanya tentang tempat tinggal dan keluarga nya, Jeck menatap Nisa yang terlihat agak sedih dan beralih ke ibu nya mengisyaratkan agar jangan bertanya lebih lanjut tapi tampak nya ibunya ibu sudah terlanjur penasaran
Memangnya orang tua Nisa di mana....... ucap Ibu
Kedua orang tua Nisa sudah tidak ada........ ucap Nisa langsung meminum air yang ada di depannya tiba-tiba saja pertanyaan itu membuat dada nya sesak
Boleh ibu tau kenapa orang tua Nisa sudah tidak ada....... ucap Ibu pita dengan nada yang memohon dan penasaran
selang beberapa detik belum juga Nisa angkat bicara karena dia sedikit tidak sanggup untuk menceritakan tentang orang tuanya itu
__ADS_1
Kalo tidak bisa tidak papa kok nak...... ucap Ibu pita dengan senyum yang menggembang, Nisa yang melihat senyum itu pun tidak enak kepada ibu pita dan akhirnya dia menceritakan tentang keluarga nya sampai Yura mengajak nya untuk tinggal di masiun nya
sekuat tenaga Nisa menahan air mata di pelupuk matanya karena dia tidak sanggup untuk menceritakan itu semua, Hingga akhirnya Nisa tak sanggup untuk menahan air mata nya untuk menetes ke pipinya nya
Maaf ibu tidak tau...... ucap Ibu pita dengan nada menyesal
Jangan nangis! dasar cengeng....... ucap Jeck mengusap air mata Nisa pakai tangan nya dan langsung membuat Nisa memgganggukan kepala nya
Nak Yura itu orang baik banget...... ucap Ibu pita mengenang pertemuan pertamanya dengan Yura
Flashback on
Lepaskan aku....... teriak wanita itu yang di seret dari rumah nya sendiri
Ini adalah rumah ku kenapa kalian mengusir ku...... ucap wanita itu tersungkur di teras rumah karena di seret oleh para bodyguard
Ini adalah rumah ku pergi kau dari sini...... ucap pria itu dengan mencengkram dagu Ibu pita
Kau bukan lah suami ku lagi,tapi ini rumah peninggalan orang tua ku...... ucap Ibu pita yang menahan sakit di dagunya
Cepat kau tanda tangani ini...... ucap pria yang bernama Satria menyodorkan map yang berisi pengalihan kepemilikan rumah
Tidak ini rumah orang tua ku!! tidak boleh ada yang mengambil nya dari ku......... ucap Ibu pita yang masih di cengram dagu nya
Cepat soalnya rumah ini akan aku jual dan aku bagi dengan mu 10% dan aku 90% adil kan...... ucap satria menyeringai
KAU HARUS MAU CEPAT TANDA TANGANI......... teriak satria lebih keras dari teriakan ibu pita
Kau tidak cukup mengambil perusahaan yang ayah ku buat HA...... ucap Ibu pita meninggikan suaranya
BELUM DAN AKU INGIN SEMUA NYA..... teriak satria
Yura yang baru balik dari danau yang sering di datanginya dengan mommy nya itu samar-samar mendengar teriakan orang, Yura mengikuti suara itu akhirnya Yura sampai di depan rumah bertingkat dua tersebut, Yura melihat seorang perempuan yang di cengram dagu nya oleh laki-laki bukan itu saja tapi di belakang laki-laki tersebut ada 4 orang bodyguard, Yura berjalan mendekat
Hey kalian sedang apa..... ucap Yura yang sudah ada di depan orang tersebut
Gadis ini kau tak perlu ikut campur..... ucap satria kepada Yura
Tentu saja aku akan ikut campur...... ucap Yura dengan muka dingin nya menatap ibu pita yang tersungkur
Serang dia...... ucap satria pada bodyguard nya
Bughh
__ADS_1
Bughhh
bughh
Yura terus menghindari pukulan tersebut
Bughhh
Yura memukul orang tersebut satu persatu, Yura menendang nya
Bughh,
satu tonjokan mengenai pipi sebelah Kiri Yura
Bughhh
Bughhh
Akhirnya mereka berempat kalah oleh Yura, satria yang melihat anak buah nya babak belur langsung melawan Yura, namun sia-sia Yura tetap menang walaupun Yura terkena tonjokan di pipi sebelah kiri dan tendangan di perut nya, Yura saat itu masih belum memiliki organisasi mafia, Satria pergi meninggalkan rumah tersebut dengan babak belur
Kau tidak apa-apa nak..... ucap Ibu pita yang menghampiri Yura
Aku tidak papa tante...... ucap Yura
Ibu pita membawa Yura ke dalam rumah untuk mengobati luka Yura, ibu pita menceritakan semua yang menimpa nya Yura mendengarkan dengan seksama
Biar Yura yang bantu tante untuk mengambil perusahaan itu kembali...... ucap Yura
Kalian mau tau di mana Jeck saat itu, Jeck sedang kuliah di Singapura jadi dia tidak tau apa yang ibunya alami di sini
Akhirnya Yura bersih keras untuk membantu Ibu pita untuk mengambil alih perusahaan nya itu,Yura berhasil mendapatkan perusahaan itu dalam waktu 4 hari dengan kemampuan yang iya miliki
Jeck pulang ke Indonesia melihat keadaan Ibu nya setelah dia tau apa yang terjadi dengan Ibu nya dia sangat berterima kasih kepada Yura
sejak itu Jeck berjanji akan membantu Yura dalam keadaan apapun
Flashback off
Ibu tinggal sendiri..... tanya Nisa setelah mendengar cerita Ibu pita
Tadi nya tidak karena pembantu pulang kampung jadi Ibu sendiri.... ucap Ibu pita
Nisa akan tinggal di sini nemanin Ibu.... ucap Jeck, itu mengapa dia mengajak Nisa ke rumah ini dan tanpa persetujuan dari Nisa
__ADS_1
***Jangan lupa like biar dapet pahala karena bikin aku senang 🙃
see you orang baik🙂***