
Zean keluar dari mobil dengan tertatih sambil memegangi perutnya, bibir yang sedikit mengeluarkan darah cukup membuat rahang ny perih, sampai nya di depan pintu Zean langsung masuk, Zean terkejut ketika ada suara yang sempat membuat nya kaget
"Zean kamu kenapa nak"tanya Anastasya datang dengan muka cemas melihat keadaan Zean yang seperti itu
"Tidak papa mom"Zean terus melanjutkan jalannya sesampainya dia langsung duduk di kursi ruang tamu
Anastasya langsung menghampiri Zean "kamu kenapa sayang? tunggu di sini mommy ambilkan kompres untuk kamu!"Anastasya langsung bergegas ke dapur
Tinggallah Zean terdiam masih memikirkan kata-kata dari Dafa tentang dia adalah abang dari Yura, apakah Yura masih mengakui aku kakak nya tutur Zean dalam hati
"Zean apa yang kau pikirkan sampai-sampai mommy datang kau tetap diam!"Anastasya duduk di samping Zean dengan membawa semangkuk air untuk mengompres Zean
'Tidak mom,aku tidak memikirkan apa-apa"ujar Zean "sini mommy kompres" Zean langsung menghadap ke arah Anastasya
"Coba jelaskan ke mommy apa yang sebenarnya terjadi kepada kamu Zean!"raut muka Anastasya terlihat khawatir sekali."Aku tiba-tiba di berhentikan orang saat menuju pulang ke rumah mom, orang itu memukuli ku hingga aku begini"ujar Zean
__ADS_1
"Lain kali hati-hati Zean kau tau sendiri kan saingan bisnis daddy itu banyak"Anastasya mengompres Zean dengan hati-hati
"Iya mom, sudah mom aku mau ke kamar dulu"ujar Zean langsung berdiri dari duduknya "istirahat ya nak! apa perlu mommy panggil dokter untuk kemari?"tanya Anastasya
"Tidak perlu mom"ucap Zean langsung berlalu pergi ke kamar nya di atas
...….....
Yura duduk di sofa dengan di kelilingi oleh Nania,Jeck dan Dafa."Selidiki siapa yang sudah nyegat dia di jalan bang"ujar Yura
"Aku yakin orang yang telah menyuruh orang itu adalah orang terdekat nya"ujar Dafa "kalo tidak rekan bisnis dari Juandra"Jeck menambahkan dugaannya
"Aku pulang dulu kak,bang"Yura langsung berdiri untuk pulang ke mansion Juandra dimana semua kenangan bahagia nya dulu tercipta dengan sangat indah sampai akhirnya benalu datang ke hidup nya
"Sampai di mansion langsung istirahat dek"Jeck sangat menyayangi Yura sebagai adik perempuan nya tentu saja Jeck ingin selalu membuat Yura bahagia
__ADS_1
"Jangan lupa Nisa di antar ke sekolah bang"saut Yura dengan berjalan ke luar dari markas tapi omongannya masih terdengar oleh mereka bertiga
"Iya"Jeck seketika langsung teringat kepada wajah Nisa,wajah nan imut dan menggemaskan,Jeck langsung bangkit dari duduknya
"Aku mau langsung pulang juga!"Jeck langsung bangkit dari duduknya dengan hati yang senang ketika mendengar kata Nisa di sebut
"Tumben pulang cepat?"tanya Dafa dengan bingung pasalnya jarang Jeck pulang jam segini biasanya tengah malam baru Jeck pulang
"Tidak papa soalnya ini pulang ke rumah ibu"ucap Jeck berjalan ke arah ke luar dari markas
"Oh iya Nania gimana perusahaan yang Yura beli kemarin?"tanya Dafa dengan penasaran "Cukup berjalan dengan lancar, perusahaan yang semula di ambang kebangkrutan sekarang perlahan mulai stabil"Jelas Nania
"Bagus kalau begitu na,ayo kita pulang"ujar Dafa "ayo lagi pula besok aku ada rapat"ujar Nania
...
__ADS_1
See you guys
jangan lupa senyum hari ini