Yura Andriana

Yura Andriana
03


__ADS_3

🚫Sebelum membaca tekan favorit dulu 🚫


Jangan bosan bacanya ya guys


pantau terus oke


sayang deh sama kalian


_________________________


Mentari pagi sudah menyapa bocah perempuan yang berumur 12 tahun, terbangun karena suara lembut yang membanggakannya


Sayang ayo bangun...... ucap Andriana sambil menggoyangkan badan Yura


Mom ini kan hari minggu kenapa pagi bangun nya mom..... Yura kembali memejamkan mata nya


Ayo lah sayang nanti mommy buatkan sarapan kesukaan anak mommy....... ucap Andriana dengan semangat, Yura yang mendengar itu pun langsung duduk


Iya mom Yura bangun masakin ya mom Yura mandi dulu...... ucap Yura bangkit dari tempat tidur lngsung pergi ke kamar mandi Andriana yang melihat kelakuan putri nya hanya menggelengkan kepala langsung turun untuk membuat kan sarapan


.............


Mbak Andriana lagi apa.... ucap Anastasya datang bersama dengan Clarissa ke dapur


ini buatin sarapan buat Yura.... Hmm Yura kurang suka masakan yang di buat selain dari aku yang buat.... ucap Andriana sambil memasukkan bahan-bahan masakannya ke dalam kulkas karena dia sudah selesai membuat nya


Ohh gitu ya mbak...Yura manja ya mbak.....tanya Anastasya


Yura gak manja dia mandiri cuman manja sama orang yang selalu bersama dia aja.... ujar Andriana karena dia tau bagaimana sikap anaknya itu terhadap orang yang belum dia kenal


Hmmm Iya mbak mau aku bantu.... tawar Anastasya

__ADS_1


Gak udah selesai kok ayo kita ke meja makan.... ucap Andriana langsung pergi ke meja makan dengan menenteng makanan untuk anaknya sedangkan Anastasya dan Clarissa mengikuti dari belakang


...........


Meja makan


Hmmm masakan mommy sih gak pernah di raguin lagi ya.. kan kak.... ucap Yura sambil melirik ke kakaknya


Kamu itu..biasa aja masakan mommy.. ucap Andriana tersenyum ke arah anaknya


Gak kok mom masakan mommy selalu enak... ucap Yura dengan senyuman lebar


Hmmm boleh gak aku panggil om itu...daddy juga.... ucap Clarissa ragu-ragu orang-orang yang ada di meja makan pun langsung menoleh ke arah suara


Iya gak papa kok kamu panggil om sebutan daddy..... ucap Juandra seraya tersenyum


makasih daddy... ucap Clarissa tersenyum lebar harinya berbunga rasanya bisa memanggil orang yang menurutnya begitu perhatian


........


Emm Mom.. dad.... ucap Yura memanggil kedua orang tua nya dengan hati-hati takut menyinggung orang atas ucapannya


Iya sayang ada apa... ucap Andriana dan Juandra hanya memperhatikan nya sedari tadi


Mom.. dad aku bisa lihat dari raut muka tente Anastasya itu mau ngelukain mommy..... ucap Yura dengan hati-hati


Tiga orang yang mendengar itu pun langsung tersentak


memangnya kenapa tante Anastasya nak.... tanya Juandra dengan bingung


Gak tau dad..aku merasa melihat sesuatu yang ganjal dari raut mukanya.... Mom hati-hati ya... ucap Yura dengan muka khawatir

__ADS_1


Kamu ini persis sekali dengan kakek buyut kamu sayang..... ucap Andriana dengan terkenang masa-masa Andriana dengan kakek nya


kenapa dengan kakek buyut mom.... tanya Zean dengan penasaran


Mommy merasa sifat kamu ini sama dengan kakek buyut kamu... mommy gak mau cerita panjang lebar soal kakek buyut, mommy juga gak tau pasti yang jelas ada keistimewaan di kamu Yura.... ucap Andriana, sebab kakek Andriana pernah berkata "kemampuan kekek turun ke ayah kamu, dari ayah kamu ke anak kamu kemampuan yang istimewa turun-temurun".... ujar kekek Andriana


mommy cuman berpesan ke kamu bela kebenaran berantas kejahatan... ujar Andriana sambil menatap manik mata anaknya dengan srius


Iya mom... ucap Yura dengan begitu yakin sambil menganggukan kepalanya


Emang Yura kenapa mom... ucap Zean penasaran dengan apa yang di bilang mommy nya itu tentang adiknya


Kamu akan tau setelah ini Sayang.. tapi bukan sekarang.... ucap Andriana sambil memegang pundak Zean dengan sayang


Mereka menghabiskan waktu bersama layaknya keluarga bahagia di iringi dengan canda tawa, sedangkan dari tadi orang yang sedang menguping percakapan mereka Iya adalah Anastasya, sebenarnya dia ingin pergi ke pengadilan dengan Clarisa tapi tiba-tiba saja ada suatu hambatan jadi Anastasya tidak jadi ke pengadilan, Anastasya hendak pergi ke tempat mereka mengobrol tapi di urungkan niat nya karena mendengar omongan Yura


Berarti kamu sudah tau ya,jadi kamu kambing hitam nya..... gumam Anastasya dalam hati


.


.


.


.


.


.


. Gimana guys seru gak, jangan lupa Like ya

__ADS_1


See you 😚


__ADS_2